Spring Of Pleasant Surprises | Pdt. Eluzai Frengky Utana

Spring Of Pleasant Surprises | Pdt. Eluzai Frengky Utana

Spring Of Pleasant Surprises

Pdt. Eluzai Frengky utana

23-02-14

Tahun ini adalah tahun kesempatan yang baru (The year of new opportunities), dan di dalamnya pasti ada kejutan-kejutan yang menyenangkan (pleasant surprises) yang akan kita peroleh apabila kita dapat melihat peluang peluang yang tidak terduga (unexpected opportunities). Itu semua adalah jani Tuhan untuk kita semua.

Wahyu 3:8; “Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.”

Kita harus mengerti bahwa sebenarnya kesempatan itu telah terbuka bagi kita sejak dua ribu tahun yang lalu. Pintu kesempatan itu pasti kita dapat raih dan dibaliknya terdapat kejutan-kejutan yang menyenangkan. Meskipun sebenarnya kita tidak mampu, namun selama kita menuruti firman Tuhan dan tidak menyangkal Nama Tuhan (meninggikan Tuhan), pasti kesempatan itu akan didapatkan dan ada mujizat-mujizat yang terjadi dalam hidup kita.

Orang yang tidak menyangkal nama Tuhan dan meninggikan Tuhan itu sebenarnya adalah generasi yang dikenal Tuhan. 1 Korintus 8:3 mengatakan; “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.” Generasi yang dikenal Allah adalah mengasihi Tuhan dan sesama, termasuk tubuh yang diberikan Tuhan. Yohanes 14:15 menjelaskan tentang bagaimana mengasihi Tuhan, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.” Jadi, generasi yang dikenal Tuhan adalah generasi mengasihi Tuhan dan menuruti segala perintah Tuhan dan secara otomatis terwujud ke dalam hubungannya dengan sesama, sehingga gaya hidupnya sama seperti Kristus telah hidup (1 Yohanes 2:6).

Apa yang harus kita lakukan supaya kita dapat konsisten untuk dikenal Tuhan? Kita dapat belajar dari Yefta (Hakim-hakim 11;1-11), anak dari seorang sundal, yang lari dan berkumpul dengan orang-orang yang tertolak. Namun Yefta bisa menikmati kejutan-kejutan yang menyenangkan, menjadi pemimpin dan membawa perkaranya ke hadapan Tuhan. Secara akal sehat, Yefta tidak mempunyai peluang, namun ia tetap mendapatkan kejutan tersebut. Oleh sebab itu, yakinlah, apapun latar belakang atau masalah kita, selama kita melekat pada Tuhan, kita juga akan mengalami kejutan yang menyenangkan dari Tuhan dan tidak ada seorangpun yang dapat menutupnya. Jangan menjadi pesimis! Milikilah gairah hidup yang daripada Tuhan sehingga kita yakin bahwa kita akan mendapatkan kejutan-kejutan yang menyenangkan dalam setiap kesempatan.

Berikut beberapa hal yang patut kita miliki untuk tetap dapat dikenal Tuhan dan menerima kesempatan-kesempatan yang disediakanNya:

Memiliki keputusan untuk berubah

Yang kita dapat pelajari dari Yefta adalah, ‘kita harus memiliki keputusan untuk berubah!’ Khotbah yang kita dengar tidak akan mampu membuat kita berubah kecuali kita memiliki keputusan untuk berubah, sebab perubahan membawa kesempatan dalam hidup kita (change brings opportunity).

Memiliki gaya hidup dan nilai dalam hidup
Yefta mau memaafkan dan melupakan (forgive dan forget). Dia tidak hidup dalam sakit hatinya dan memilih maju daripada berkubang dalam kepahitan. Apapun keadaaan kita, yakinlah bahwa Yesus adalah ‘Penyembuh’. Bangkit dan belajar hidup dari nilai-nilai yang benar. Salah satunya adalah kasih (love).

Jangan menunda atau melewatkan kesempatan yang ada (Wahyu 3:20)

Jika Tuhan sudah mengetuk pintu hati kita melalui permasalahan atau suatu peristiwa, janganlah menunda agar kita dapat mengalami pesta dan mujizat yang berasal dari Allah. Sebab menunda adalah salah satu cara membunuh kesempatan secara alami dan tidak ada yang lebih mahal daripada kesempatan yang terlewatkan begitu saja. Jangan menunda karena kesempatan itu sangat mahal. Perkenanan Tuhan memberikan kepada kita ‘kesempatan’. Namun semuanya itu tergantung respon kita; mau menerima atau menolak.

Bekerja keras (Efesus 4:28)

Bekerja keras berarti apapun yang kita lakukan semuanya bernilai kebenaran. Baik perkataan maupun tindakan kita, selalu memiliki nilai LIGHT (Love, Integrity, Generosity, Humility, Truth) dengan kualitas SALT (Spiritual, Authorithy, Leadership, Transformer). Apabila kita mau melakukannya maka kesempatan itu akan ada di depan kita. Perhatikan bahwa sebenarnya keberuntungan adalah suatu titik di mana kerja keras bertemu dengan kesempatan (luck is a point where hard work meets opportunity).

Penuhi diri kita dengan hikmat (Mazmur 19:8)
Penuhilah diri kita dengan hikmat yang berasal dari Firman Tuhan. Firman Tuhan tidak hanya untuk sekedar didengarkan, tetapi juga untuk direnungkan dan diperkatakan, juga dibagikan lebih lagi. Pengetahuan (knowledge) itu penting, namun kita perlu menghidupi apa yang kita tahu tersebut. Karena itu, kita membutuhkan hikmat untuk menghidupi Firman Allah yang telah kita terima agar kita dapat terbang tinggi dalam mengatasi hidup ini.

Berhentilah mencari-cari kesempatan dalam tahun kesempatan baru ini. Sebab kesempatan itu telah terbuka bagi kita sejak dua ribu tahun lalu. Yang perlu kita lakukan adalah mengasihi Dia lebih lagi. Terlebih penting lagi adalah; jadilah ‘kesempatan’ bagi orang lain agar nama Tuhan dipermuliakan dalam hidup kita. Amin.