GEMBALA VS KOBOI
Bacaan Setahun:
Yosua 21:20 – 22:34
Yohanes 3:1–21
Mazmur 55:1–11
“Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-dombaKu mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.” (Yohanes 10:14-15)
Ada dua model memimpin kawanan yang sangat kontras perbedaannya yaitu gembala dan koboi (Cowboy). Seorang gembala akan fokus merawat, menjaga, dan memelihara domba – dombanya serta mengenali setiap dombanya. Sedangkan koboi fokusnya untuk menggiring ternak untuk tujuan ekonomi (jual, distribusi, dan sebagainya) sehingga tidak selalu ada ikatan dengan ternak yang dipeliharanya. Jika dilihat dari cara memimpin, seorang gembala memimpin dari depan dengan pendekatan kasih dan domba-domba mengikuti karena mengenal suaranya, sedangkan koboi menggiring ternak dari belakang dengan pendekatan kontrol dan dorongan serta menggunakan tekanan, suara keras, bahkan alat bantu. Secara relasi dengan kawanan, seorang gembala mengenal satu per satu domba-dombanya, peduli pada yang lemah dan hilang serta siap untuk berkorban, sedangkan koboi melihat ternak yang dijaganya sebagai kelompok/komoditas sehingga fokusnya pada hasil, bukan individu dan tidak ada pengorbanan pribadi.
Dalam perspektif Kerajaan Allah gembala dan koboi adalah gambaran dua model kepemimpinan, gembala adalah model kepemimpinan Kerajaan Allah yang melayani, mengasihi dan berkorban, sedangkan koboi adalah gambaran kepemimpinan dunia yang mengontrol, mengejar hasil dan minim relasi. Yesus Kristus menggambarkan diri-Nya sebagai Gembala yang baik, la memimpin dari depan, bukan menggiring dari belakang. la tidak memaksa, tetapi mengundang la tidak menekan, tetapi menuntun. Berbeda dengan cara dunia yang sering “menggiring” dengan tekanan, ambisi, dan ketakutan-Yesus memimpin dengan kasih dan kebenaran. la rindu kita mengikuti-Nya bukan karena terpaksa, tetapi karena mengenal suara-Nya. la tidak membuat domba tercerai-berai, tetapi memulihkan dan menuntun mereka ke tempat yang aman.
Jika saat ini kita merasa kecewa dengan pemimpin dan mulai meninggalkan kawanan ingatlah pengorbanan Sang Gembala Agung kita di kayu salib, la telah memberikan nyawa-Nya bagi kita. la mengenal setiap pribadi kita dan tidak pernah meninggalkan kita di tengah situasi sulit sekalipun. Maukah kita belajar untuk selalu mendengar suara-Nya sebab hari ini adalah undangan sekaligus panggilan bagi kita untuk kembali dan tinggal dekat dengan-Nya, panggilan untuk mendengar suara-Nya dan berjalan mengikuti tuntunan-Nya. Sebab dengan dekat Sang Gembala Agung kita menemukan damai, perlindungan, dan kecukupan sejati dalam Kerajaan Allah.
Perbedaan gembala vs koboi juga menjadi pengingat bagi kita sebagai gereja dan pemimpin, kita dipanggil menjadi gembala yang mencerminkan hati Kristus yang yang fokus pada jiwa-jiwa yang terhilang, bukan _”penggiring massa”_ yang fokus pada jumlah. Kita harus mengedepankan relasi, bukan sekadar program serta memimpin dengan penuh dedikasi dan pengorbanan, bukan untuk mencari keuntungan dan memenuhi ambisi pribadi. (RSN)
Questions:
1. Apakah perbedaan gaya kepemimpinan Gembala dan Koboi?
2. Bagaimana Yesus memperkenalkan diri-Nya sebagai Gembala yang baik?
Values:
Yesus Sang Gembala Agung, Ia memimpin dari depan, bukan menggiring dari belakang, Ia tidak menekan, tetapi menuntun dan Ia mengenal setiap pribadi kita.
Kingdom Quotes:
Hanya tinggal dekat Sang Gembala Agung kita menemukan damai, perlindungan, dan kecukupan sejati dalam Kerajaan Allah.