BESOK ADALAH MISTERI
Bacaan Setahun:
Ayub 35:1 – 37:24
Matius 24:1–31
Amsal 4:1–9
“sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.“ (Yakobus 4:14)
Kolonel Sanders, pendiri jaringan restoran cepat saji KFC yang mendunia, merupakan contoh seseorang yang tidak terikat pada masa lalu. Jika kita melihat gambar pria tua berjanggut yang terpampang di gerai KFC, itulah sosok Kolonel Sanders seseorang yang berhasil memulai usaha baru pada usia senja. Lalu, bagaimana dengan kita?
Ketika kita menyusun rencana dan menetapkan tujuan untuk masa depan, jangan lupa untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap perencanaan dan aktivitas hidup kita. Tanpa melibatkan Tuhan, ketika kita berhasil mencapai tujuan hidup, kita cenderung memegahkan diri dan melupakan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak dan penyertaan Tuhan.
Firman Tuhan mengingatkan bahwa kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi pada hari esok. Apakah arti hidup kita? Hidup ini sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan, lalu lenyap. Kita tidak berkuasa penuh atas hidup kita, baik atau buruknya perjalanan hidup sangat bergantung pada bagaimana kita menjalaninya. Oleh karena itu, janganlah kita terbelenggu oleh masa lalu. Mengapa demikian? Karena masa lalu-baik ataupun buruk-telah berlalu dan tidak mungkin terulang kembali. Jika masa lalu kita buruk, penyesalan yang berlarut-larut dapat menghambat langkah kita untuk menjalani kehidupan yang lebih baik pada masa kini dan masa depan. Sebaliknya, jika masa lalu kita baik, kita berisiko menjadi terlena dan sombong apabila terus-menerus memandang keberhasilan yang telah lewat.
Firman Tuhan dalam Yesaya 43:18-19 menyatakan: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala! Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.”
Mungkin banyak peristiwa pada tahun-tahun yang lalu membawa kesengsaraan, pencobaan, dan kemalangan. Namun, sebagai orang-orang yang telah dibenarkan oleh Allah, kita tidak akan dibiarkan terpuruk, sebab kasih karunia-Nya senantiasa menyertai dan memampukan kita untuk bangkit kembali. Kita tidak mungkin terus-menerus merenungi kehidupan yang telah berlalu. Namun, kita dapat berusaha sebaik mungkin untuk mengarahkan hidup kepada akhir yang kita harapkan sesuai kehendak Tuhan. Keputusan hari ini memang tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi dapat membentuk masa depan, selama kita tidak takut, tidak bimbang, dan hanya bersandar kepada Tuhan. Biarlah mata kita senantiasa tertuju kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Pengendali hidup kita. Amin. (AU)
Questions:
1. Apakah anda masih terikat pada masa lalu sehingga menghambat langkah iman anda hari ini?
2. Apakah setiap rencana hidup anda sungguh-sungguh sudah melibatkan Tuhan?
Values:
Sebagai warga Kerajaan, kita harus berani meninggalkan masa lalu dan melangkah maju dengan penuh kepercayaan kepada penyertaan Tuhan.
Kingdom Quotes:
Keputusan hari ini memang tidak dapat mengubah masa lalu, tetapi bersama Tuhan, keputusan hari ini dapat membentuk masa depan yang baru.