LIVING WISELY and ALERTLY
Bacaan Setahun:
1 Tes. 5, Yes. 23-24, Mzm. 116
“Jadi, berhati-hatilah dengan cara hidupmu. Hiduplah dengan bijaksana, bukan seperti orang bodoh.” (Efesus 5:15 – AMD)
Tema renungan Minggu keempat bulan Oktober 2025 adalah Living Wisely and Alertly yang memiliki arti Hidup Bijaksana dan Waspada. Kata Yunani untuk “berhati-hatilah” adalah βλέπω (blepō) yang berarti melihat dengan penuh perhatian. Sedangkan kata “bijaksana” adalah σοφός (sophos), yang menunjuk kepada hikmat praktis dalam mengambil keputusan sehari-hari. Rasul Paulus menekankan bahwa hidup orang percaya harus berbeda dari dunia yaitu penuh hikmat dan kewaspadaan. Mari kita belajar tiga hal tentang Living Wisely and Alertly.
Yang pertama, Gaya Hidup Berhikmat. Amsal 9:10 berkata, “Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN.” Kata Ibrani המָ כְ חָ (ḥokmāh) berarti keterampilan hidup yang berasal dari relasi dengan Allah. Konteks pengajaran Israel menekankan bahwa hikmat sejati bukan sekadar pengetahuan, melainkan ketaatan kepada Allah; penerapan masa kini menuntut gaya hidup berhikmat yang menjadikan firman Tuhan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan, melampaui dominasi logika manusia semata.
Yang kedua, Hidup dengan Bijaksana. Kolose 4:5 menegaskan, “Hiduplah dengan bijaksana terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada.” Kata σοφία (sophia) menekankan kebijaksanaan dalam relasi dan kesaksian. Konteks kehidupan jemaat Kolose di tengah budaya asing yang sarat ajaran palsu menuntut kesaksian yang bijaksana; penerapan masa kini menyerukan orang percaya untuk hidup bijaksana dalam perkataan, media sosial, dan tindakan, sehingga dunia dapat melihat Kristus melalui kehadiran dan konsistensi mereka.
Yang ketiga, Jangan Ceroboh, Bodoh, dan Arogan. Mazmur 14:1 berkata, “Orang bebal berkata dalam hatinya: Tidak ada Allah.” Kata Ibrani לבָ נָ (nābāl) berarti bodoh secara moral, menolak Allah. Konteks gambaran Daud tentang orang fasik yang hidup tanpa rasa takut akan Tuhan menegaskan bahwa kecerobohan rohani, kesombongan, dan pengabaian terhadap Allah berujung pada kehancuran; penerapan masa kini menyerukan kehidupan yang rendah hati dan peka terhadap kehendak Allah sebagai respons iman yang berakar dalam ketaatan.
Living Wisely and Alertly berarti menata hidup dengan hikmat dari Tuhan, menjaga relasi dengan sesama dengan bijaksana, dan menjauhi kecerobohan rohani. Hidup bijaksana dan waspada bukan sekadar strategi manusia, melainkan sikap hati yang tunduk kepada Tuhan. Mari kita memilih jalan hikmat, menjaga diri dari kesombongan, dan tetap waspada, sebab Raja segera datang dan kita harus ditemukan hidup berkenan di hadapan-Nya. Stay blessed. (DW)
Questions:
1. Mengapa kita harus hidup bijaksana dan waspada dalam segala keadaan?
2. Bagaimana cara kita memraktikkan kehidupan yang bijaksana dan waspada setiap hari?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang hidup bijaksana dan waspada dalam segala keadaan.
Kingdom Quotes:
Living Wisely and Alertly berarti menata hidup dengan hikmat dari Tuhan, menjaga relasi dengan sesama dengan bijaksana, dan menjauhi kecerobohan rohani.