MATURING TO THE FULLNESS OF CHRIST | Pdt. Eluzai Frengky Utana

MATURING TO THE FULLNESS OF CHRIST | Pdt. Eluzai Frengky Utana


 

Dengan demikian kita semua menjadi satu oleh iman yang sama dan pengertian yang sama mengenai Anak Allah. Dan kita menjadi orang-orang yang dewasa yang makin lama makin bertambah sempurna seperti Kristus. (Efesus 4:13 BIS)

Kedewasaan membawa kita pada kepenuhan Kristus, dimana kepenuhan Kristus berada dalam pola pikir, pola rasa dan pola tindak kita. Menjadi tua itu pasti, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Dalam hal ini yang  harus bertumbuh adalah manusia batin kita untuk menjadi dewasa dalam Tuhan.

Setiap orang yang mau berubah, dikoreksi dan dinasehati adalah orang-orang yang akan menjadi dewasa dan setelah dewasa akan terus menjadi sempurna seperti Kristus, karena hanya orang-orang yang dewasa yang akan mengalami kepenuhan Kristus.

Kedewasaan yang harus dimiliki bukanlah kedewasaan yang dependent atau independent melainkan kedewasaan yang interdependent. Kedewasaan yang dependent adalah kedewasaan yang selalu bergantung dengan orang lain, sedangkan kedewasaan yang independent adalah kedewasaan yang mandiri seolah-olah tidak membutuhkan orang lain. Yang harus kita miliki adalah kedewasaan yang interdependent yaitu kedewasaan yang saling bergantung satu dengan yang lainnya. Kegerakan akan terjadi jika kita saling bergantung satu dengan yang lain.

Orang yang interdependent selalu ingin memiliki arti bagi sesama dan peduli kepada orang lain. Oleh sebab itu untuk menjadi dewasa yang interdependent maka kita harus:

  1. Menjadi Satu Oleh Iman Yang Sama

Berdasarkan kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, aku berkata kepada
setiap orang di antara kamu: Janganlah kamu memikirkan hal-hal yang lebih tinggi
dari pada yang patut kamu pikirkan, tetapi hendaklah kamu berpikir begitu rupa, sehingga kamu menguasai diri menurut ukuran iman, yang dikaruniakan Allah
kepada kamu masing-masing. (Roma 12:3)

Setiap respon yang kita berikan ketika kebenaran diberitakan sebenarnya Tuhan sedang menaruh iman dalam hidup kita sehingga kita mengalami jamahan Tuhan. Iman adalah anugerah dan karunia dari Tuhan dan iman harus dilatih agar kita mencapai kedewasaan.

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan
bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibrani 11:1)

Kita dapat melatih iman kita dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan (Ibrani 12:2). Kita juga harus sadar dan percaya bahwa tanpa Tuhan kita tidak dapat berbuat apa-apa dan Roh Kudus yang akan memimpin hidup kita.

2. Memiliki Pengertian Yang Sama Mengenai Anak Allah

Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi
  sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. (Roma 1:21-22).

            Agar kita bisa memiliki pengertian yang benar tentang anak Allah kita harus:

a. Bergaya Hidup Memuliakan Tuhan

Menghargai setiap apa yang Tuhan katakan dan lakukan atas hidup kita, sehingga apa yang kita perbuat senantiasa hanya untuk memuliakan Tuhan.

b. Bergaya Hidup Senantiasa Mengucap Syukur

Senantiasa berterima kasih atas apa yang Tuhan sudah buat dalam hidup kita tanpa mengeluh dan melihat kekurangan orang lain serta mencari siapa yang benar dan salah.

c. Memiliki pikiran yang ditaklukkan kepada Firman Tuhan

Untuk dapat menaklukkan pikiran kita kepada Firman Tuhan maka kita harus mengenal kasih Kristus melampaui segala pengetahuan hanya Tuhan yang sanggup melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan (Efesus 3:19-20).

d. Memiliki hati bijaksana

Kepenuhan Kristus akan merubah hidup kita sehingga kita memiliki gaya hidup yang senantiasa ditaklukkan kepada Firman Tuhan sehingga hidup kita semakin bijaksana dalam segala aspek hidup kita.

Mari kita latih hidup kita melakukan setiap kebenaran yang telah kita terima sehingga hidup kita menjadi perwakilan Kerajaan Kristus di bumi dan melalui hidup kita gereja Tuhan berdiri. Amin.