Die To Grow | Pdt. Eluzai Frengky Utana

Die To Grow | Pdt. Eluzai Frengky Utana

Pdt. Eluzai Frengky Utana

24-04-16

Berbicara soal pertumbuhan, ibarat sebatang pohon tidak hanya bertumbuh ke atas tetapi juga bertumbuh ke bawah yaitu berakar semakin dalam. Jika akar bertumbuh semakin dalam maka nutrisi terbaik akan didapat sehingga mempengaruhi pertumbuhannya ke atas. Sebagai orang percaya kita akan mengalami pertumbuhan jika kita semakin berakar dan melekat kepada Yesus sehingga karakter Kristus terpancar melalui hidup kita.

Hanya Tuhan yang sanggup memberikan pertumbuhan, tugas kita hanyalah menanam dan menyiram. Ketika kita menanam sebuah benih maka benih yang jatuh ke tanah itu harus mati sehingga benih itu akan bertumbuh. Demikian juga hidup kita, jika ingin bertumbuh maka kita harus mati. Mati bukan berarti mati secara fisik melainkan mematikan segala keinginan kita yang tidak sesuai dengan keinginan Tuhan, karena jika hanya ada keinginan Tuhan dalam hidup kita maka hidup kita akan memancarkan dan mewujudkan kehidupan Tuhan sehingga kita menjadi saksi Tuhan dan menjadi perwakilan Kerajaan Kristus di bumi. Hidup bukan hanya sekedar bertahan hidup tetapi harus bertumbuh, sebab yang tidak bertumbuh pada hakekatnya sudah mati.

2 Petrus 3:18; Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.

Pertumbuhan dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan harus diwujudkan melalui perubahan hidup kita. Perubahan adalah tanda kehidupan, perubahan untuk mati dari keinginan-keinginan daging sehingga kehidupan Tuhan semakin bertambah.

Kita harus melatih hidup kita agar bisa mati dari keinginan-keinginan daging dengan kesadaran bahwa kematian Kristus di kayu salib adalah kematian yang terkutuk (Ulangan 21:23), bukan karena dosa yang dilakukan-Nya melainkan karena kasih-Nya kepada kita sehingga kutuk yang seharusnya kita terima, tetapi Tuhan telah menanggungnya. Kita harus sadar bahwa Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita dan kebangkitan-Nya memberikan kehidupan bagi kita.

Filipi 3: 10; Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya

Tidak hanya sadar, kita juga harus mengambil keputusan untuk benar-benar mau mematikan keinginan-keinginan yang tidak sesuai dengan keinginan Tuhan, sehingga hidup kita semakin diisi dan terbungkus oleh kehidupan Tuhan

Kolose 3:3; Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Ketika kita telah mematikan segala keinginan kita yang tidak sesuai dengan keinginan Tuhan dan membiarkan kehidupan Tuhan terpancar melalui hidup kita maka apa saja yang kita minta dan kehendaki, kita akan menerimanya.

Yohanes 15:7; Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Oleh sebab itu kita tidak boleh sombong ketika kita dipromosikan dan diberkati, karena pribadi Yesus yang ada dalam hidup kitalah yang memampukan kita menerima promosi dan berkat-berkat yang melimpah.

Hal-hal yang menyebabkan kita tidak mau mati terhadap keinginan-keinginan diri kita adalah:

  1. Pertimbangan-pertimbangan agamawi, yang lebih menjaga image dan menilai penampilan luar dari pada kehidupan yang sesungguhnya sehingga kita sering kali menggunakan kedok, bertopeng dan apa yang kita lakukan jauh daripada Firman Tuhan.
  2. Kecintaan kita pada materi atau sesuatu yang bukan dari Tuhan lebih daripada cinta kita kepada Tuhan.
  3. Keinginan untuk mendapatkan popularitas, kedudukan dan jabatan. Dan tidak sedikit orang-orang yang mengaku rohani tetapi melakukan segala cara demi mendapatkan popularitas, kedudukan dan jabatan tersebut.
  4. Kehidupan kita yang tidak lagi berfokus kepada Tuhan. Jika kita fokus kepada Tuhan maka kita akan mudah untuk mematikan keinginan-keinginan daging kita karena Tuhan senantiasa memberikan jaminan dalam hidup kita.

Keputusan untuk mati atas keinginan-keinginan daging ada di tangan kita mari kita sadar bahwa karya Kristus di kayu salib untuk menebus hidup kita yang sangat berharga dan bernilai, ambil keputusan untuk mati karena janji-Nya setia dan benar. Tuhan Yesus memberkati.