APA YANG ANDA TAKUTKAN
Bacaan Setahun:
1 Kor. 14:26-40
2 Raj. 9
Yunus 4
“…. berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu” (Yohanes 20:19)
Mungkin sebagian dari Anda menyukai film-film horor. Selama satu hingga dua jam, Anda dibuat tegang dan tercekam—yang bagi sebagian orang justru dianggap menyenangkan. Namun, ketegangan itu berakhir ketika film selesai. Tidak demikian halnya jika ketakutan itu terjadi dalam kehidupan nyata.
John Madden, seorang atlet ternama, memiliki fobia terhadap ketinggian—termasuk ketakutan untuk naik pesawat terbang. Dalam setiap pertandingan yang diikutinya, ia selalu memilih menggunakan transportasi darat, meskipun rekan-rekannya menggunakan pesawat. Sayangnya, timnya tidak mampu lagi menoleransi keterbatasan ini, sehingga kariernya pun harus berakhir lebih awal.
Beberapa tahun lalu, sebuah acara sirkus disiarkan langsung di televisi. Salah satu atraksinya adalah seorang pawang harimau yang memeragakan keahliannya mengatur beberapa ekor harimau untuk melakukan gerakan-gerakan mencengangkan. Kandang ditutup rapat, dan lampu sorot menerangi area pertunjukan. Tiba-tiba lampu padam selama sekitar 30 detik, dan sang pawang terperangkap dalam kegelapan bersama binatang-binatang buas itu. Harimau-harimau tersebut masih dapat melihat, tetapi pawang tidak bisa melihat mereka. Namun, ia terus memainkan cambuknya dan berseru-seru seolah semuanya masih terkendali. Setelah lampu kembali menyala, keadaan ternyata aman. Dalam wawancara setelah pertunjukan, ia mengakui bahwa dirinya sangat takut. Namun ia sadar: harimau-harimau itu tidak tahu bahwa ia sebenarnya tidak bisa melihat mereka. Maka ia pun tetap bersikap tenang dan percaya diri.
Ketakutan bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan harus dihadapi! Muridmurid Yesus pun pernah merasa takut—mereka bersembunyi dan mengunci pintu rapat-rapat setelah penyaliban Yesus. Tetapi ketakutan mereka tidak hilang, sampai Yesus hadir di tengahtengah mereka dan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu.”
Alkitab memberikan solusi bagi setiap ketakutan kita. Apa pun yang Anda khawatirkan—termasuk ketakutan akan masa depan—jawabannya ada dalam firman Tuhan. Dalam Alkitab terdapat sekitar 365 janji Allah yang berkata: “Jangan takut!”—satu untuk setiap hari sepanjang tahun! Sebenarnya, tidak ada alasan bagi kita untuk hidup dalam ketakutan jika kita sungguh-sungguh percaya kepada janji-janji Allah. Temukan jawaban atas setiap ketakutan Anda di dalam firman-Nya. Percayalah pada Allah yang setia, sebab damai sejati hanya datang dari Dia. (DH)
Questions:
1. Apa ketakutan terbesar yang Anda hadapi saat ini?
2.Bagaimana Anda bisa menemukan damai sejahtera di tengah ketakutan Anda?
Values:
Kekuatan sejati bukanlah tidak merasa takut, tetapi tetap maju meskipun ada rasa takut.
Kingdom Quotes:
Ketakutan adalah tindakan pengecut dari seorang yang mengaku percaya kepada Allah.