Kepemimpinan Asaf untuk Generasi Penerus | Pdm. Jimmy Padmadjaja

Kepemimpinan Asaf untuk Generasi Penerus | Pdm. Jimmy Padmadjaja

Kepemimpinan Asaf
untuk Generasi Penerus


Pdm. Jimmy Padmadjaja

18-10-15

Firman Tuhan kali ini akan diambil dari Mazmur 78 yang ditulis oleh Asaf. Asaf adalah salah satu penyanyi utama bait Allah keturunan suku Lewi pada jaman pemerintahan raja Daud. Sampai masa sekarang , mazmur ini tetap memberkati kita semua. Ada tiga pelajaran dari mazmur Asaf yang dapat kita ambil sebagai pegangan dalam hidup ini.

1. Perintah Allah Sebagai Dasar – God’s Command as The Foundation (Mazmur 78:5)
Nenek moyang Israel diperintahkan untuk memperkenalkan perintah Allah kepada generasi di bawahnya. Firman Allah digunakan sebagai fondasi/ dasar kehidupan bagi generasi baru. Dari usia muda, dalam hidup mereka sudah ditanamkan kebenaran nilai dari Firman Allah supaya lebih mudah bagi mereka untuk berdiri teguh meski melewati badai dan cobaan hidup. Inilah yang harus kita tanamkan kepada generasi penerus, yaitu menjadi generasi yang takut akan Tuhan. 1 Korintus 3:10-11 menjelaskan bahwa setiap bangunan harus dibangun berdasarkan Yesus Kristus. Jadikan Kristus sebagai landasan dan fondasi bagi usaha dan pelayanan kita, supaya saat gelombang menghadang hidup pelayanan, keluarga, ekonomi kita, kita akan tetap kuat. Yesus adalah satu-satunya dasar yang tak tergoncangkan, inilah yang harus kita bagikan kepada generasi di bawah kita. Bagikan pengalaman kita yang telah mengalami Kristus dan menjadi pemenang atas gelombang badai hidup oleh karena kebenaran Firman Tuhan. Teruskan prinsip-prinsip dasar kebenaran kepada generasi di bawah kita, dan berlanjut kepada generasi yang berikutnya dan nama Tuhan dipermuliakan. Haleluya!

2. Tujuan Bagi Generasi PenerusThe Purpose for our Next Generation
Ayat 5 mengatakan, “nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka…” berarti generasi di bawah kita harus juga melakukan hal sama yang telah kita lakukan, yaitu mewariskan kebenaran Kristus bagi generasi di bawah mereka.
Hal ini dikuatkan oleh ayat 6a; “supaya dikenal oleh angkatan yang kemudian…” Kita harus mengajarkan kebenaran ini kepada generasi di bawah kita, baik dalam pelayanan, keluarga, di manapun kita ditempatkan, supaya dicapai satu tujuan, yaitu “Supaya anak-anak, yang akan lahir kelak, bangun dan menceritakannya kepada anak-anak mereka” (ayat 6b) . Ada tongkat estafet yang diserahkan kepada generasi kita. Tongkat estafet inilah yang harus kita jaga dan diserahkan dengan baik kepada generasi di bawah kita. Tujuannya adalah agar generasi di bawah kita menaruh kepercayaan di dalam Allah dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah (ayat 7-8).

3. Aplikasi Asaf – Asaph’s Aplication
Dari kehidupan Asaf sendiri, kita dapat belajar bahwa kita harus berakar di dalam Kristus agar dapat memberikan contoh yang baik kepada generasi di bawah kita. Ketika Asaf berkata (ayat 1), “Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, sendengkanlah telingamu kepada ucapan mulutku.” Ini mengajar kita untuk menyisihkan waktu untuk dekat kepada Tuhan dan membagikannya dalam hidup kita, dalam keluarga kita, supaya kita bisa menyatakan Firman Tuhan dan tenggelam di dalamNya.
Itu juga menjadi contoh bagi kita, para bapa, untuk mendidik anak anak kita agar hidup takut akan Tuhan (ayat2-3). Jangan menyembunyikan kebenaran Firman Tuhan kepada generasi di bawah kita. Justru kita harus menyatakan kepada generasi kita bahwa kita memiliki Allah yang luar biasa yang melakukan pekerjaan pekerjaan luar biasa yang dilakukanNya dalam hidup kita. Ayat 4, “kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan yang kemudian puji-pujian kepada Tuhan dan kekuatan-Nya dan perbuatan-perbuatan ajaib yang telah dilakukan-Nya

Hidup kita harus menjadi contoh nyata bagaimana Allah hidup, berakar dalam hidup kita, dan membentuk kita menjadi pribadi tangguh. Semua itu hanya bisa terjadi saat Tuhan yang dahsyat dan ajaib yang telah berkarya dalam hidup kita. Teruskan warisan hidup ini kepada generasi yang di bawah kita. Ajarkan bahwa hanya oleh kebenaran dan di dalam Tuhanlah, kita dapat menjalani hidup ini. Amin!