dr. Elizabeth Subrata | Umur Panjang, Kekayaan dan Kehormatan

dr. Elizabeth Subrata | Umur Panjang, Kekayaan dan Kehormatan

Umur Panjang, Kekayaan dan Kehormatan

dr. Elizabeth Subrata

18-05-14

Saat menciptakan manusia, Tuhan menciptakan mereka dengan keadaan yang sempurna. Seharusnya, manusia memiliki hikmat supaya dapat hidup sesuai dengan Amsal 3:16, “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Jadi kita medapat berkat ganda (double blessing):, umur panjang serta memiliki kekayaan dan kehormatan. Hal ini berbicara tentang otak kita. Supaya kita dapat berpikir dengan baik sehingga dapat berusaha dan menghasilkan berkat. Hal ini juga berbicara agar kita perlu memiliki emosi yang baik sehingga orang lain menghargai dan menghormati kita.

Namun begitu, manusia kurang menghargai hidup yang telah diberikan Sang Pencipta. Seharusnya kita dapat hidup sesuai Alkitab apabila kita juga hidup menurut Firman Tuhan juga, sehingga kita juga bisa mendapatkan berkat ganda seperti yang disebutkan dalam Amsal 3:16.

John C. Maxwell berkata bahwa, kita tidak bisa lari dari tubuh kita, karena selama kita hidup kita terikat dalam tubuh kita. Oleh sebab itu kita tidak boleh membuat pilihan yang menjadikan tubuh kita terluka karena akan berdampak ke setiap aspek hidup kita.

Selain itu, jangan sampai kita binasa karena kurang pengetahuan (Hosea 4:6a), apalagi pengetahuan yang berdasarkan Firman Tuhan. Karenaitu kita harus benar-benar memperhatikan hidup kita. Kata ‘binasa’ apabila diterjemahkan dalam bahasa inggris adalah ‘die needlessly’. Kita harus benar-benar memperhatikan hidup sehingga kita dapat ‘finish well’ sesuai dengan waktu Tuhan. Ayub 5:26 berkata, “Dalam usia tinggi (full age, NIV) engkau akan turun ke dalam kubur, seperti berkas gandum dibawa masuk pada waktunya.” Tuhan mau agar kita dapat mengakhiri pertandingan ini pada waktuNya. Oleh sebab itu kita harus menjaga tubuh kita dengan baik agar kita dapat mengakhiri pertandingan sesuai dengan waktuNya.

Salah satu gaya hidup yang dapat merusak bait Allah atau tubuh kita adalah makan yang berlebihan (over eating). Kita perlu berdoauntuk meminta bantuan Roh Kudus dan bertanya makanan jenis apakah yang diijinkan Tuhan untuk kita makan sesuai dengan rancanganNya. Mulailah makan makanan disarankan Alkitab untuk kita makan. Dalam ‘Doa Bapa kami’ pun diajarkan agar kita makan secukupnya.

Mulailah makan dengan biji-bijian, dan kacang-kacangan. Konsumsi daging ikan agar tubuh kita mendapat cukup Omega 3 yang sangat berguna bagi pertumbuhan otak. Hindari cara masak yang digoreng karena dapat merusak Omega 3 yang kita butuhkan. Usus membutuhkan energi yang sangat banyak saat mencerna daging babi, sebab tubuh kita tidak dirancang untuk mengkonsumsi daging babi. Alkitab menyarankan agar kita makan ikan yang bersisik dan bersirip. Itru artinya kita tidak dianjurkan untuk makan ikan yang tidak bersisik seperti kerang, udang, lobster, dan kepiting, karena Tuhan menciptakan mereka untuk membersihkan limbah laut. Sayang, hal ini sering tidak disadari oleh orang Kristen. Kebanyakan orang Kristen berpendapat bahwa kehidupan kekristenan hanyalah mengenai keselamatan – mati, masuk surga. Namun, kita lupa bahwa dalam hidup ini kita juga perlu ‘finish well’ (bertanding dengan baik, sempurna) dan ini ditentukan oleh bagaimana kita hidup.

Benjamin Franklin berkata, “To lengthen your life, shorten your meals” (untuk memperpanjang hidup, kurangi makanan kita). Mulailah mengurangi makanan dengan makan, jangan sampai terlalu kenyang. Mulai bertanya kepada Roh Kudus tentang pola makan sesuai Alkitab. Terlebih penting lagi, kita perlu melakukan apa yang Alkitab katakan agar kita bisa memperoleh‘double blessing’. Bukan hanya umur panjang, tetapi juga kekayaan dan kehormatan,akan kita peroleh. Amin