VICTORY IN SPIRITUAL WARFARE THROUGH GOD’S SUPERNATURAL POWER AND SPIRITUAL GIFTS | Ps. Dennis Balcombe

(17) Akan terjadi pada hari-hari terakhir  —  demikianlah firman Allah  —  bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.

(18) Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. (19) Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. (Kisah Para Rasul 2:17-19)

Kita sedang berada dalam suatu peperangan rohani dan tentunya kita ingin selalu berkemenangan. Oleh sebab itu kita harus mengerti akan kuasa Firman Tuhan dan bagaimana kita melakukan peperangan rohani itu bersama Roh Kudus. Pada hari raya Pentakosta, dimana 120 orang murid yang dipenuhi Roh Kudus, dengan berani mereka bersaksi tentang Kristus dan ketika Rasul Petrus berkhotbah ada 3000 orang bertobat. Orang banyak bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Para murid dapat berkata-kata dalam 14 bahasa yang berbeda-beda dan merekapun disertai dengan berbagai-bagai mujizat.  Namun ada beberapa orang dari kalangan orang Yahudi yang menyindir bahwa murid-murid sedang mabuk oleh anggur manis. Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka bahwa murid-murid tidaklah mabuk seperti yang disangkakan, melainkan itulah penggenapan firman Allah yang disampaikan oleh nabi Yoel. Nabi Yoel menuliskan dan menubuatkan bagaimana karya Roh Kudus di akhir jaman.

Rasul Petrus tidak mengutip keseluruhan apa yang disampaikan oleh Nabi Yoel, ada firman Tuhan yang disampaikan oleh Nabi Yoel bahwa pada hari pencurahan Roh Kudus maka barangsiapa berseru dalam nama Tuhan akan diselamatkan. Akan ada masa-masa tuaian besar di seluruh dunia karena di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada keselamatan, seperti yang telah difirmankan TUHAN; dan setiap orang yang dipanggil TUHAN akan termasuk orang-orang yang terlepas. (Yoel 2:32).

Pada tahun 1932 di China pernah terjadi kebangunan rohani yang disebut The Great Shantung Revival. Para jemaat di Shantung berpuasa, berdoa dan mengaku dosa di hadapan Tuhan selama bertahun-tahun menantikan revival tersebut.. Ketika revival terjadi mereka menjadi orang-orang yang radikal. Mereka memberitakan Injil di mana-mana dan dengan penuh kuasa mereka menumpangkan tangan atas orang sakit dan menjadi sembuh. Ribuan gereja dibuka. Atas tuntunan Roh Kudus mereka juga mulai memazmurkan Firman Tuhan. Setiap ayat-ayat Firman Tuhan dinyanyikan dalam bentuk pujian sehinga secara tidak langsung mereka menghafal Firman Tuhan.

Pada tahun 1937 ketika Jepang menginfasi China, semua alkitab dan buku-buku pujian dihancurkan. Para hamba-hamba Tuhan ditangkap dan dipenjarakan. Tidak ada lagi alkitab dan buku-buku pujian di rumah karena mereka terbiasa menyanyikan Firman Tuhan maka mereka senantiasa mendapatkan kekuatan dari Firman Tuhan. Mereka mulai beribadah secara sembunyi-sembunyi dan bawah tanah di rumah-rumah. Banyak hamba-hamba Tuhan yang terkenal dibangkitkan, salah satunya adalah Jon Sung. Ia membawa kegerakan Pentakosta di gereja-gereja Mandarin di Indonesia. Melalui pelayanannya ada kegerakan Roh Kudus di gereja-gereja Mandarin di Indonesia sehingga terjadi pula kegerakan Roh Kudus di Indonesia.

Ada banyak kuasa kegelalapan yang sedang diarahkan kepada kita. Musuh kita adalah pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa kegelapan dan roh-roh jahat di udara (Efesus 6:12). Mereka ada di setiap area di setiap kota., oleh sebab itu kita harus memiliki senjata rohani yang sudah Tuhan persiapkan buat kita. Salah satu senjata yang Tuhan berikan adalah kuasa Roh Kudus melalui menyembuhkan yang sakit dan kuasa untuk mengadakan mujizat di dalam nama Yesus.

Setiap kita yang sudah diurapi oleh Roh Kudus akan diberikan kuasa mujizat itu. Bahkan Tuhan Yesus berkata bahwa barang siapa percaya kepadaNya akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada yang pernah Ia kerjakan (Yohanes 14:12). Kuncinya adalah dipenuhi oleh Roh Kudus. Sebelum hari Pentakosta, Yesus sudah mempersiapkan murid-murid untuk menerima Roh Kudus. Sama seperti Bapa mengutus Dia ke dunia, demikian juga Yesus mengutus murid-murid dan kita semua ke dunia ini.

Tugas kita adalah memberitakan kabar sukacita tentang Tuhan Yesus dan ada kelepasan dari dosa di dalam Yesus. Cara kita mengabarkan Injil adalah pergi ke seluruh dunia dan memberitakannya kepada semua orang maka tanda-tanda heran dan ajaib akan menyertai kita. Banyak orang di sekitar kita yang belum mengenal Yesus. Semua orang membutuhkan Yesus. Tuhan akan membuat orang-orang yang belum percaya menjadi percaya lewat pemberitaan Firman dan lewat demonstrasi kuasa Allah serta tanda-tanda heran dan ajaib yang terjadi dengan kuasa Roh Kudus. Rasul paulus sendiri juga memberitakan Injil tidak dengan kata-kata yang indah dan hikmat manusia, tetapi ia menyampaikannya dengan keyakinan penuh akan kuasa dan kekuatan Roh Kudus (1 Korintus 2:1-5).

Pastikan diri kita dipenuhi oleh Roh Kudus maka kita akan dipenuhi dengan kuasaNya sehingga setiap pemberitaan Injil dan peperangan rohani yang kita lakukan akan disertai oleh kuasa Allah dan karunia-karuia rohani dan hidup kita berkemenangan. Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya. Amin. (RCH).