Summer of Right Momentum | Pdt.Eluzai Frengky Utana

Summer of Right Momentum

Pdt.Eluzai Frengky Utana

27-04-14

Kita memasuki bulan ini dengan tema ‘musim panas yang tepat’. ‘Musim panas’ mengandung arti supaya kita tetap bergairah, meskipun mengalami masalah yang terjadi, sebab saat mengalami masalah, di dalamnya kita mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan Tuhan. Sedangkan momentum sendiri berbicara mengenai saat yang tepat yang datang dari Tuhan untuk memenuhi kebutuhan kita.

Habakuk 2:1-4 (BIS) “Aku mau naik ke menara penjagaanku, dan menunggu apa yang hendak dikatakan TUHAN kepadaku, dan bagaimana jawaban-Nya atas keluhanku. TUHAN menjawab aku begini, “Ukirlah dengan jelas pada kepingan tanah liat, apa yang Kunyatakan kepadamu, supaya dapat dibaca dengan mudah. Catatlah itu, sebab sekarang belum waktunya. Tetapi saat itu segera tiba, dan apa yang Kunyatakan kepadamu pasti akan terjadi. Meskipun tampaknya masih lama, tetapi tunggu saja! Saat itu pasti akan datang dan tak akan ditunda. Dan ingatlah: Orang yang jahat tidak akan selamat, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup karena kesetiaannya kepada Allah.

Ketika kita melakukan kehendak Allah dengan setia, maka kita dapat tetap menjadi kepala dan bukan ekor. Habakuk yang dalam kesehariannya sebagai nabi, juga mempunyai masalah, namun ia memilih untuk naik ke menara penjagaan. Hal ini mengajar kita untuk harus tetap memiliki hubungan intim dengan Tuhan dan membawa pergumulan ke hadapan Tuhan. Ketika Tuhan menjawab pergumulan kita melewati hubungan pribadi dengan Tuhan, maka momentum itu terjadi. Karena itu kita harus mempersiapkan diri kita untuk menikmati momentum yang dari Tuhan. Waktu memang milik Tuhan, tetapi ada bagian yang harus kita persiapkan agar dapat menikmati momentum tersebut.

Kita dapat menikmati momentum yang dari Tuhan. Namun sebelumnya, kita harus membangun bagian dari diri kita agar dapat menikmati momentum yang Tuhan berikan.

  1. Kemenangan yang berlangsung secara konsisten (2 Korintus 2:14)

Rencana Tuhan bagi setiap kita adalah kita menikmati kemenangan demi kemenangan yang Dia berikan. Kemenangan yang konsisten menghasilkan momentum, dan momentum ini menghasilkan keyakinan. Oleh sebab itu kita harus memastikan bahwa kita mengalami kemenangan demi kemenangan melalui setiap pergumulan yang kita hadapi.

2.  Menetapkan tujuan berharga yang dapat dicapai (1 Korintus 10:33)

Setiap kita harus menentukan tujuan berharga yang dapat dicapai karena kita harus memotivasi diri kita agar momentum itu dapat tercapai dalam kehidupan kita. Ingatlah akan kematianNya di atas kayu salib yang telah mengubur masa lalu kita, sehingga melalui kebangkitanNya, masa depan kita juga cerah seturut kemenanganNya atas maut. Haleluya! Kita dilepaskan, disembuhkan, semuanya bukan hanya untuk kepentingan diri kita sendiri melainkan agar nama Tuhan dipermuliakan, dan orang lain juga turut dilepaskan. Sehingga orang lain dapat mengakui bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Itulah sebabnya, kita harus membawa keharuman tubuh Kristus.

3.  Antusiasme/ bergairah dan semangat (Daniel 3:17-18)

Kita perlu bergairah dan bersemangat karena gairah dan semangat adalah energi yang membangun momentum secara langsung dari jiwa dan pikiran manusia. Hal ini berbicara tentang nilai-nilai yang kita miliki atau kita yakini yang kemudian kita hidupi dalam keseharian kita.

4.  Jangan bersantai, ambil lebih banyak resiko

Pada saat kita memiliki momentum, itu berarti pula kita memerlukan lebih banyak lagi kesempatan untuk dapat menjumpai lebih banyak momentum. Kita membutuhkan kesempatan-kesempatan yang lebih banyak walau di dalamnya terkadang mengandung lebih banyak resiko daripada kita santai duduk sambil menunggu kesempatan datang.

5.  Memulai dari hal-hal kecil dengan hal-hal yang sederhana (Lukas 19:17)

Tekunlah dengan hal-hal yang sederhana. Saat kita terbiasa memperoleh momentum dengan hal-hal kecil, maka hal-hal besar akan dipercayakan lebih lagi kepada kita.

Jangan iri hati dengan orang yang lebih sukses (Yohanes 14:12), milikilah hati yang besar saat orang lain melakukan hal-hal yang lebih besar agar nama Tuhan dipermuliakan. Tekunlah dengan hal-hal kecil maka kita akan mampu melihat momentum dan menikmatinya. Mari kita sediakan waktu untuk berlatih agar kita dapat menikmati ‘Summer of Right Momentum’. Amin.