DIVINE POWER | Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

DIVINE POWER | Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

DIVINE POWER

Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

04-10-15

Tuhan berjanji akan memulihkan keadaan Yehuda dan Yerusalem sebelum kedatanganNya yang kedua. Sebelum kedatanganNya kedua juga akan ada tanda-tanda ajaib di langit dan di bumi. Tuhan akan mencurahkan RohNya sehingga anak-anak muda akan bernubuat, dan teruna-teruna akan mendapatkan penglihatan. Namun, kita juga harus siaga dan waspada menjelang kedatanganNya yang kedua, karena adanya berbagai macam pengajaran sesat yang berusaha menjauhkan fokus kita kepada Tuhan. Karena itulah kita membutuhkan ‘divine power’, yaitu Roh Kudus itu sendiri, untuk menghadapi penuaian jiwa-jiwa, sekaligus berjaga-jaga atas berbagai macam penyesatan di akhir jaman ini.

Kisah Rasul 6 mengisahkan tentang orang-orang yang diangkat untuk menjadi wakil dari para murid untuk memimpin jemaat yang mulai berkembang.  Syarat untuk dapat mengemban tugas itu terdapat dalam ayat 3, “Karena itu, saudara-saudara, pilihlah tujuh orang dari antaramu, yang terkenal baik, dan yang penuh Roh dan hikmat, supaya kami mengangkat mereka untuk tugas itu”

Yang terkenal baik’ dalam bahasa Yunani adalah ‘martyreo’ yang juga berarti menjadi saksi yang baik, di manapun mereka ditempatkan, termasuk terkenal baik dalam ‘tujuh puncak gunung’. Kita harus menjadi saksi yang baik bagi Kerajaan Allah, di manapun kita ditempatkan. Menjadi terkenal baik dan penuh Roh Kudus. Orang yang baik (martyreo) pasti mempunyai budaya yang baik, sebab Roh Kudus mengubah karakternya. Roh Kudus adalah Roh kekudusan, Roh yang mengubah kita. Waktu Tuhan mengubahkan kita, pasti kita berubah ke arah yang lebih baik. Seperti Zakheus yang hidupnya dijamah Tuhan. Dia yang sebelumnya korup, menjadi seorang yang baru yang dermawan. Semuanya itu bisa terjadi selama kita berserah dan mau diubahkan oleh Roh Kudus.

Salah satu contoh orang yang ‘martyreo’ adalah Stefanus. Ia dikenal baik dan dipenuhi Roh Kudus.

Ada tujuh ciri dari seseorang yang terkenal baik dan dipenuhi Roh Kudus, yaitu:

  1. Full of Holy Spirit (Penuh Roh Kudus)

Ketika kita penuh dengan Roh Kudus, hidup kita pasti diubahkan. Mulut kita tidak lagi mengeluarkan kutuk tetapi mengeluarkan berkat. Kita yang dulu kikir, menjadi murah hati.

  1. Full of Wisdom / Sophia (Penuh Hikmat)
    Tuhan adalah sumber segala hikmat, yang kita bisa minta kepada Tuhan. Mintalah hikmat kepada Tuhan supaya kita bisa bekerja lebih baik di manapun kita ditempatkan.
  2. Full of Faith / Pistis (Penuh Iman)
    Iman adalah pemberian dari Tuhan. Tanda orang penuh iman adalah, tidak takut akan apapun. Ketakutan dapat hadir dalam hidup kita karena ketiadaan iman.
  3. Full of Grace / Charis (Penuh Kasih Karunia)
    Kasih karunia memberikan pengampunan dan kemampuan untuk hidup melakukan Firman. Ampuni dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita. inilah yang dilakukan Stefanus, dia mengampuni orang-orang yang menganiaya dia dan tetap berdoa bagi mereka. Kita perlu mencontoh Stefanus, dengan mengampuni orang-orang yang menganiaya kita. Inilah yang membedakan kita dengan dunia, yaitu penuh dengan kasih karunia.
  4. Full of Power / Dunamis (Penuh Kuasa)
    Ketika Yesus ada dalam kita, maka hidup kita akan dipenuhi kuasa dan mujizat.
  5. Full of Word / Logos (Penuh Firman)
    Hidup kita harus penuh dengan Firman, sebab Firman Allah adalah satu-satunya harta yang berharga dalam hidup ini.
  6. Full of Glory / Doxa (Penuh Kemuliaan)
    Hiduplah dengan penuh kemuliaan, dan jangan menyia-nyiakan hidup dengan melakukan dosa.

Marilah kita menjadi saksi Kristus yang dipenuhi oleh kuasa ‘divine power’ supaya kita menajdi terkenal baik (martyreo) dan dipenuhi Roh Kudus. Hidup kita pasti berbeda dengan dunia, dan lewat itu semua, nama Tuhan dipermuliakan. Amin!