Firman Tuhan ini menyambung dari Firman Tuhan yang sudah disampaikan bulan lalu yaitu Nyanyian Kemenangan Daud. Saudara ingat, ada 3 jurus agar kita mengalami kemenangan yaitu Know Your God, Know Yourself dan Know Your Enemy. Firman Tuhan berkata, umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan. Karena engkau menolak Aku. Engkau menolak pengetahuan akan Aku maka aku juga akan menolak keturunanmu. Kitab Mazmur pasal 2, 3 dan 4 merupakan trilogi. Mazmur 2 menunjukkan bahwa di dunia ini hanya ada 2 kerajaan yaitu kerajaan gelap dengan Rajanya yaitu Lucifer dan kerajaan terang, Rajanya yaitu Yesus. Lucifer sangat tinggi hati sedangkan Yesus sangat rendah hati (The Humble King).
Di dalam Mazmur 3:1 Daud melarikan diri dari Absalom, putranya. Daud melarikan diri bukan karena takut tetapi Daud selalu bertanya kepada Tuhan. Ada Imam Zadok dan Tabut Perjanjian di Yerusalem. Daud mencari wajah Tuhan dan Tuhan berkata “hindari” supaya tidak ada pertumpahan darah di Yerusalem, kota damai. Yerusalem adalah the teaching of peace/ pengajaran tentang shalom. Mazmur 3:3 tertulis Tetapi Engkau, TUHAN (YHWH), adalah perisai yang melindungi aku. Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku. Tuhan adalah perisai yang melindungi umat Israel. Daud meninggalkan Yerusalem tanpa mahkota, bukan lagi sebagai raja bahkan dia menjadi seorang pelarian. Daud menyadari kemuliaannya bukan dari pangkat, bukan karena mahkota raja tetapi Daud berkata, “Engkau Tuhan kemuliaanku. Tuhan yang mengangkat kepalaku.”
Kita belajar dari Mazmur 4:1-2. Di dalam kesesakan, Daud mengambil kecapi dan bermazmur. Daud dikenal sebagai pemimpin yang memimpin dengan ketulusan hati, dengan kecakapan tangan, dengan pengetahuan dan dengan “habit/ kebiasaannya yaitu memuji Tuhan di dalam kesesakan. Perhatikan ada 4 H, yaitu Heart (hati yang tulus), Hand (kecakapan), Head (pengetahuan) dan Habit (kebiasaan). Tujuan iblis yaitu merendahkan manusia dari kemuliaan kepada kehinaan (shame), kesia-siaan (vanity), dan kepalsuan (falsehood). Ketiga hal ini sama dengan berhala. Daud tahu, Engkaulah (Allah), kemuliaanku. Orang Israel kalau mau berperang, mereka berseru, “Am Israel Chai” artinya umat Israel hidup. Bagaimana kita menghadapi iblis? Belajar dari The Greater David, Jesus Christ. Belajar dari Yesus Kristus, The Greatest.
Qara/Outcry
Know your God. Dia adalah Allah yang menjawab doa. Mazmur 4:1 Daud mengambil kecapi lalu dia berseru (qara/outcry) kepada Tuhan dan Tuhan menjawab doanya. Dalam Ibrani 5:6-10 Yesus mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan. Dalam keadaan sebagai manusia, Yesus tidak mengandalkan kekuatan-Nya dengan kuasa keillahian-Nya tetapi Dia bergantung kepada kuasa Bapa-Nya. Kita juga hendaknya bergantung kepada kuasa Yesus. Berserulah kepada Tuhan dalam kesesakan!
Rahab/Enlarging
Engkau memberikan Kelegaan. Kelegaan ini artinya melebar (rahab/ enlarging). Di dalam kesesakan, kita di”stretch” (direnggangkan) sehingga mengalami pelebaran/peningkatan. Dia adalah Allah yang memperbesar kaliber. Jika ingin memperbesar kaliber, perbesar pemberian. Ketika kita mengalami proses, orang merendahkan kita, seperti yang dialami oleh Daud, orang berkata tidak ada lagi pertolongan bagi dia dari Allah (Mazmur 3:1-2) tetapi Daud berkata, Engkau memberikan kelegaan kepadaku.
Revayah/Wealthy Place
Mazmur 66:10-12 Kesesakan yang kita alami adalah ujian. Kita mengalami disucikan, dimurnikan, dan diuji. Kata “bebas” dalam Mazmur. 66:12, dalam terjemahan bahasa Inggris ditulis “rich fulfillment” inilah arti kata “revayah.” Terjemahan lain berkata “wealthy place” Tetapi sebelumnya kita akan mengalami diuji, dimurnikan, dimasukkan dalam jaring, diberi beban, diinjak-injak kepalanya, barulah setelah itu Tuhan mengeluarkan kita. Know Yourself. Mazmur 4:3 Ketahuilah bahwa Tuhan telah memilih bagi-Nya seorang yang dikasihi-Nya. Tuhan mendengarkan, apabila aku berseru kepada-Nya. Ketika Daud direndahkan, dikatakan tidak ada lagi pertolongan baginya, Daud berkata, Engkau adalah perisai yang melindungi aku. Tuhan adalah kemuliaanku. Daud mengenali dirinya. Arti nama David artinya yang dikasihi. Kita adalah anak, yang dikasihi Tuhan. Kita berharga sudah ditebus dengan darah Yesus. Katakan, “I am the beloved of God.” Dalam Mazmur 4:4, biarlah kamu marah tetapi jangan berbuat dosa. Berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam. Kita tetap bisa tidur di tengah masalah. Tetap tenang di tengah badai. Melalui ujian, Tuhan menyediakan revayah (wealthy place).
Rabab/Increased
Know your enemy, kenali musuhmu. Musuhmu bukan manusia. Musuhmu yang sebenarnya adalah kuasa kegelapan. Kita bergumul bukan dengan darah dan daging. Tetapi dengan pemerintah-pemerintah, penguasa-penguasa roh-roh jahat di udara. Dalam Mazmur 4:6-8, Tuhan memberikan kita kasih (love), sukacita (joy) dan damai/ aman (peace). Daud berkata lebih dari kelimpahan anggur dan anggur sebagai lambang kemakmuran. Itulah rabab (increased). Kita akan mengalami pelipatgandaan di tahun 2025.
Iblis mencoba menghancurkan kita, hai orang-orang berapa lama lagi engkau membiarkan kemuliaan-Ku dinodai, engkau mencintai kesia-siaan, kebohongan dan kepalsuan. Tetapi kita umat Tuhan, we will trust in the Lord, Our God. Kita akan menghadapi banyak tantangan di depan, persembahkanlah tubuh kita sebagai korban (a sacrifice of praise, a sacrifice of thanksgiving). Hiduplah berkenan di hadapan Tuhan. Tuhan akan memberikan rahab/enlarging, revayah/wealthy place, dan rabab/increased. Tuhan memberkati. (RJ).