Membangun Keluarga Yang Berkenan | Ps. Hanny Yasaputra

Membangun Keluarga Yang Berkenan | Ps. Hanny Yasaputra

Membangun Keluarga Yang Berkenan

Ps. Hanny Yasaputra

26-01-14

“Kuamati semuanya, lalu bangun berdiri dan berkata kepada para pemuka dan para penguasa dan kepada orang-orang yang lain: “Jangan kamu takut terhadap mereka! Ingatlah kepada Tuhan yang maha besar dan dahsyat dan berperanglah untuk saudara-saudaramu, untuk anak-anak lelaki dan anak-anak perempuanmu, untuk isterimu dan rumahmu.” (Nehemia 4:14)

Dari ayat ini kita tahu bahwa kita diperintahkan untuk tidak takut  dan harus berperang demi rumah dan keluarga kita. Keluarga merupakan hal yang sangat penting, karena itu Tuhan ingin agar kita menjaga serta membangun keluarga kita. Membangun  bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi membangun keluarga. Dibutuhkan struktur dan strategi tertentu agar dapat maju, sebab tujuan dari membangun adalah untuk kemajuan.

Sebelum kita membangun segala sesuatu, kita perlu mengundang Allah untuk hadir, sebab Dia adalah Sang Ahli bangunan. Ibrani 3:4 berkata; “Sebab setiap rumah dibangun oleh seorang ahli bangunan, tetapi ahli bangunan segala sesuatu ialah Allah.” Mari kita fokus kepada Sang Ahli bangunan, sebab Dia ahli dalam membangun segala sesuatu, termasuk membangun keluarga atau usaha kita.

Nehemia adalah salah seorang yang menanggapi panggilan Allah untuk membangun tembok Yerusalem dan dalam masa pembangunan itu ada peperangan. Karena itu, Nehemia berkata kepada saudara-saudaranya untuk berperang. Sama halnya dengansegala sesuatu yang kita lakukan untuk Tuhan. Akan ada peperangan dalam usaha untuk membangunnya.  Namun, saat kita membangun sesuatu (bisnis, usaha), jangan lupa untuk membangun dan memperhatikan keluarga juga, sebab yang diinginkan Allah adalah keluarga yang Ilahi.

Ada 7 poin yang harus kite perhatikan dalam membangun keluarga:

Pengayoman
Secara fisik, contoh pengayoman adalah rumah, tempat tinggal, dan secara lahiriah segala dampak dari rumah tersebut. Jadikanlah rumah kita tidak sekedar rumah, tetapi jadikan rumah sebagai ‘home sweet home’; Surga yang ada di muka bumi.

Peraturan
Keluarga yang di dalamnya tidak ada peraturan hanya akan melahirkan kekacauan. Berusahalah menjadi orang tua yang terbaik bagi anak-anak kita. Arahkan anak-anak kita melalui peraturan dan kasih. Jadikanlah anak-anak kita “anak panah di tangan pahlawan.”

Pendekatan
Pendekatan dalam keluarga berbicara tentang intimasi, kedekatan satu sama lain. Suasana intim dan akrab adalah berkat bagi keluarga. Ajarkan ‘unity’ dalam keluarga serta berdiskusi sebagai bahan perekat kesatuan.

Pertolongan
Keluarga adalah tempat pertolongan pertama dalam hidup kita. Pertolongan dari kita sebagai orang tua, jauh lebih dibutuhkan anak-anak kita saat mereka beranjak dewasa daripada ketika mereka masih kecil.

Pendengaran
Mendengar adalah hal yang cukup sulit. Seringkali kita ingin didengarkan tanpa mau mendengar. Tahukah anda bahwa tingkatan bunuh diri meningkat tajam dikarenakan hilangnya keinginan untuk mendengar? Ketika kita mendengar, hal itu berarti kita mengasihi, sebab perkataan adalah ungkapan jiwa. Ketika kita mendengar perkataan orang lain, itu berarti kita menerima diri mereka.

Penyembuhan
Nehemia terbeban untuk mendirikan bangunan di atas puing-puing dan hal itu kelihatannya mustahil . Saat anggota keluarga kita mengalami masalah, kita seharusnya bergerak untuk menyembuhkan luka yang dialami mereka. Berita pengharapan dan pengampunan seharusnya selalu ada dalam keluarga kita. Orang yang sulit mengampuni biasanya tidak mengalami pengampunan dalam keluarganya.

Panen Raya
Setiap anak adalah benih, bukan beban. Mereka adalah berkat, bukan penyebab masalah atau hal yang merepotkan. Perkatakan Firman Tuhan kepada anak kita siang dan malam, sebab Tuhan menghendaki pernikahan yang Ilahi dan melahirkan keturunan Ilahi.

Mari masuki tahun 2014 ini dengan iman percaya bahwa masih ada Surga bagi keluarga kita, bagaimanapun keadaannya. Tuhan sanggup memulihkan tembok-tembok yang rusak, bahkan yang hancur berpuing sekalipun.Juka kita mau mengandalkan Tuhan, berperang untuk membangun tembok kembali, maka Surga akan turun ke atas keluarga kita dan nama Tuhan dipermuliakan. Amin!