HAMBA TUHAN JUGA MANUSIA

“Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujanpun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan. Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumipun mengeluarkan buahnya.”Yakobus 5:17-18

Beberapa bulan yang lalu kita dikejutkan adanya sebuah peristiwa yang bagi sebagian besar orang adalah mustahil terjadi. Seorang Hamba TUHAN yang kita harapkan tegar dan kuat, ternyata ia memiliki mentalitas yang sangat rapuh sehingga ia mengambil tindakan membunuh dirinya dengan pistol. Hamba TUHAN juga manusia. Hamba TUHAN juga manusia biasa yang memiliki banyak kekurangan dan kelemahan. Namun seringkali ada banyak hamba TUHAN yang jaim (jaga image) sehingga tidak menjadi dirinya sendiri, bahkan cenderung memakai topeng untuk menutupi segala kekurangan dan kelemahannya. Kita tak akan mampu memuaskan semua orang. Namun sebaiknya kita juga jangan sampai terlalu merepotkan orang lain. Siapakah hamba TUHAN itu? Hamba TUHAN itu sebenarnya bukanlah orang yang melayani TUHAN sepenuh waktu seperti fulltimer gereja. Hamba TUHAN sebenarnya adalah setiap orang yang melayani TUHAN. Apa yang bisa kita lakukan untuk melayani TUHAN? Kita bisa melayani TUHAN dengan bekerja, melayani, studi dan segala kegiatan kita dengan tujuan untuk menyenangkan hati TUHAN. Jadi Hamba TUHAN adalah setiap orang yang melayani TUHAN secara pribadi lewat kegiatan dan pekerjaannya sehari-hari. Semua hamba TUHAN adalah manusia biasa, bukan ‘superman’ dan jangan mencoba menjadi ‘superman’. Manusia biasa membutuhkan orang lain dan membangun team network sehingga terjadi super team. Siapakah super team? Dalam super team ada kumpulan orang-orang biasa dengan talenta, karunia dan potensi yang luar biasa yang bertujuan untuk membangun pekerjaan dan pelayanan yang dari biasa menjadi luar biasa di dalam Tuhan. Dalam membangun super team dibutuhkan kerendahan hati dan kebersamaan dalam kesederhanaan tutur kata dan tindakan. Tujuan membangun super team adalah untuk kepentingan bersama, bukan kepentingan diri sendiri. Bekerja dan melayani sendirian dan bersama tim hasilnya sangat jauh berbeda. Dalam pelayanan tim, yang dipermuliakan bukanlah individunya namun tim itu sendiri. Sedangkan jika kita melayani secara individu maka yang dipermuliakan adalah diri sendiri. Bekerja dan melayani bersama tim akan membuat kita semakin efektif dan maksimal. Kita adalah manusia biasa yang melayani TUHAN yang luar biasa. (DW)

Questions : 1. Siapakah yang dimaksud dengan hamba Tuhan? 2. Apakah Anda termasuk hamba Tuhan? Jelaskan!

Values : Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang menyadari bahwa dirinya adalah manusia biasa yang luarbiasa.

Kita adalah manusia biasa yang melayani TUHAN yang luar biasa, sehingga kita disebut sebagai hamba TUHAN. 

Bacaan Setahun: Bil. 30 Yoh. 12

avatar
  Subscribe  
Notify of