MENGENAKAN KRISTUS SETIAP HARI
Sabtu 12 September 2026
Bacaan Setahun: Yes. 29:1–30:18 2Kor. 12:11–21 Mzm. 107:1–9
“Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.” (Roma 13:14 – TB)
Paulus menutup nasihatnya kepada jemaat di Roma dengan sebuah panggilan yang tegas: “Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus.” Ungkapan ini bukan sekadar ajakan untuk menjadi lebih religius, melainkan sebuah undangan untuk hidup di bawah otoritas Kristus setiap hari. Mengenakan Kristus berarti menjadikan Dia identitas, karakter, dan cara hidup kita. Kehadiran-Nya tidak hanya tampak dalam ibadah, tetapi juga dalam setiap keputusan, perkataan, dan tindakan.
Nasihat ini selaras dengan Galatia 3:27 yang menyatakan bahwa setiap orang yang dibaptis dalam Kristus telah mengenakan Kristus. Demikian juga Efesus 4:24 memerintahkan orang percaya untuk mengenakan manusia baru yang diciptakan menurut kehendak Allah. Ketiga ayat ini saling melengkapi dengan menegaskan bahwa kehidupan baru di dalam Kristus bukan hanya status rohani, tetapi juga tanggung jawab untuk hidup sesuai dengan pemerintahan-Nya.
Perjalanan iman tidak pernah bebas dari peperangan. Setiap hari kita bergumul melawan sistem dunia yang menolak kasih, keinginan daging yang ingin menguasai hati, dan kuasa kegelapan yang berusaha menjauhkan kita dari kebenaran. Kemenangan tidak diperoleh dengan mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan dengan tetap mengenakan Kristus. Ketika Kristus memerintah hati kita, cara berpikir, keinginan, dan tindakan kita akan semakin dibentuk oleh kehendak-Nya.
Roma 13:14 juga memuat dua perintah yang tidak boleh dipisahkan. Pertama, kita diperintahkan untuk mengenakan Tuhan Yesus Kristus. Kedua, kita dilarang merawat tubuh dengan tujuan memuaskan keinginan daging. Banyak orang berusaha melawan dosa, tetapi mengabaikan yang lain. Ada yang aktif dalam kegiatan rohani namun masih memberi ruang bagi dosa. Sebaliknya, ada yang berusaha meninggalkan dosa tanpa membangun hubungan yang intim dengan Kristus. Firman Tuhan memanggil kita melakukan keduanya secara bersamaan. Mengenakan Kristus berarti sekaligus menggalangkan segala sesuatu yang memberi kesempatan kepada dosa untuk bertumbuh.
Paradigma Kerajaan mengajarkan bahwa warga Kerajaan Allah tidak hanya meninggalkan kehidupan lama, tetapi juga hidup sepenuhnya di bawah pemerintahan Raja. Saat Kristus menjadi otoritas tertinggi dalam hidup kita, terang-Nya akan nyata melalui setiap aspek kehidupan, dan kemenungan atas dunia, daging, serta kuasa kegelapan menjadi kesaksian bahwa Kerajaan Allah sedang bekerja di dalam kita. (DH)
Questions:
- Apakah Kristus sungguh menjadi otoritas tertinggi dalam setiap keputusan hidup Anda?
- Area apa yang masih Anda pelihara sehingga memberi ruang bagi keinginan daging?
Values:
Mengenakan Kristus berarti membiarkan Dia memimpin, bukan sekadar menginspirasi hidup kita.
Kemenangan atas dosa dimulai ketika Kristus memerintah hati, bukan ketika kita mengandalkan kekuatan sendiri.