Penundukan Diri mendatangkan Berkat | Ev. Johny Lee

Penundukan Diri mendatangkan Berkat | Ev. Johny Lee

Penundukan Diri Mendatangkan Berkat

Ev.Johny Lee

16-03-14

Dalam nubuatan-nubuatan dsebutkan bahwa akan ada kebangunan rohani yang besar dan dimulai dari Asia. Karena itu sangat penting bagi gereja gereja di Asia untuk bersatu agar dapat membawa dunia ke dalam kebangkitan rohani ketiga. Untuk itu kita perlu mempersiapkan diri guna menerima kebangkitan tersebut.

Komunitas makro dari Tuhan adalah gerejadan bentuk gereja Tuhan yang terkecil adalah keluarga yang tersiri dari suami dan istri. Keluarga mencerminkan Allah Tritunggal seperti yang digambarkan dalam Efesus 5:21-33. Ketika keluarga kuat maka gereja ini menjadi kuat. Ketika suami istri dapat menghormati dan dapat saling menundukkan diri maka mereka bersama-sama tunduk kepada Tuhan. Inilah kebenarannya, semakin keluarga dapat menundukkan diri kepada Tuhan, semakin keluarga saling mengasihi satu sama lain. Jadi supaya gereja mengalami kebangunan rohani, kita harus membawa penundukan diri ke dalam keluarga.

Menundukkan diri (submit) antara satu yang lain (ayat 22)
Kata rendahkanlah diri (penundukan diri) diambil dari ayat 21 yang berbunyi “submit to one another out of reverence for Christ” yang artinya “tundukkanlah dirimu satu dengan yang lain seperti kepada Tuhan.” Ketika seorang istri menghormati suami, berarti ia sedang tunduk dan melayani Tuhan. Jadi, sebenarnyasebuah pendundukan diri yang aktif adalah penyembahan kepada Tuhan.

Penundukan diri suami kepada Tuhan memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi

Dalam ayat 22 dipakai kataagapao’ mengandung arti mengusahakan yang terbaik bagi orang lain. Suami harus mengasihi istri seperti Kristus mengasihi jemaatNya dengan memberikan nyawaNya kepada kita. Gembala yang baik memberikan nyawanya kepada domba-dombanya. ketika seorang suami tunduk dan merendahkan diri di hadapan Kristus, istrinya pasti akan ikut tunduk.

Penundukan diri adalah mandat dari Tuhan(ayat 31)

Rasul Paulus dalam ayat 31 memakai ayat dari Perjanjian Lama (Kejadian 2:24) yang menunjukkan bahwa penundukan diri adalah mandat Tuhan dari sejak awal dunia diciptakan. Dalam Kejadian diceritakan bahwa Tuhan menciptakan semuanya baik, namun ketika Tuhan melihat Adam, Ia mengatakan bahwa ia tidak baik sendirian. LaluTuhan memberikan Adam kepercayaan untuk memberi nama dan memelihara seluruh binatang yang ada. Ketika Adam mampu melakukan tanggung jawab yang diberikan Tuhan, barulah Tuhan memberikan Hawa kepada Adam.

Sangat penting untuk kita memiliki penundukan diri, karena itulah yang diinginkan Tuhan. Ketika semuanya saling menundukkan diri dalam Kristus, maka hal itu akan menjadi sebuah senjata yang kuat. Sayangnya kata ‘penundukan diri’ telah berubah fungsi. Dunia telah membuat artinya menjadi buruk. Sebenarnya kata ‘penundukan diri’ adalah kata yang indah, sebab Yesus juga menundukkan diri kepada Bapa di surga. Dalam Kejadian 2:18 Tuhan menciptakan wanita sebagai penolong. Penolong berasal dari kata ‘ezer’ yang sering muncul dalam Perjanjian Lama (Mazmur 33:20; Mazmur 70:5, 1 Samuel 7:12). Ketika manusia berteriak minta tolong kepada Tuhan, maka Dia akan memberikan pertolongan. Saat menciptakan wanita, Tuhan membuat wanita sebagai perpanjangan tangan dari Tuhan (ezer) tersebut. Jadi, posisi wanita adalah membantu dan memberikan pertolongan.

Ketika para pria menjadi lebih kuat maka gereja juga akan menjadi lebih kuat. Efesus 5:26-27 menjelaskan bahwa tugas pria adalah memimpin keluarganya dalam kebenaran Firman Allah supaya menjadi tidak bercacat cela. Karena itu pria harus bertumbuh dalam kebenaran akan Tuhan, sehungga dengan demikian pria akan bertumbuh kepada kesempurnaan seperti kristus dan para pria akan dapat memimpin gereja menuju Kristus. Ketika pria lebih mengenal Kristus maka Ia akan memimpin istri, anak, dan seluruh jemaat menjadi semakin bertumbuh kepada Kristus.

Ketika keluarga menyiapkan diri menyambut Kristus dan semakin bertumbuh kedalam pengenalan akan Dia, maka kebangkitan rohani akan datang. Persiapkan diri kita. Para wanita dapat menundukkan diri dan para pria dapat bertumbuh dalam Christ-likenessdan keluarga dapat dipulihkan, gereja dibangkitkan serta kehidupan suatu bangsa diubahkan.  Menjelang kedatanganNya akan terjadi kebangunan rohani di seluruh dunia. Persiapkanlah diri kita agar tidak tertinggal. Amin.