GOD WITHIN US | Rev. Marilyn Hickey

GOD WITHIN US


Rev. Marilyn Hickey

01-11-15

Tuhan menyediakan yang terbaik bagi kita yang dikasihiNya karena kita adalah biji mataNya, dan bagi kita tersedia mujizat setiap hari. Mazmur 51:6 menulis, “Sesungguhnya, Engkau berkenan akan kebenaran dalam batin, dan dengan diam-diam Engkau memberitahukan hikmat kepadaku.” Saat kita merenungkan Firman Allah, saat itu pula Allah berdiam dalam kita dan memberitahukan hikmat dan kebenaranNya dalam diri kita.

Carilah Tuhan dan kebenaranNya, maka Dia akan memberikan hikmatNya bagi kita sebagai bekal dalam menghadapi pergumulan hidup ini. Baca dan renungkan seluruh isi Firman Tuhan, Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, karena seluruh isi Alkitab itu diwahyukan oleh Roh Kudus.  Dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, terdapat Yesus di dalamnya. Temukan Yesus dalam seluruh isi Alkitab, dalam kitab taurat, kitab sejarah (Yosua, Hakim-hakim, Ruth, 1-2 Raja-raja). Kitab hikmat (pengkotbah, amsal, kidung agung), dan dalam kitab para nabi.Yesus ada dalam semua kitab tersebut. Cari dan temukan Dia, supaya  kita mendapatkan pewahyuan dan akhirnya kita dapat berjalan dari kemuliaan menuju kemuliaan.

Dalam Perjanjian Baru pun, ada Yesus dalam setiap kitabnya. Dalam kitab Injil, kitab para rasul, kitab surat-surat Paulus, dan dalam kitab pewahyuan. Ada Yesus dalam seluruh isi Kitab Suci, karena itu cari dan temukan Yesus di dalamnya.

Dalam kitab Injil, ada empat kitab (Matius, Markus, Lukas, Yohanes) yang masing-masing berisi Yesus. Dalam Injil Matius, Yesus digambarkan sebagai Singa. Ketika Yesus masuk dalam hati kita, Dia adalah Singa dari Yehuda, dan kita memiliki otoritas dalam namaNya, sehingga kita bisa menginjak-injak Iblis di bawah kaki kita. Lewat kuasaNya, Yesus menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, dan membangkitkan orang mati. Yesus yang sama, yang sekarang di dalam kita, dapat melakukan hal yang serupa. Yesus yang sama di dalam diri kita, membuat kita dapat menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, dan bahkan orang-orang akan mengenal Yesus melalui kuasa dan mujizat yang terjadi oleh karena namaNya.

Markus adalah Injil terpendek dengan hanya enam belas pasal, dan di dalamnya Yesus digambarkan sebagai Lembu. Lembu digambarkan sebagai hewan persembahan. Dalam hal ini menggambarkan Yesus yang melayani dan datang sebagai hamba. Begitu juga kita, jangan lupakan bahwa selain memiliki otoritas, kita juga harus mengingat panggilan kita sebagai seorang hamba. Karena Yesus di dalam diri kita, kita harus mau berkorban dan melayani orang lain, sebab seringkali kita terpanggil untuk menjadi hamba yang melayani sesama kita.

Dalam kitab Yohanes, Yesus digambarkan seperti Rajawali. Injil Yohanes menjelaskan tentang kuasa Roh Kudus yang perkasa bagai rajawali. Bahkan tujuh nama Allah tertuang seluruhnya dalam injil Yohanes. Dia adalah ‘The Great I AM’ yang mendemonstrasikan mujizat, seperti mengubah air menjadi anggur. Dialah Pokok Anggur yang benar. melalui diriNya, Yesus mendemonstrasikan  kebesaranNya dan Dia adalah mujizat itu sendiri. Dia memposisikan diriNya sebagai Jalan

 dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa, kalau tidak memaluiNya. Dia adalah Jalan yang sejati. OlehNya, kita mempunyai kebenaran dan hidup sebab Yesus telah menjadi Jalan bagi kita.

Dalam kitab Lukas digambarkan Yesus sebagai ‘Anak Manusia’. Allah yang menjadi manusia dan menunjukkan bagaimana kita harus berhubungan dengan orang lain. Seperti Yesus yang bergaul dengan semua kalangan, mulai dari pendosa sampai ahli-ahli taurat, dan mengubah mereka. Seperti Yesus bergaul dengan para pendosa, pemungut cukai, perempuan yang berzinah dan kehadiranNya mengubahkan hidup mereka, sehingga mereka boleh memiliki hidup yang benar dan dimerdekakan oleh Yesus. Yesus ada dalam hidup kita, dan hikmatNya akan mengalir dalam hidup kita serta mengubahkan orang-orang di sekitar kita. Dia akan menunjukkan kalimat ataupun perkataan serta perlakuan yang akan mengubahkan orang lain. Kita akan menjadi teladan yang baik karena Yesus yang telah terlebih dahulu mengasihi kita.

Hari ini, Yesus yang sama ada di dalam diri kita. OlehNya, kita mendapat otoritas dan kuasa untuk melakukan mujizat, menyembuhkan dan mengubahkan hidup orang lain, menjadi jawaban bagi orang lain. Tugas kita adalah menjadi perpanjangan tangan Allah, mendemonstrasikan keajaiban kuasaNya dan mewartakan kabar baik, bahwa Yesus adalah satu-satunya Jalan dan Kebenaran dan hidup bagi semua orang. Amin!