FROM GROWING TO FLOURISHING | Pdt. Daniel Januar Tanudjaja

FROM GROWING TO FLOURISHING | Pdt. Daniel Januar Tanudjaja

29-05-16

Markus 4:31-32; (31) Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. (32)  Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.”

Pertumbuhan adalah salah satu prinsip dalam Kerajaan Allah. Melalui perumpamaan ini Tuhan Yesus ingin menjelaskan bahwa di dalam Kerajaan Allah kita tidak hanya bertumbuh biasa-biasa saja melainkan bertumbuh menghasilkan sesuatu melalui hidup kita. Mungkin kita memulai kehidupan kekristenan kita dengan biasa-biasa saja dan bukan sesuatu yang besar, tetapi kita harus terus bertumbuh dan menjadi besar sehingga pertumbuhan itu dapat dirasakan oleh orang orang-orang yang ada di sekeliling kita.

Tuhan juga menghendaki  dan merencanakan agar setiap kita bertumbuh dan menjadi besar karena Tuhan telah menaruh potensi yang luar biasa dalam hidup kita. Ketika Tuhan menciptakan manusia menurut gambar-Nya dan rupa-Nya, Tuhan memberikan mandat Kerajaan agar manusia beranak cucu dan bertambah banyak, memenuhi bumi dan menaklukannya, berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. (Kejadian 1:26-28). Tuhan juga menempatkan manusia di taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu, dalam terjemahan yang lain berarti menumbuh kembangkan dan membuatnya lebih baik (Kejadian 2:15).

Tuhan Yesuspun mengalami pertumbuhan dalam kehidupan-Nya ketika masih menjadi manusia di bumi. Lukas 2:52; Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia. Tujuan akhir dari setiap pertumbuhan kita adalah menjadi serupa dengan Kristus yaitu kualitas, karakter, pola pikir dan paradigma Kristus harus semakin nyata dalam hidup kita.

Dalam hal apa saja kita harus bertumbuh agar pertumbuhan dari hidup kita dapat dirasakan oleh orang-orang di sekeliling kita?

  1. Bertumbuh di dalam segala perbuatan baik (Kolose 1:9-10)

Hikmat dan pengertian yang benar diperlukan agar kita dapat bertindak sesuai dengan rencana dan kehendak Allah sehingga hidup kita menghasilkan buah dalam pekerjaan yang baik. Tuhan juga menghendaki agar terang kita bercahaya di depan semua orang supaya mereka melihat perbuatan kita sehingga nama Tuhan dipermuliakan (Matius 5:16). Pertumbuhan dan perubahan hidup kekristenan harus dapat dinikmati oleh orang lain melalui perubahan sikap dan perbuatan kita yang semakin hari semakin bertambah baik.

2. Bertumbuh di dalam pengetahuan dan pengenalan yang benar tentang Allah (Kolose 1:9-10, 2 Petrus 3:18)

Pengetahuan yang benar tentang Allah dapat dibangun dengan belajar Alkitab, membaca buku dan belajar teologi yang benar karena ketika kita hidup dengan prinsip yang salah maka hidup kita akan salah. Pengetahuan saja tidak cukup, kita juga harus membangun pengenalan kita dengan Tuhan dengan bersekutu dan membangun hubungan yang terus-menerus dan semakin kuat dengan Tuhan. Sehingga kita tidak hanya memiliki pengetahuan tentang Tuhan, tetapi kita memiliki pengenalan dan pengalaman hidup bersama Tuhan.

3. Bertumbuh di dalam kasih karunia (2 Petrus 3:18)

Kasih karunia adalah kekuatan yang diberikan Tuhan yang memampukan kita mengerjakan hal-hal sulit dalam hidup kita. Secara manusia kita sulit hidup benar di hadapan Allah, tetapi kasih karunialah yang memampukan kita untuk hidup benar di hadapan Allah. Hidup adalah peperangan, kasih karunia jugalah yang memampukan kita memenangkan setiap peperangan dalam kehidupan kita bahkan menjadikan kita lebih dari pemenang (Roma 8:37) dan kasih karunia itu dinyatakan melalui kasih Kristus bagi hidup kita.

4. Bertumbuh di dalam iman kepada Kristus (2 Korintus 10:15)

Iman kita akan bertumbuh ketika semakin banyak masalah dan persoalan yang terjadi dalam hidup kita karena melalui masalah dan persoalanlah iman kita dilatih. Banyak orang percaya yang ingin imannya bertumbuh tetapi mereka tetap ingin di zona nyaman. Roma 8:28 mengatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan. Jadi di dalam segala yang kita hadapi Tuhan senantisa ada bersama kita dan Tuhanlah yang  menunjukkan jalan sehingga kita menang atas masalah dan persoalan kita. Jangan pernah takut dengan masalah dan persoalan, karena melaluinya iman kita akan bertumbuh.

5. Bertumbuh di dalam segala hal (Efesus 4:14-15)

Bertumbuh di dalam segala hal artinya kita harus bertumbuh secara maksimal dan sepenuhnya. Agar dapat mengalami pertumbuhan yang maksimal, kita harus terus berfokus pada pertumbuhan rohani dan kedewasaan jiwani sehingga hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan ada hasil nyata yang dapat dirasakan oleh orang lain di sekitar kita.

Mari kita semua terus bertumbuh di dalam Kristus dan kasih karunia-Nya menuntun setiap kita untuk terus bertumbuh di dalam segala aspek hidup kita. Tuhan Yesus memberkati.

#Category: Kingdom Growth Factor, Kingdom Qualities