SETIA MENGIRING YESUS
Bacaan Setahun:
Mat. 3, Kel. 24, Amsal 11
“Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku, Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.” (Matius 16:24-25)
Di tengah situasi dan kondisi hidup yang penuh tantangan, kita harus setia pada komitmen dan pilihan hidup. Berupaya menerima konsekuensi akan kenyataan hidup. Hal tersebut merupakan bentuk nyata hidup orang percaya dalam mengiring Yesus sebagaimana Yesus turut serta mengundang kita untuk mengikut-Nya. Yesus sendiri juga mengalami konsekuensi hidup dan Ia tidak melarikan diri dari kenyataan hidup yang harus diterima
Karya dan sabda Yesus menghasilkan konsekuensi dan salib adalah konsekuensi yang telah Yesus jalani dalam menyelamatkan umat manusia yang berdosa dan Ia jalani dengan setia hingga wafat di kayu salib. Tuhan Yesus berpesan bahwa siapapun yang hendak mengikut Dia ada syaratnya dan syarat tersebut adalah menyangkal diri dan memikul salib. Menyangkal diri adalah tidak hidup menurut kehendak sendiri dan belajar mengenal kehendak Allah. Sedangkan memikul salib berarti bagaimana kedisiplinan orang Kristen dalam menjalani hidup yang penuh tantangan dan derita bersama Yesus. Keduanya harus dilakukan setiap hari oleh orang percaya
Hal tersebut mungkin terdengar bodoh dan sia-sia bagi dunia, tetapi bagi kita orang percaya hal tersebut sangatlah berharga dan suatu kehormatan karena secara bertahap menghantar kita serupa dengan Kristus dan melatih perjuangan rohani. Setiap daripada kita sebagai murid Kristus, harus siap sedia mengorbankan diri, mengutamakan kehendak Allah serta peduli terhadap keselamatan umat manusia dengan memberitakan kebenaran firman Tuhan. Tentu dalam menjalani hal-hal tersebut, orang percaya juga turut menerima konsekuensi dan mengalami derita sebab Yesus sudah lebih dahulu mengalami penolakan dan penderitaan sebelum kita mengalaminya.
Kita juga harus berupaya belajar dengan setia akan apa yang sedang kita jalani, baik dalam menekuni bidang pekerjaan, karya pelayanan yang dilakukan dan hal yang lainnya. Terutama juga setia dalam mengiring Yesus dalam setiap aspek kehidupan hingga pada hari akhir kelak, Kristus mendapati kita tetap setia. Kesetiaan Yesus merupakan bentuk keteladanan yang patut ditiru oleh kita dalam keseharian hidup masing-masing. Dengan belajar setia, kita memahami bahwa kesetiaan itu adalah sebuah proses dan proses harus terus berjalan hingga tiba kesudahannya. (AH)
Questions:
1. Setiakah kita mengiring Yesus?
2. Siap sediakah kita menerima konsekuensi dalam mengikut Yesus?
Values:
Marilah dengan setia kita mengiring Yesus seumur hidup sebab Dia senantiasa menyertai dalam setiap aspek kehidupan yang kita jalani.
Kingdom’s Quotes:
Dengan iman kepada-Nya, kita dimampukan untuk terus bergantung dan setia menjalani hidup dalam perlindungan Tuhan Yesus.