MENGENAL DAN DIKENAL OLEH ALLAH
Bacaan Setahun:
Yoh. 10:22-42, 2 Taw. 9, Mzm. 74
“Dapatkah engkau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan Yang Mahakuasa?” (Ayub 11:7)
Allah yang Mahabesar yang tidak mungkin bisa dimengerti keberadaan-Nya oleh akal pikiran kita yang sangat terbatas ini. Namun kehadiran-Nya dan karya-Nya dapat kita rasakan dan kita lihat. Manusia memiliki kemampuan secara naluriah untuk dapat mengenal/mengerti tentang Allah karena diciptakan menurut gambar Allah. Kejatuhan manusia dalam dosa membuat manusia tidak lagi dapat mengenal Allah dengan benar. Kemampuan naluriah inilah yang pada akhirnya membawa manusia berusaha mencari Allah melalui agama dan keyakinan yang dianutnya, tetapi sebesar apapun usaha manusia untuk mengenal/mengerti tentang Allah tidak akan pernah membawa manusia kepada pengenalan yang sejati, sebab berbicara mengenai pengenalan ada dua sisi yaitu kita mengenal Allah dan kita dikenal oleh Allah.
Kita hanya dapat mengenal Allah ketika Allah menyatakan diri-Nya kepada kita, inilah yang disebut dengan mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Hanya dengan pewahyuan Roh Kudus, manusia dapat mengenal Allah dengan benar. Salah satu tokoh alkitab yang benar-benar mengenal Allah dan dikenal oleh Allah adalah Raja Daud. Kehidupan Raja Daud memang tidaklah sempurna, tetapi ia adalah pribadi yang dikenal dan berkenan di hati Tuhan (Kisah Para Rasul 13: 22).
Bagaimana Daud mengenal Allah? Dari sekian banyak mazmur yang ditulisnya, semuanya adalah pengalaman pengenalannya kepada Allah. Ketika ia dikejar-kejar oleh musuh, Daud mengenal Allah sebagai perisai dan tempat perlindungan sehingga ia tidak takut (Mazmur 3). Ketika ia ada di padang gurun, hanya Allah satu-satunya Pribadi yang dia rindukan (Mazmur 63). Dan masih banyak lagi mazmur lain yang ia tulis yang menunjukkan pengenalan Daud kepada Allah. Bahkan ketika ia berbuat dosa kepada Allah dan Allah memberikan tiga pilihan hukuman kepadanya, Daud tidak memilih langsung salah satu dari ketiganya, tetapi dia menyerahkan dirinya ke tangan Tuhan karena ia tahu bahwa belas kasihan Tuhan sangat besar (1 Tawarikh 12:13). Kepercayaan iman Daud juga sangat jelas terlihat waktu dia berhadapan dengan Goliat. Daud benar-benar menyandarkan imannya hanya kepada Allah sebab dia percaya bahwa kuasa Allah akan memberikan kemenangan.
Kitapun dapat mengenal Allah melalui kehadiran dan karya-Nya yang dapat kita rasakan dan lihat dalam hidup kita. Jika kita pernah disembuhkan dari penyakit kritis, kita bisa mengenal-Nya sebagai dokter di atas segala dokter. Atau ketika kita diluputkan dari maut kita bisa mengenal-Nya sebagai perisai pelindung kita. Dan masih banyak hal-hal lain yang bisa kita saksikan bagaimana kehadiran dan karya Allah. Hanya melalui proses hidup dan pimpinan Roh Kuduslah kita dapat mengenal Allah. Pengenalan akan Allah akan membuat iman kita semakin bertumbuh, sehingga sebesar apapun tantangan dan persoalan yang kita hadapi, kita tetap percaya bahwa Allah ada dan karena kasih-Nya, Allah pasti akan menolong kita. (RSN)
Questions:
1. Teladan apa dari kehidupan Daud yang dapat kita petik dalam pengenalan akan Allah?
2. Sebutkan pengalaman yang Anda alami bersama Allah!
Values:
Pengenalan akan Allah yang sejati memiliki dua sisi yaitu kita mengenal Allah dan kita dikenal oleh Allah.
Kingdom Quotes:
Hanya karena kasih karunia dan anugerah-Nya kita dapat mengenal dan dikenal oleh Allah.