SEASON of AUTUMN: The DECISION
Bacaan Setahun:
2Raja-raja 3:1 – 4:37
Kisah Para Rasul 21:1–26
Mazmur 78:56–72
“Aku telah memilih jalan kebenaran, hukum-hukum-Mu telah kutempatkan di hadapanku.” (Mazmur 119:130 – TB2)
Tema utama renungan bulan Juli-September 2026 adalah Season of Autumn: The Decision yang memiliki arti Musim Gugur: Keputusan. Musim gugur adalah musim ketika pohon melepaskan daun yang sudah tidak diperlukan agar siap memasuki musim berikutnya. Secara rohani, Autumn menggambarkan momen ketika kita berhenti mempertahankan hal yang tidak lagi berasal dari Tuhan, lalu mengambil keputusan yang benar untuk pertumbuhan yang baru. Tidak semua yang kita sukai harus dipertahankan; kadang pertumbuhan dimulai dari keberanian melepaskan. Pemazmur berkata, “Aku telah memilih…” Kata Ibrani bachar berarti memilih dengan sengaja, menentukan dengan sadar. Hidup rohani yang bertumbuh bukan dibentuk oleh perasaan sesaat, tetapi oleh keputusan yang terus diperbarui. Mari kita belajar tiga hal tentang Season of Autumn: The Decision.
Yang pertama, Tetapkan Hati – Mazmur 57:8 (TB2) — “Hatiku siap, ya Allah…” Kata Ibrani nakhon = teguh, mantap, tidak mudah bergeser. Daud menulis saat berada dalam tekanan dan pelarian, tetapi hatinya tetap tertuju kepada Tuhan. Hati yang ditetapkan kepada Tuhan tidak menunggu keadaan membaik untuk taat. Di zaman yang penuh distraksi, jangan biarkan emosi menentukan arah hidup. Tetapkan hati sebelum menentukan langkah. Apakah kita memiliki hati yang siap mengambil pilihan dan keputusan yang benar?
Yang kedua, Tetapkan Pilihan – Yosua 24:15 (TB2) — “Pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah…” Kata Ibrani bachar = memilih dengan komitmen. Yosua berbicara kepada bangsa yang berdiri di persimpangan: mengikuti Tuhan atau kembali pada pola lama. Pilihan rohani tidak pernah netral. Setiap pilihan kecil hari ini sedang membangun masa depan rohani kita. Sudahkah kita memilih dengan pertimbangan dan hikmat Tuhan?
Yang ketiga, Tetapkan Keputusan – Daniel 1:8 (TB2) — “Daniel berketetapan…” Kata Ibrani sim = menaruh, menetapkan dengan sengaja. Daniel hidup di lingkungan yang menekan identitas iman, tetapi ia menetapkan keputusan sebelum pencobaan datang. Keputusan yang kuat dibangun sebelum ujian datang, bukan saat tekanan sudah memuncak. Apakah setiap keputusan kita lahir dari pertimbangan dan hikmat Tuhan?
Musim gugur bukan tentang kehilangan, tetapi tentang keberanian melepaskan agar tetap bertumbuh. Hati yang ditetapkan melahirkan pilihan yang benar, dan pilihan yang benar menghasilkan keputusan yang mengubah masa depan. Stay blessed. (DW)
Questions:
1. Apakah kita sudah menetapkan hati, memilih dan memutuskan dengan pertimbangan dan hikmat Tuhan?
2. Apa yang mendasari setiap pilihan dan keputusan kita?
Values:
Seorang Warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang memilih dan memutuskan dengan pertimbangan dan hikmat Allah.
Kingdom Quotes:
Tuhan sering membuka musim baru bukan dengan menambahkan sesuatu, tetapi dengan meminta kita memutuskan apa yang harus dilepaskan.