BE READY AND WAITING HIS RETURN

BE READY AND WAITING HIS RETURN 

Bacaan Setahun:

Ef. 1
Yeh. 4-5
Mzm. 150

“Berbahagialah hamba-hamba yang dijumpai tuan itu berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka makan, dan ia akan datang ke meja mereka untuk melayani mereka.” (Lukas 12:37)

Sebagai murid Kristus, kita telah dipanggil untuk hidup dalam kesiagaan dan kesetiaan, menunggu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Dalam ayat Lukas 12:37, ditekankan pentingnya berjaga-jaga dan siap menyambut kedatangan Tuhan. Tuhan Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai tuan yang datang secara tak terduga dan memberi hadiah kepada hamba-hamba yang setia dan berjaga-jaga.

Mengapa kita harus selalu siap sedia? Karena kita tidak tahu kapan Tuhan Yesus akan datang kembali (Matius 24:42-44). Selama kita diberi nafas hidup, kita harus hidup sebagai hamba yang setia dan bijak, menggunakan talenta yang diberikan Tuhan dengan baik (Matius 25:1-13). Tidak ada seorangpun yang tidak diberi talenta oleh Tuhan. Kerjakan dan kembangkan talenta yang ada pada kita. Kita dipanggil untuk hidup dalam kekudusan dan kesucian, memisahkan diri dari dunia dan hidup bagi Tuhan (1 Petrus 1:13-16). Jangan terbawa arus dunia dan sistem dunia yang bertentangan dengan Firman Tuhan.

Bagaimana hidup yang selalu siap sedia? Kita berjaga-jaga dalam doa dan pembacaan Alkitab serta mengucap syukur (Kolose 4:2). Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mazmur 119:105). Firman Tuhan akan menerangi jalan hidup kita. Marilah kita hidup dalam ketaatan kepada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya (Yohanes 14:15). Hiduplah berbagi kasih dan melayani orang lain (Matius 25:31-46). Perlu kita introspeksi diri, tidak peduli seberapa banyak pengorbanan yang kita lakukan dalam melayani Tuhan, jika hidup kita tidak taat akan Firman Tuhan maka semuanya tidak ada nilainya di hadapan Tuhan. Janji Tuhan bagi orang-orang yang siap sedia dan menantikan kedatangan-Nya yaitu kehidupan kekal dan hidup bersama dengan-Nya (Yohanes 3:16).

Dalam kehidupan sehari-hari, mari kita mulai dengan doa, membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Hidup kudus dalam tuntunan dan kekuatan dari Roh Kudus. Carilah kesempatan untuk melayani orang lain dan berbagi kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Siap sedia dan berjaga-jagalah senantiasa. Ingatlah, kedatangan Tuhan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk menggenapi janji keselamatan bagi mereka yang hidup setia. Karena itu, jangan biarkan dunia melalaikan kita, tetapi gunakan setiap hari sebagai kesempatan untuk memperdalam iman dan mempersembahkan hidup bagi kemuliaan Tuhan. Marilah kita terus berjalan dalam ketaatan, menjaga hati tetap menyala dalam kasih kepada Kristus, agar ketika Sang Raja datang, kita didapati setia dan tetap beriman. (RJ)

Questions:

1. Apa yang membuat Anda merasa siap atau tidak siap untuk kedatangan Tuhan Yesus?
2. Apa yang Anda lakukan untuk melayani orang lain dan berbagi kasih Tuhan dalam kehidupan Anda saat menunggu kedatangan-Nya?

Values:

Siap untuk bertemu Tuhan adalah yang utama, bukan tahu kapan atau di mana.

Kingdom Quotes:

Siap sedia adalah tanda kasih, kesetiaan adalah bukti iman.