GAYA HIDUP SURGAWI DI RUANG PUBLIK

GAYA HIDUP SURGAWI DI RUANG PUBLIK

Bacaan Setahun:
Hakim Hakim 20:1 – 21:25
Yohanes 8:31–59
Mazmur 61:1–8

“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. (Kolose 3:1-2)

Mercusuar berdiri di atas batu karang yang dihantam ombak besar di ruang publik yakni kawasan lautan. la tidak mencoba melawan ombak dengan kekuatan fisiknya, tetapi ia tetap berdiri tegak karena fondasinya tertanam jauh di dalam batu karang. Tugasnya sederhana: tetap bercahaya ke arah laut. Kita dipanggil untuk menjadi mercusuar yang fondasi pikirannya tertanam pada Kristus (Batu Karang). Cahaya ‘gaya hidup surgawi’ kita akan menolong orang lain yang sedang terombang-ambing di lautan dunia untuk menemukan arah pulang.

Kemarin, Gereja merayakan Hari Kenaikan Tuhan Yesus ke Surga dan bacaan renungan ini hendak mengajak kita bagaimana orang Kristen berkarya di ruang publik melalui gaya hidup surgawi. Ruang publik berbicara tentang ranah masyarakat yang majemuk sedangkan gaya hidup surgawi adalah mengenai praktik nilai-nilai Kerajaan Allah dalam hidup orang Kristen. Kenaikan Kristus merupakan momentum bagi kita untuk menyatakan karya-Nya di ruang publik melalui pola kehidupan kita yang sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah.

Rasul Paulus dalam suratnya kepada Gereja di Kolose hendak menegaskan bahwa orang yang telah dibangkitkan bersama dengan Kristus adalah orang yang sudah meninggalkan kehidupan yang lama menuju kepada kehidupan yang baru sehingga menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. Tanda seseorang yang telah dibangkitkan bersama dengan Kristus atau menjadi ciptaan baru adalah mencari perkara di atas, yakni pribadi Kristus itu sendiri sebagaimana ditegaskan pada ayat 1. Paulus menegaskan dua perintah bagi mereka yang telah menjadi ciptaan baru, yaitu mencari perkara yang di atas dan pikirkanlah perkara yang di atas.

Perkara-perkara yang patut dipikirkan bagi orang percaya adalah seperti yang tercantum pada Filipi 4:8 “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” Maka dapat diketahui bahwa orang yang sudah menjadi ciptaan baru selalu memikirkan hal-hal yang baik dan memuliakan nama Tuhan melalui kehidupan yang berpaut pada nilai-nilai Kerajaan Allah.

Dengan mernikirkan perkara yang di atas, orang Kristen sedang membangun relasi yang intim dengan Sang Sumber Terang, yakni Yesus Kristus. Hidupkan terang itu setiap hari, agar dunia melihat Kristus melalui kita dan menemukan jalan menuju keselamatan yang sejati. (AH)

Questions:
1. Apakah hidup kita sudah menjadi terang yang menunjukkan Kristus di tengah dunia?
2. Hal apa yang perlu Anda ubah agar semakin hidup dalam nilai-nilai Kerajaan Allah?

Values:
Bangun kehidupan yang berakar pada Kristus dan nyatakan terangNya melalui sikap, perkataan, dan tindakan setiap hari.

Kingdom Quotes:
Kenaikan Kristus ke sorga mendorong orang Kristen berkarya di ruang publik melalui gaya hidup surgawi yang dikerjakan oleh kuasa Roh Kudus.