Mengalami Kuasa Tuhan | Ps. Sofyan Sutedja

Mengalami Kuasa Tuhan

Ps. Sofyan Sutedja

09-03-14

1 Yohanes 3:19; “Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,…”

Kita harus mengetahui bahwa kita berasal dari kebenaran, sehingga kita akan mengalami hidup yang berkemenangan dan mengalami mujizat-mujizat dalam hidup kita. Tetapi sebelumnya kita harus melakukan ayat sebelumnya (ayat 18), yang berkata, “Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.”

Sangat penting untuk mengetahui bahwa kita harus mengerti ketika kita mengasihi, hal itu tidak hanya membutuhkan perkataan tetapi juga perbuatan yang nyata. Kasih tidak hanya ‘omong doang’ namun perlu ada tindakan nyata. Tuhan juga memerintahkan agar kita jangan salah mengasihi, sebab kasih dapat hilang apabila kita mengasihi sosok yang salah, apalagi jika kita mengasihi dunia ini, dan bukannya Yesus. 1 Yoh 2:15 berkata, “Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu.” Tidak ada kepuasan yang sejati dalam dunia ini saat kita memutuskan untuk mengejar kenikmatan duniawi. Oleh sebab itu, kita tidak boleh berhenti berbuat kasih kepada orang lain.

Apabila kita telah melakukan tindakan kasih, kita juga harus memastikan agar semuanya berlandaskan kebenaran. Kita harus memerhatikan motivasi kita ketika melakukan perbuatan kasih, karena apapun yang kita lakukan, motivasinya harus benar. Jika kita melakukannya dalam kebenaran, maka kita juga akan dimampukan untuk memberi respon yang benar dan senantiasa mengucap syukur atas segala keadaan yang terjadi.

Firman Tuhan berkata dalam 1 Yohanes 3:20-22 mengatakan bahwa apabila hati kita tidak menuduh kita, maka kita mempunyai kuasa yang dahsyat untuk berdoa secara luar biasa. Ketika kita melakukan Firman Tuhan, maka akan muncul iman. Jadi, ketika kita melakukan kebenaran, maka kebenaran oleh Firman Tuhan itu yang akan memerdekakan kita. ketika iman itu datang kepada kita dan kita melakukan hal yang difirmankan, maka Allah akan hadir dalam setiap langkah kehidupan kita karena kita menuruti segala perintahNya, dan berbuat apa yang berkenan kepadaNya (ayat 22) dan tidak ada perkara yang mustahil di dalam Tuhan.

Marilah kita berbuat baik dengan mengasihi orang lain, memastikan bahwa semuanya berlandaskan motivasi yang tulus dan murni bahwa kita mengasihi Allah. Percayalah bahwa kuasa dan mujizat Allah akan hadir dalam hidup kita dan kita dimampukanNya menjadi saksi sampai ke ujung bumi. Amin!