AYO BERPRESTASI KEMBALI

“Dalam melakukan pekerjaan Tuhan, turutlah peraturan-peraturan-Nya; seperti halnya seorang olahragawan harus mengikuti peraturan, sebab kalau tidak, ia dinyatakan tidak boleh ikut serta dalam perlombaan, sehingga tidak mendapat piala kemenangan.” 2 Timotius 2:5 (FAYH)

Tahun 2018 yang lalu merupakan kegerakan kebangunan olahraga di Indonesia. Ada sebagian orang yang nyinyir dan pesimis dengan keberadaan Indonesia dalam menyelenggarakan 2 acara besar kelas Asia di tahun 2018 yang lalu. Orang yang nyinyir dan pesimis ini bukan orang dari luar Indonesia, namun dari tanah air Indonesia sendiri. Apa untungnya menjadi orang nyinyir dan pesimis ya? Apa sumbangsih mereka atas prestasi olahraga Indonesia? Tak ada sama sekali. Namun bagi setiap anggota panitia penyelenggara acara olahraga ini, setiap sindiran dan kritikan menjadi pemacu semangat mereka untuk membuktikan diri bahwa indonesia mampu menjadi penyelenggara acara besar olahraga kelas Asia di tahun 2018 yang lalu. Apakah menyelenggarakan acara olahraga saja sudah cukup untuk membangkitkan prestasi olahraga Indonesia? Menjadi penyelenggara acara olah raga kelas Asia merupakan salah satu pemacu kebangunan dan kebangkitan prestasi olahraga Indonesia. Namun sangat diperlukan perjuangan dan dana yang luar biasa untuk membangunkan dan membangkitkan olahraga di Indonesia yang sudah meredup selama beberapa dekade. Secara pribadi saya sangat yakin kebangunan dan kebangkitan prestasi olahraga Indonesia akan terjadi. Sekalipun dunia sepakbola Indonesia sedang carut marut selama beberapa tahun ini karena soal suap dan organisasi yang buruk, namun masih ada kesempatan bagi dunia olahraga Indonesia untuk bangkit kembali. Tentu saja syaratnya adalah agar setiap olahragawan menuruti aturan main olahraga. Tujuan dari berolahraga bukan untuk memenangkan pertandingan dengan segala cara, namun bagaimana mengalahkan diri sendiri, ini adalah esensi dari olahraga dan atlet sejati. Hal ini adalah sangat penting bagi semua atlet agar benar-benar tunduk pada aturan olahraga yang berlaku. Apa yang menjadi prestasi kita di tahun 2019 ini? Mari bangun, bangkit dan berprestasi kembali. Jangan hanya berpuas diri dan berpangku tangan saja. Ayo terus berjuang memperbaiki dan melatih diri dengan disiplin seperti para atlet olahraga. Tujuan kita bukannya meraih kemenangan fana, tetapi mahkota dan piala kemenangan yang TUHAN berikan kepada kita. Mari kita berfokus bukan untuk mengalahkan orang lain, namun mengalahkan mentalitas pecundang yang bercokol dalam diri kita. Menjadi pemenang adalah pilihan dan keputusan kita, bukan oleh orang lain. Ayo bangun, bangkit, bersemangat dan bernyala-nyala kembali. (DW)

Questions : 1. Mengapa Anda harus berprestasi? 2. Prestasi seperti apakah yang Anda ingin raih di tahun 2019 ini?

Kingdom Values : Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang menyadari bahwa dalam dirinya ada talenta, potensi dan karunia yang luar biasa yang bisa dimaksimalkan.

Kita bertanggung jawab untuk mengembangkan talenta, potensi dan karunia yang ada di dalam diri kita dengan cara dan tujuan yang benar.

Bacaan Setahun: Bil. 34 Yoh. 16

avatar
  Subscribe  
Notify of