NEW DIMENSION (SPRING OF PLANTING) | Pdt.Christy Indra Tjiptamulya

NEW DIMENSION (SPRING OF PLANTING) | Pdt.Christy Indra Tjiptamulya

“NEW DIMENSION (SPRING OF PLANTING)”

Pdt.Christy Indra Tjiptamulya

24-01-16

Kita telah memasuki Tahun 2016 sampai dengan hari ini. Tema kita bahwa tahun 2016 adalah The Year Of New Dimensions, atau tahun dimensi dimensi yang baru. Dengan tema tersebut, kita perlu mengevaluasi diri; terobosan-terobosan baru apa yang telah kita terima, apakah kita telah lebih meningkat lagi dalam setiap aspek kehidupan kita?. Sesuai dengan sub tema selama tiga bulan ini yakni Spring of Planting yang artinya musim semi untuk menanam. Kita perlu bertanya pada diri kita; Apa yang akan kita tanam? Hanya satu hal yang perlu kita tanam, yakni seluruh kebenaran Firman Tuhan. Firman Tuhan dalam Yohanes 12:24 menyampaikan, bahwa biji gandum memang akan mati jika kita tanam ke dalam tanah, tetapi hasilnya akan berlipatganda. Tetapi, jika kita menyembunyikannya di dalam laci, maka sampai kapanpun biji gandum itu akan tetap sebiji saja. Demikian juga dengan kita, jika kita mematikan kehidupan kita yang duniawi dan mengarahkan hidup kita bagi Tuhan, maka kehidupan kita akan menjadi kehidupan yang berbuah.

Yohanes 12:26, “Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.” Supaya kita memiliki kehidupan yang berbuah, kita perlu selalu melekat pada Kristus, melakukan apa yang Dia ajarkan. Semua Firman yang telah kita terima ,baik itu dalam ibadah, komsel atau perkumpulan orang-orang percaya, harus kita lakukan dalam kehidupan kita, karena semua Firman Tuhan yang kita terima bukan saja untuk kita sendiri tetapi harus kita bagikan kepada orang-orang lain, supaya kehidupan mereka juga berbuah.

Kolose 1:27-28 menyampaikan bahwa Kristus di dalam kita dan kita di dalam Kristus. Kabar yang luar biasa ini mengatakan bahwa Kristus yang ada di tengah-tengah kita itu, adalah sumber pengharapan akan kemuliaan. Hal inilah yang perlu kita sebarkan kepada orang-orang lain dan mengajarkan kepada orang lain dengan hikmat Allah sehingga kita juga dapat memimpin orang lain kepada kesempurnaan Kristus.

Sebagai manusia, kita terdiri dari tubuh yang kelihatan, jiwa yang di dalamnya ada pikiran, perasaan dan keinginan, dan roh kita yang dipenuhi oleh Roh Kudus jika kita menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat dan dibaptis dalam Nama Bapa Putra dan Roh Kudus. Tubuh dan jiwa kita saat ini dalam proses menuju kesempurnaan. Untuk itu, kita membutuhkan Firman Tuhan. Dalam Filipi 2:5-8 mengajar kita untuk mengikuti teladan Kristus yang telah merendahkan diriNya, Dia rela menjadi seperti kita, sekalipun Dia adalah Pemilik alam semesta ini. Kita perlu menjadi rendah hati seperti Kristus. Tidak perlu menjadi iri terhadap orang lain, bahkan tidak menjadi takut dan khawatir di tengah dunia yang sedang bergejolak.

Tuhan Yesus berjanji bahwa Dia tidak akan meninggalkan kita dan selalu akan memberikan kekuatan bagi kita.

Dalam Kolose 2:6-7 terdapat langkah-langkah yang harus kita lakukan supaya kita bisa mengikuti teladan Kristus adalah:

  1. Hidup tetap  di dalam Kristus (ayat 6)

Apapun yang terjadi dalam dunia ini, yang harus menjadi tujuan utama kita adalah agar Kristus di dalam kita dan kita didalam kristus. Banyak orang telah meninggalkan Kristus oleh karena kepentingan-kepentingan yang duniawi, tetapi kita seharusnya tidak demikian, karena kita telah menerima anugerah dan kasih Kristus yang terbesar dan yang menyelamatkan kita.

2. Berakar di dalam Dia (ayat 7a)

Ketika kita berakar di dalam Kristus, kita pasti akan menjadi kuat. Goncangan-goncangan memang akan ada, tetapi semua itu tidak akan menjatuhkan kita, karena Kristus telah menjadi sandaran dan kekuatan kita.

3. Dibangun di atas Dia (ayat 7a)

Yesus Kristus adalah dasar atau fondasi dari bangunan kehidupan kita, dan tidak ada dasar yang lain selain Kristus.

4. Bertambah teguh di dalam iman (ayat 7b)

Apapun yang seringkali menggoyahkan jiwa kita dapat terjadi dalam hidup ini. Tetapi kita akan mampu dan menjadi pemenang ketika iman kita kepada Kristus semakin kuat dan teguh.

5. Hati yang melimpah dengan syukur (ayat 7b)

Daud adalah contoh seorang yang selalu mengucap syukur. Dia sangat suka menyanyikan Mazmur dan pujian keoada Tuhan, sekalipun dalam hidupnya, Daud juga mengalami kalah dalam peperangan. Ketika kita melakukan hal itu maka jiwa kita akan dikuasai oleh Firman Tuhan.

Selanjutnya, dalam Kolose 3:5-10 diajarkan bahwa tubuh kita ini harus dimatikan dari perkara-perkara duniawi dan menundukkannya kepada Kristus. Hidup kitaperlu terus menerus diperbaharui di dalam Kristus.

Kita harus sadar bahwa Firman Tuhan adalah kekuatan kita agar kita mampu hidup dalam kehendak Kristus dan mengalami kepenuhan Roh Kudus setiap waktu. Ketahuilah bahwa dimensi yang baru menanti saudara di tahun ini. Amin.