The Original Purpose of Messianic Community | Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon

The Original Purpose of Messianic Community | Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon

The Original Purpose of Messianic Community


Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon

09-08-15

Myles Munroe pernah berkata bahwa, tragedi terbesar dalam kehidupan umat manusia bukanlah kematian maupun kemiskinan, melainkan hidup tanpa visi dan tujuan hidup. Karena itu Allah sangat menekankan pentingnya memiliki visi. Hosea 4:6 menulis bahwa kita dapat binasa jika tidak memiliki pengenalan akan Allah melalui FirmanNya.

Alkitab bukan hanya sekedar buku relijius agama Kristen,melainkan buku tentang kepemerintahan Kerajaan Allah di muka bumi. Gereja kita memiliki visi to be Representative of Christ’s Kingdom(menjadi perwakilan Kerajaan Kristus). Untuk sampai kepada visi tersebut, ada tiga hal yang harus kita kerjakan. Yaitu:

  1. Exalting The Lord: Meninggikan nama Tuhan, tidak hanya melalui pujian penyembahan, tetapi di semua aspek kehidupan, di manapun kita ditempatkan sehingga hidup kita menyatakan kemuliaan Yesus Kristus
  2. Building Messianic People: membangun masyarakat yang diurapi oleh Tuhan dengan tujuan untuk memberitakan kabar baik bagi orang lain dan memberitakan tahun rahmat Allah sehingga mereka terlepas dari belenggu dosa.
  3. Extending The Kingdom: memperluas Kerajaan Allah di muka bumi.

Kita harus mengerti tujuan Allah membangun komunitas mesianik supaya kita dapat mengevaluasi diri dan bertanya apakah kita sudah berjalan di jalan yang telah ditetapkan Tuhan dalam hidup kita. Tujuan-tujuan itu antara lain:

1. To be His offspring / Menjadi keturunan Tuhan; bukan hanya sekedar menjadi orang Kristen. Dalam diri kita ada DNA Allah, dalam Kejadian 1 Allah berfirman kepada diriNya sendiri sehingga terciptalah manusia. Oleh karena kia adalah keturunanNya, maka kita adalah allah-allah kecil (Mazmur 82:1,6), dan suatu saat kita akan duduk bersama dengan Allah untuk menghakimi. Kita pasti akan berhati-hati dalam bersikap maupun berkata-kata jika kita tahu bahwa kita adalah keturunan dari Allah yang Maha Tinggi.

2. To have fellowship with Him/ untuk memiliki persekutuan dengan Tuhan; Tuhan mau agar kita membangun persekutuan yang dalam dengan Dia. Bukan hanya sekedar beragama Kristen ataupun anggota gereja apapun, Dia ingin agar kita melekat dan intim dengan Dia, seperti hubungan suami dan istri, sehingga kita memiliki ‘kemiripan pribadi’ dengan Allah.

3. To manifest His nature/ untuk menyatakan Diri-Nya; Melalui hubungan yang intim dengan Allah, maka kita dimampukanuntuk mendemonstrasikan karakter dan pribadi Allah dalam hidup kita sehingga tercipta nilai-nilai LIGHT (Love– kasih, Integrity-integritas, Generosity-murah hati, Humility-rendah hati, Truth-kebenaran) dalam hidup kita. Kita dapat memperoleh semua ini melalui ujian dan pembentukan dalam hidup kita. Setialah dalam setiap proses kehidupan, karena hasil akhir dari ujian kehidupan adalah karakter yang serupa dengan Kristus.

4.To share His rule/memerintah bersama Dia; Kita akan berkuasa (have dominion) dan memerintah bersama Dia       dalam kerajaan seribu tahun di bumi.

5. To expand family business/m engembangkan bisnis keluarga; Bisnis keluarga yang dimaksudkan adalahp penuaian jiwa-jiwa. Tuhan mau kita mengembangkan ‘bisnis keluarga’ ini agar pekerjaan Tuhan dan pemberitaan Injil diperluas serta banyak jiwa dimenangkan.

6. To rely on the Father for personal needs and kingdom needs/ mengandalkan Bapa untuk kebutuhan pribadi dan kebutuhan Kerajaan; Tuhan tidak pernah mengajarkan kita memiliki iman yang ‘bisik-bisik’. Allah sanggup memenuhi kebutuhan pribadi kita, karena itulah kita harus bergantung sepenuhnya kepada Dia supaya kita bisa menyaksikan perbuatan Tuhan dan melihat bahwa Allah kita hidup dan mencukupi segala sesuatu yang kita butuhkan.

7. To execute His righteous judgement /untuk melaksanakan keadilan-Nya; Suatu saat kita akan menghakimi para malaikat. Sementara itu, setialah kepada proses dan tetap bersikap serta hidup dalam adil, karena hal itulah yang akan kita bawa sampai akhirnya kita akan memerintah bersama Dia dan ikut menghakimi para malaikat.

Milikilah ‘the original purpose’ dari Tuhan agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia dalam hidup ini. Ketika kita memiliki visi yang Tuhan taruh dan berjalan di dalamnya, maka otomatis kita telah sukses dalam menjalani hidup yang sesuai den gan visi Allah. Hasil akhirnya adalah Nama Tuhan dipermuliakan dan kita telah mencapai puncak potensi dalam kehidupan dan kita dapat mengakhiri hidup kita dengan baik atau ‘finish well’.