GROWING in GODLINESS
Bacaan Setahun:
2 Kor. 5:11-6:13
2 Raj. 18
Mikha 7
“Jauhilah cerita-cerita takhayul yang tidak berguna. Hendaklah kaulatih dirimu untuk kehidupan yang beribadat. Latihan jasmani sedikit saja gunanya, tetapi latihan rohani berguna dalam segala hal, sebab mengandung janji untuk hidup pada masa kini dan masa yang akan datang.” (1 Timotius 4:7–8 – BIMK)
Tema renungan Minggu pertama bulan Agustus 2025 adalah Growing in Godliness yang memiliki arti Bertumbuh dalam Kesalehan. Bertumbuh dalam kesalehan berarti hidup yang terus mengalami perubahan menuju keserupaan dengan Kristus. Ini bukan pertumbuhan otomatis, tetapi membutuhkan disiplin rohani dan kemauan untuk meninggalkan hal-hal yang tidak membangun iman. Mari kita belajar tiga hal tentang Growing in Godliness.
Yang pertama, Jauhi Cerita-cerita Takhayul yang Tidak Berguna. Pertumbuhan rohani dimulai dari hati yang murni dan melekat erat dengan Allah. Pertumbuhan rohani membutuhkan pikiran yang bersih dari pengaruh kosong yang tidak sesuai kebenaran. Cerita takhayul, gosip rohani, atau doktrin palsu hanya akan mengalihkan fokus dari Kristus. Kolose 2:8 mengingatkan “Waspadalah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafat yang kosong dan palsu…” Kita harus berhati-hati dengan bahaya penyesatan pengajaran palsu dan filsafat yang kosong serta takhayul yang beredar di tengah masyarakat.
Yang kedua, Latih Diri untuk Kehidupan yang Beribadat. Kesalehan adalah hasil dari latihan rohani: doa, pembacaan firman, puasa, dan ketaatan. Seperti otot tubuh yang perlu dilatih, demikian pula roh kita harus terus dilatih agar kuat dalam iman. Roh kita adalah otot rohani yang harus dilatih dengan disiplin. Ibrani 5:14 menegaskan bahwa “…orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindra yang terlatih, dapat membedakan yang baik dari yang jahat.” Kita harus berkomitmen dan mendisiplinkan diri untuk menjalani kehidupan sehari-hari yang berkenan kepada Allah. Kita harus memilih apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang masuk ke mulut kita, apa yang masuk ke pikiran kita dan apa yang masuk ke dalam hati kita.
Yang ketiga, Latihan Rohani Berguna dalam Segala Hal. Latihan jasmani berguna, tetapi manfaatnya terbatas pada tubuh fana. Latihan rohani menghasilkan buah kekal yang bermanfaat untuk hidup sekarang dan kehidupan yang akan datang. 2 Korintus 4:16 menyatakan bahwa “…manusia batiniah kita dibaharui dari sehari ke sehari.” Kita harus melatih roh kita agar semakin peka dengan panggilan dan suara Allah sehingga hidup kita dapat dipimpin Roh Kudus setiap hari.
Kesalehan bukan datang dari umur atau posisi, tapi dari latihan yang tekun dan fokus kepada Allah. Pertumbuhan rohani harus kita upayakan dengan penuh komitmen dan kedisiplinan setiap hari. Sudahkah kita memilih untuk bertumbuh hari ini? Stay Blessed. (DW)
Questions:
1. Apakah yang mendorong Anda untuk bertumbuh dalam kesalehan?
2. Bagaimana cara Anda bertumbuh dalam kesalehan?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau berkomitmen dan mendisiplinkan diri untuk bertumbuh dalam kesalehan.
Kingdom Quotes:
Pertumbuhan rohani bermula dari hati yang murni dan erat melekat kepada Allah, serta menuntut kita untuk melatih roh agar peka terhadap panggilan dan suara-Nya sehingga setiap hari hidup kita dipimpin oleh Roh Kudus.