EXPERIENCE GOD PERSONALLY | Pdt. Yusuf Sutrisno

 

 

Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan. (Matius 11:27-30)

Kita ada sebagaimana kita ada saat ini adalah karena anugerah Tuhan, ada kekayaan yang luar biasa di dalam tubuh kita karena kesehatan yang Tuhan berikan. Kita adalah biji mata Tuhan yang sangat diberkatiNya. Oleh sebab itu janganlah kita berkecil hati terhadap apa yang sedang kita alami saat ini. Perjumpaan pribadi kita dengan Tuhan akan membawa kita kepada keberartian hidup yang membuat kita mengerti betapa besar anugerah Tuhan dalam hidup kita. Kita datang beribadah bukan lagi mencari berkat-berkatNya melainkan kita sadar bahwa kita adalah anak-anak Tuhan yang wajib memuji dan menyembah Tuhan.

Berkat-berkat yang melimpah senantiasa Tuhan curahkan dalam hidup kita, tergantung bagaimana kita meresponinya. Untuk dapat menikmati berkat-berkat Tuhan kita harus membuka hati sehingga kita mengalami Tuhan dalam hidup kita.

Bagaimana bisa mengalami Tuhan secara pribadi:

  1. BERDAMAI DENGAN TUHAN

Berdamai dengan Tuhan berarti tidak menjadikan Tuhan musuh kita. Kita tidak boleh memaksa Tuhan menyetujui apa yang kita mau dalam hidup ini. Terkadang jika kita tidak mendapatkan apa yang kita harapkan maka kita tidak lagi mau berdoa, beribadah ataupun ke gereja. Semuanya biarlah kehendak Tuhan yang terjadi bukan kehendak kita. Oleh sebab itu yang harus kita lakukan adalah:

a. Percaya Pada FirmanNya

Jika kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan Firman Tuhan maka hidup kita akan menjadi berat. Firman Tuhan juga bukan bahan untuk diperdebatkan. Firman Tuhan tidaklah terlalu rumit seperti yang kita bayangkan, tetapi jika kita percaya kepada FirmanNya dan mau taat melakukannya maka hidup kita akan diberkati.

b. Belajar Rendah Hati

Kita harus belajar kepada Tuhan Yesus tentang kerendahan hati. Tanda orang yang rendah hati adalah orang-orang yang tunduk kepada otoritas di atasnya. Meskipun berpendidikan tinggi, kaya raya ataupun memiliki jabatan, dia tetap menghargai hamba Tuhan yang menggembalakannya. Orang-orang yang rendah hati akan beruntung dan diberkati.

  1. BERSERAH KEPADA TUHAN

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
(Filipi 4:13)

Kita harus melayani Tuhan dengan penuh totalitas, penuh rasa syukur dan bersukacita. Seberat apapun masalah dan tantangan yang kita hadapi akan terasa ringan jika kita lakukan dengan sukacita. Kita bisa menghadapi dan menyelesaikannya karena ada kekuatan Tuhan yang memampukan kita.

  1. BERTINDAK DENGAN IMAN

Hanya orang-orang yang bertindak dengan iman yang akan dapat melihat dan menikmati berkat-berkat Tuhan dalam hidupnya. Yosua dan Kaleb mampu bertindak dengan iman sehingga mereka dapat masuk ke Tanah Perjanjian. Jika kita memiliki iman kepada Tuhan Yesus maka kitapun akan menikmati berkat-berkat yang dijanjikanNya. Setiap kita pasti memiliki mimpi dan cita-cita bahwa masa depan kita akan lebih baik oleh sebab itu kita harus mengkomunikasikannya dengan Tuhan melalui doa dan percaya serta bertindak dengan iman maka Tuhan akan melimpahkan hikmat dan kekuatanNya sehingga kita dapat mencapainya.

Tuhan pasti punya rencana yang terbaik bagi hidup kita untuk bisa menikmati berkat-berkat dan penyertaanNya maka kita harus senantiasa berdamai dengan Tuhan dengan percaya kepada FirmanNya dan bersikap rendah hati. Berserah penuh kepada Tuhan dan bertindak dengan iman maka hidup kita akan mengalami perjumpaan pribadi denganNya.