Winter of Right Happenings | Pdm. Yohanes Hanakata

Winter of Right Happenings | Pdm. Yohanes Hanakata

Winter of Right Happenings


Pdm. Yohanes Hanakata

12-10-14

Dalam hidup ini ada suatu kebetulan-kebetulan yang terjadi dalam hidup kita. Namun sebenarnya hal ini adalah sebuah peneguhan akan firman Tuhan agar kita mendapatkan ‘right happening’ dalam hidup ini. Sering juga kesesakan terjadi dalam hidup ini, seperti yang dialami oleh Naomi. Namun, perlu kita sadari bahwa setiap kesesakan yang terjadi adalah juga sebuah kesempatan untuk bertemu dengan Tuhan secara pribadi sebagai perjumpaan Ilahi dalam hidup kita.

 Untuk mengalami ‘right happening’, kita perlu memiliki:

  1. Right Faith – Iman yang benar (Rut 1:14):
    Rut berketetapan hati untuk mengikuti Naomi meskipun sebenarnya dia tidak mempunyai kewajiban untuk mengikuti mertuanya, sebab suaminya telah mati. Rut memilih untuk setia walaupun dia belum mengenal Allah Israel yang disembah oleh mertuanya dan memilih untuk menyembah Yahwe. Orang yang memiliki iman akan hidup di atas ‘gravitasi’. Dia akan hidup di atas goncangan hidup, bahkan goncangan yang dialami akan menumbuhkan imannya. Dia tidak dikuasai masalah dan akan berjumpa dengan kebetulan-kebetulan dalam hidupnya. Imanlah yang akan menunjukkan kualitas hidupnya. Iman yang benar membuat Rut tahu tentang harga penebusan oleh Boaz dan akhirnya membuat Rut, seorang wanita Moab, masuk dalam garis keturunan dari Yesus.
  1. Right Humility – Kerendah hatian yang benar (Rut 3:5)
    kerendah hatian Rut telah memberi kesejukan pada hati Naomi yang luka oleh pahitnya hidup. Mazmur 37:11 berkata, “Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah.” Milikilah kerendah hatian yang benar maka kita akan memiliki negeri.
  1. Right Response – Sikap hati yang benar (Rut 4:14)
    Orang yang memiliki ‘right humility’ akan menghasilkan ‘right reponse’. Seringkali manusia dipengaruhi oleh BOS (barang, orang, situasi). Namun Kerajaan Allah tidak dipengaruhi oleh BOS tersebut, justru kitalah yang harus mempengaruhi hal-hal tersebut. Satu-satunya yang dapat mengontrol kita adalah ‘BOS’ kita, Tuhan Yesus Kristus, dan kita tidak akan digoncangkan oleh barang, orang dan situasi.
    Boaz juga memiliki ‘right response’ dengan mengikuti aturan yang membiarkan penebus yang terdahulu memberikan haknya untuk menebus kepada dia atau tidak.
  2. Right Reconcilliation – Rekonsiliasi yang benar (Rut 4:14)
    Naomi berarti ‘sukacita’ namun dia memilih memanggil dirinya ‘pahit’ . Namun, ketika Rut bersama Naomi dan bertemu sang penebus, Naomi berkata, “Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.”” Juga dikatakan, “Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki”. Saat Rut telah ditebus dan dipulihkan, dia membawa rekonsiliasi kepada orang-orang terdekatnya dan Mazmur 103:5 dapat tergenapi, “Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.”

Mari kira menjadi Rut-Rut yang sejati dalam hidup ini dengan tidak mengeluh atas persoalan hidup dan tetap setia. Miliki iman yang benar, kerendah hatian dan sikap hati yang benar, sehingga melahirkan rekonsiliasi yang benar. Maka kita akan melihat bhawa melalui badai hidup, akan datang ‘right happening’ dalam hidup kita, sehingga orang lain tahu bahwa ada Tuhan dalam hidup kita. Amin!