The Chosen One, Choose To Die | Pdt. Ronny Daud Simeon

The Chosen One, Choose To Die | Pdt. Ronny Daud Simeon

THE CHOSEN ONE, CHOOSE TO DIE

Pdt.Ronny Daud Simeon

18-04-14

Yesaya 42:1-4

Dalam beberapa hari ke depan kita memperingati dua peristiwa penting seperti yang tertulis dalam Injil tentang Yesus Kristus.Pada hari ini kita memperingati Jumat Agung,yaitu peristiwa penderitaan Kristus sampai kematianNya di kayu salib,dan pada hari Minggu kita akan memperingati kebangkitan Kristus dari antara orang mati.

Kitab Yesaya yang kita baca di atas merupakan nubuatan tentang Yesus Kristus yang bagi dunia. Yesus Kristus adalah tokoh dengan kontroversi terbesar di dunia. Yesus Kristus memilih untuk mati untuk semua menebus dosa-dosa manusia, sekalipun Dia adalah Allah yang berkuasa atas segala sesuatu dan dapat saja memilih untuk tidak mati. Namun, Yesus memilih untuk mati karena cintaNya kepada kita, manusia yang berdosa.

Sesuatu yang kita pilih dalam hidup ini akan menentukan masa depan kita (your body will follow your decision, your life will follow your choice), keputusan yang kita buat akan membawa kita ke tempat kita pergi. Tuhan Yesus memilih untuk mati bagi kita, supaya kita dapat diubah dari orang berdosa menjadi orang yang dibenarkan dan mulia dalam pandanganNya.

Ada 7 hal yang menjadi kontroversi bagi seluruh dunia dalam kehidupan Kristus :

  1. KelahiranNya (The birth of Jesus);Kelahiran Yesus yang sangat suprnatural menjadi kontorversi dan perdebatan dunia. Yesus dilahirkan oleh seorang perawan, daribenih Roh Kudus. Hal ini menjadi perdebatan orang-orang yang tidak mengenal Kristus.
  2. KehidupanNya (The Life of Jesus); Alkitab menuliskan bahwa sepanjang kehidupanNya di dunia ini, Yesus melakukan mujizat-mujizat, menunjukkan kuasaNya, dan memberi pengampunan adalah hal yang diajarkan Yesus. Yesus melakukan banyak hal yang menjadi kontroversi dari orang-orang disekitarnya, bahkan bagi dunia sekarang ini. Tetapi, bagi kita yang percaya kepada Kristus, Dia memberikan kuasa untuk melakukan mujizat.(Markus 16:17).
  3. PesanNya(The message of Jesus); Yesus berbicara tentang kasih. Dia mengajar tentang mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati dan kekuatan dan mengasihi sesama kita seperti mengasihi diri kita sendiri. Yesus memberi hukum yang baru,“hendaklah kamu saling mengasihi, sama seperti Aku mengasihi kamu. Dunia memiliki konsep yang berbeda tentang mengasihi. Tuhan Yesus meletakkan dasar mengasihi yaitu kasih Agape, kasih tanpa syarat, kasih yang tidak memerlukan alasan seperti Kristus telah mengasihi kita.Tuhan Yesus juga berbicara tentang Kerajaan Allah, suatu Kerajaan yang tidak akan berakhir, dan Kerajaan Allah itu sendiri artinya mati bagi diri sendiri dan siap hidup bagi orang lain.
  4. KematianNya (The death of Jesus); Tuhan Yesus yang tidak pernah berbuat dosa, harus dihukum mati seperti orang yang paling jahat, dengancara yang sangat keji. Dia disejajarkan dengan penjahat. Kematiannya sangat kontroversial, namun membuat apa yang negatif dalam kita menjadi positif.

5. PenguburanNya (The burial of Jesus); ini pun menjadi kontroversi, sebab ada yang mengatakan mayatNya dicuri. ada yang mengatakan bahwa yang mati adalah salah satu dari muridNya. Namun kebenarannya adalah,Yesus memang benar turun ke dunia orang mati, menyatakan bahwa Dialah Mesias, Juruselamat. Inilah waktunya kita melakukan apa yang Yesus lakukan yaitu menjadi saksi dan bersaksi untuk memenangkan jiwa bagi Kristus.

6. KebangkitanNya (The resurrection of Jesus);kebangkitan Kristus dari kematian, sebuah peristiwa yang tidak pernah ada di dunia ini sebab tidak ada manusia lain yang mati dan bangkit serta hidup selamanya. Kristus bangkit dan mengalahkan musuh-musuhNya.

7. kenaikanNya dan janji akan KedatanganNya yang ke dua kali(The Ascending & The Promise of His Coming Back); Janji Tuhan tidak akan gagal, kedatangan Yesus pasti akan tiba dan kita akan melihat kemuliaanNya yang luar biasa yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Langit akan terbuka, dan orang-orang percaya yang mati akan bangkit dalam tubuh kemuliaan.

Ketakutan terbesar manusia kebanyakan adalah kematian, tetapi kita harus tahu Tuhan Yesus telah menanggung semua, kematian adalah menutup mata di bumi dan membuka mata di surga. Kematian adalah musuh terbesar manusia sebab kita tidak dapat mengatur kapan kematian itu datang.Kematian adalah akhir dari kehidupan.Pertanyaannya, apakah kita siap berjumpa dengan kematian? Jika kita tetap tinggal dalam dosa, maka kematian itu adalah hal yang mengerikan. Satu-satunya cara untuk menghadapi kematian adalah mempersiapdiri dan hidup dalam Kristus.Jangan biarkan dosa menguasai kita, itu akan mengubah cara kita memandang kematian.Bukan ketakutan tetapi hidup kekal yang indah bersama Kristus di surga. Kematian seharusnya menjadi motivator kita untuk selalu menjaga hidup kita.

Dalam Kejadian 2:17, kata mati pertama diperkenalkan oleh Tuhan, bukan iblis. Kematian dalam pandangan Tuhan tidak memiliki kuasa. Kita tidak perlu takut akan kematian, sebab Yesus telah mengalahkan maut. Kematian bagi kita adalah meninggalkan kehidupan untuk masuk dalam kekekalan, hidup bersama Tuhan.

Ada dua sisi makna kematian (DEATH);bagi orang yang tidak percaya, berarti Desperate (putus asa), End of everything(akhir dari segalanya), Agony (penderitaan yang panjang), Terror (ketakutan yang terus-menerus), dan Hell (neraka).

Tetapi bagi orang yang di dalam Kristus, berartiDaddy’s home (Rumah Bapa), Eternal Life (Hidup kekal), Absolute Salvation (Keselamatan yang pasti), Treasure (harta kekayaan), dan Heaven (surga).

Yesus berkata ,Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.”Amin.