Ordinary People in the Hand of God | Ps. Iwan Sunito

Ordinary People in the Hand of God | Ps. Iwan Sunito

Ordinary People in the Hand of God


Ps. Iwan Sunito

15-11-15

Kisah Rasul 11:21, “Dan tangan Tuhan menyertai mereka dan sejumlah besar orang menjadi percaya dan berbalik kepada Tuhan.

Saya mengalami bahwa dalam hidup ini, apa yang kita perkirakan belum tentu terjadi. Seperti saat kita berpikir bahwa orang yang pintar pasti berhasil, dan anak orang kaya pasti akan menjadi orang kaya juga. Kenyataan yang terjadi adalah, orang yang pintar belum tentu berhasil, dan anak orang kaya belum tentu sukses dan kaya. Ada intervensi Tuhan dalam hidup beberapa orang biasa, dan tangan Tuhan membahwa mereka menjadi berhasil dan sukses dalam kehidupan.

Pengkotbah 9:11, “Lagi aku melihat di bawah matahari bahwa kemenangan perlombaan bukan untuk yang cepat, dan keunggulan perjuangan bukan untuk yang kuat, juga roti bukan untuk yang berhikmat, kekayaan bukan untuk yang cerdas, dan karunia bukan untuk yang cerdik cendekia, karena waktu dan nasib dialami mereka semua.
Kita membutuhkan tangan Tuhan dalam hidup kita karena aset yang paling penting dalam hidup kita adalah campur tangan Tuhan. 2 Korintus 4:7 mengatakan, “Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

  1. Dalam tangan Tuhan ada kemenangan supernatural. Tuhan mau mengerjakan hal-hal hebat dalam hidup kita yang sederhana agar kita tahu bahwa semuanya itu berasal dari Tuhan. Hanya tangan Tuhan yang dapat membuat pertumbuhan di luar nalar kita. Hal yang sama dilakukan Tuhan kepada bangsa Israel saat mereka keluar dari Mesir. Bangsa Israel yang dahulunya budak, keluar membawa berbagai macam harta milik orang Mesir yang diberikan kepada mereka secara suka rela. Kejadian 13:14 menjelaskan, “Dan apabila anakmu akan bertanya kepadamu di kemudian hari: Apakah artinya itu? maka haruslah engkau berkata kepadanya: Dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kita keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan.” Semuaitu karena tangan Tuhan bekerja atas mereka, sehingga mereka bukan lagi budak tetapi orang merdeka dan mendapat banyak sekali harta jarahan. Musa berkata dalam Keluaran 15:6 bahwa tangan Tuhanlah yang melakukan mujizat. Bagi TUhan tidak ada hal yang mustahil! Haleluya! Tangan Tuhan juga yang menahan musuh bangsa Israel sehingga tidak ada musuh yang bisa menyerang sepanjang umur Samuel (1 Samuel 17:13). Jangan batasi kuasa Tuhan dalam hidup kita, karena Dia sanggup melakukan perkara-perkara besar dalam hidup kita. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang hidup. Jika Dia sanggup menolong bangsa Israel, Dia juga pasti sanggup menolong kita dalam hidup ini, seberat apapun persoalan kita. Jangan hanya rindu pada berkat-berkatNya semata, namun juga pada pribadiNya. Yabes berdoa meminta berkat, namun juga dia meminta diperlebar daerah teritorinya, dan juga meminta penyertaan tangan Tuhan dalam hidupnya (1Tawarikh 4:10).
    Rendahkan diri kita di bawah tangan Tuhan yang kuat (1 Petrus 5:6), dan jangan sombong atas kemampuan dan keberhasilan kita. Semua berasal dari tangan Tuhan dan Dia mau kita menjadi mahkota keagungan di tanganNya (Yesaya 62:3).

2. Tangan Anda dipakai untuk penyembuhan Ilahi. Tangan kita akan dipakai menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyembuhkan orang lain (Habakuk 3:4) dan menyatakan kuasa mujizatNya dalam hidup orang lain melalui hidup kita. Markus 16:18, “mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.” Ada urapan Ilahi dalam tangan kita sehingga kita memiliki kuasa untuk penyembuhan, baik secara fisik maupun kesembuhan akan ekonomi. Kisah Para Rasul 5:12 mengatakan, “ Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak.
2. Tangan Anda dipakai Tuhan untuk memberkati generasi mendatang. Ketika Yusuf meminta berkat bagi anaknya dari bapanya, maka Yakub menyilangkan tangannya memberkati mereka berdua (Kejadian 48:13-14). Tangan kita dipakai tidak hanya untuk memberkati kita saat ini, tetapi juga bagi generasi yang akan datang.
3. Tangan Anda dipakai Tuhan untuk mendoakan orang yang rindu menerima Roh Kudus (Kisah Para Rasul 8:17, Kisah Para Rasul 8:17, 19:6,17).

4. Tangan Anda dipakai Tuhan untuk membagikan ‘Urapan dan Karunia’. Bilangan 27:18 mengatakan, “Kata Tuhan kepada Musa, “Panggillah Yosua, anak Nun. Ia seorang yang cakap. Letakkan tanganmu ke atas kepalanya.” Tumpangkan tangan kepada orang yang di bawah kita, ada urapan dan karunia yang bisa kita transferkan melalui penumpangan tangan. Ulangan 34:9 mengatakan bahwa Yosua penuh dengan roh kebijaksanaan karena Musa berdoa dan menumpangkan tangan atasnya. Kisah Para Rasul 13:3 menceritakan bahwa Paulus mengutus Barabas melalui penumpangan tangan.

Saat kita tidak mengerti apa yang sedang terjadi, tetaplah berharap kepada Tuhan.  Hanya Dia yang memiliki hidup kita. Jika Tuhan beserta kita, tidak ada yang mustahil bagi Dia. Tuhan sanggup membalikkan orang biasa menjadi luar biasa. Mintalah penyertaan tangan Tuhan agar hidup kita dapat menjadi saksi bagi orang lain dan nama Tuhan dipermuliakan. Amin!