The Year of New Dimensions | Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

The Year of New Dimensions | Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

The Year of New Dimensions

Pdt. Dr. Timotius Arifin Tedjasukmana

31-12-15

Allah kita adalah Allah yang merubah kutuk menjadi berkat, dan kekeringan menjadi kelimpahan. Di tahun 2016 ini, jangan menjadi kuatir akan apapun juga, karena Allah kita berjalan di depan kita untuk menyediakan kelimpahan bagi kita. Salah satu kunci untuk mengeluarkan berkat tersebut adalah melalui nyanyian syukur (bersorak sorai /break forth into singing – Yesaya 54:1) kepada Tuhan. Salah satu tokoh Alkitab yang melakukan hal tersebut adalah Hana, seorang wanita yang mandul. Namun melalui pujiannya, Tuhan memberikan anak-anak yang lahir dari rahimnya selain Samuel. Tokoh lain adalah Bartimeus yang tidak menyerah dengan keadaannya yang buta sejak lahir. Ketika mendengar Yesus lewat, dia berteriak lebih kencang, “Yesus anak Daud, kasihanilah aku..” Teriakan Bartimeus yang buta mampu menghentikan Yesus dan menyembuhkannya. Lakukan penyembahan lebih lagi kepada Tuhan, nyanyian dan pujian, serta melayani Dia lebih lagi memasuki tahun yang baru ini. Tuhan pasti akan melakukan perbuatanNya yang dahsyat dan ajaib dalam hidup kita, sebab Dia adalah:

  1. GOD WHO TURNS CURSES INTO BLESSINGSAllah yang merubah kutuk menjadi berkat (Yesaya 54:1)
    Kisah Para Rasul 6 menceritakan bahwa jumlah orang percaya bertambah banyak. Di saat yang sama penganiayaan juga meningkat. Jangan kuatir, karena dalam tekanan juga terdapat multiplikasi dan pelipatgandaan. Allah kita adalah Allah yang mengubah kutuk menjadi berkat, mengubah kemandulan menjadi berbuah. Haleluya!
  2. GOD OF THE BREAKTHROUGH – Allah Penerobos (Yesaya 54:1b, 3)
    Kita perlu melakukan terobosan untuk menerima terobosan dari Tuhan. Lakukan sesuatu yang menyenangkan Tuhan, yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Dia adalah Tuhan yang berjalan di depan kita. Kerajaan Allah adalah sebuah tempat yang melakukan ekspansi, perluasan wilayah. Firman Allah berkata, “Lapangkanlah tempat kemahmu, dan bentangkanlah tenda tempat kediamanmu, janganlah menghematnya; panjangkanlah tali-tali kemahmu dan pancangkanlah kokoh-kokoh patok-patokmu! Sebab engkau akan mengembang ke kanan dan ke kiri, keturunanmu akan memperoleh tempat bangsa-bangsa, dan akan mendiami kota-kota yang sunyi.”

3. GOD WHO RESTORES Allah yang memulihkan (Yesaya 54:4-8)
Yang dipulihkan adalah hubungan kita dengan Allah. Kita harus mengenal Allah kita sebagai Pencipta, Suami, Tuhan Semesta Alam (The Lord Of Hosts), Penebus (Redeemer), Yang Mahakudus, Allah Israel (Holy One Of Israel) dan sebagai Allah dari Seluruh Bumi (God Of The Whole Earth).

4. GOD OF THE COVENANT Allah yang memegang perjanjian (Yesaya 54:9-10)
Keadaan saat ini mirip dengan keadaan saat Nuh masih hidup. Kekerasan terjadi di mana-mana. Namun Tuhan telah berjanji kepada Nuh untuk tidak mengutuk bumi. Itu berarti saat ini adalah saat berbuah, bumi mengeluarkan hasil tanahnya. Semua dikarenakan Allah telah berjanji kepada Nuh dan keturunannya. Jangan kuatir akan apapun juga yang ada di depan kita, karena kita memiliki Allah yang tetap memegang perjanjianNya kepada kita. Haleluya!

5. GOD WHO REBUILD Allah yang membangun kembali (Yesaya 54:11-14a)
Yerusalem dihancurkan total dua kali, dan diruntuhkan sebanyak tiga puluh kali sepanjang sejarah, namun selalu dibangun kembali, karena Tuhan adalah Tuhan yang membangun kembali. Tuhan memulihkan keadaan Sion dan mengumpulkan orang-orang buangan dari seluruh penjuru Israel. Jangan kuatir jika kita termasuk bilangan orang-orang yang dibuang dan tak dianggap, karena Allah adalah Allah yang memulihkan dan membangun kembali.

6. GOD OUR DEFENDER Allah pembela kita (Yesaya 54:14b-17)
Apapun boleh terjadi dalam kehidupan kita, namun Allah akan membela kita sepanjang kita hidup benar dan hidup takut akan Dia. Jangan kuatir akan apapun juga, sebab janjiNya ya dan amin dalam hidup kita.

Masuki tahun 2016 ini dengan sorak sorai (breakforth into singing) di atas segala permasalahan kehidupan yang terjadi, sebab kita tahu bahwa Allah kita adalah Allah yang jauh lebih besar daripada setiap persoalan hidup. Bersama Dia, kita akan memasuki tahun The Year of New Dimensions’ dengan penuh kemenangan. Amin!