THE KING IS COMING

THE KING IS COMING 

Bacaan Setahun:

Wahyu 8, Neh. 11, Mzm. 103

“maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” (Yesaya 40:5 – TB2)

Tema utama renungan bulan Oktober-Desember 2025 adalah The King is Coming yang memiliki arti Raja akan Datang. Yesaya 40:5 menegaskan, “maka kemuliaan TUHAN akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama; sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” Kata “kemuliaan” dalam bahasa Ibrani דוֹבכָּ (kavod) berarti berat, berharga, penuh kehadiran Allah. Pesan ini bukan sekadar janji manusia, melainkan sabda Allah yang pasti digenapi. Mari kita belajar tiga hal tentang The King is Coming.

Yang pertama, Kemuliaan TUHAN Pasti Akan Dinyatakan. Yesaya menyampaikan penghiburan kepada bangsa Yehuda yang hidup dalam pembuangan. Mereka hancur secara politik dan rohani, namun Allah berjanji akan menyatakan kemuliaan-Nya. Paulus menguatkan janji ini dalam Roma 8:18, “penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan.” Dalam masa penderitaan seperti pembuangan ke Babel, Yesaya 40:5 mengajak Israel menantikan kelepasan ilahi. Hari ini, meski hidup penuh tekanan, janji bahwa kemuliaan Tuhan akan nyata dalam hidup orang percaya tetap pasti, karena Tuhan sedang meratakan segala rintangan untuk memperlihatkan kehadiran-Nya yang penuh damai dan kuasa.

Yang kedua, Seluruh Umat Manusia Akan Melihat Kemuliaan TUHAN. Yesaya memakai kata האָ רָ (ra’ah, melihat dengan nyata). Tidak hanya Israel, melainkan seluruh bangsa akan menyaksikan karya Allah. Yohanes 1:14 menegaskan, “Firman itu telah menjadi manusia … kita telah melihat kemuliaan-Nya.” Yesaya 40:5 menyatakan janji Mesias yang melampaui batas etnis Israel, bagi seluruh umat manusia. Hari ini, di dunia yang terbelah oleh perpecahan, Yesus Kristus tetap satu-satunya yang membawa kemuliaan Allah yang menyatukan semua bangsa dalam damai dan kebenaran.

Yang ketiga, TUHAN Pasti Akan Menggenapi Sabda-Nya. Yesaya menutup dengan frasa, “sungguh, TUHAN sendiri telah mengatakannya.” Kata Ibrani רבָ דָּ (dabar) berarti firman yang hidup, berotoritas, dan efektif. Bilangan 23:19 menegaskan bahwa Allah bukan manusia sehingga Ia berdusta. Dalam masa keraguan, Yesaya 40:5 meneguhkan iman Israel dengan janji yang pasti. Hari ini, di tengah gelombang informasi palsu, firman Allah tetap kekal dan akan digenapi dengan jelas: kemuliaan Tuhan akan nyata bagi semua yang percaya.

The King is Coming! Janji Tuhan bukan ilusi, melainkan realitas yang akan terwujud. Kemuliaan-Nya akan dinyatakan, semua orang akan melihatnya, dan sabda-Nya tidak pernah gagal. Mari kita hidup dengan iman yang teguh, harapan yang kokoh, dan hati yang siap menyambut Raja yang segera datang. Stay blessed. (DW)

Questions:

1. Mengapa kita sering terjebak pada penderitaan, padahal TUHAN telah berjanji akan menampakkan kemuliaan-Nya bagi kita?
2. Bagaimana kita bisa yakin bahwa TUHAN benarbenar akan menggenapi janji-Nya?

Values:

Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang percaya bahwa Sang Raja akan menggenapi janji-Nya.

Kingdom Quotes:

The King is Coming! Janji Tuhan bukan ilusi, melainkan realitas yang akan terwujud.