BERJAGA SATU JAM SAJA

BERJAGA SATU JAM SAJA 

Bacaan Setahun:

Wahyu 3, Neh. 4, Mzm. 98

“Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku? Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Matius 26:40-41)

Ayat bacaan kita hari ini adalah perkataan Tuhan Yesus kepada Petrus dan kedua murid Nya yang lain yaitu Yohanes dan Yakobus ketika Yesus sedang berdoa di Taman Getsemani sebelum Yesus ditangkap. Pada waktu itu Yesus begitu gentar karena Dia tahu saat untuk menyerahkan diri-Nya menjadi korban bagi penebusan dosa telah tiba, tetapi para murid benar-benar tidak mengerti. Ketakutan dan kegentaran Yesus menghadapi jalan salib menyebabkan Dia mengalami hematohidrosis yaitu kondisi di mana keringat bercampur dengan darah. Kondisi ini sangat langka dan biasanya disebabkan oleh stres berat, tekanan batin, atau faktor psikogenik lain.

Apapun yang kita alami hari-hari ini, Yesus mengerti dan peduli sebab Ia terlebih dahulu mengalami tekanan dan ketakutan yang besar. Yesus memberikan satu kunci menghadapi pergumulan yang berat di dalam kehidupan kita yaitu berjaga-jaga dan berdoa. Seringkali kita begitu terpengaruh dengan masalah dan persoalan sehingga kita justru melupakan Tuhan.

Satu jam bukanlah soal waktu sedikit atau banyak. Satu jam bisa dikatakan singkat tetapi satu jam juga bisa terasa lama. Yang ingin Yesus tekankan adalah betapa berbahayanya hidup kita tanpa topangan Tuhan. Jika kita sadar bahwa hidup ini adalah sebuah perjalanan namun sepanjang perjalanan itu ada peperangan yang harus kita hadapi, maka pasti kita tidak akan terlena dan santai, apalagi tertidur. Kita akan dengan tekun berdoa memohon kepada Tuhan untuk memberikan kekuatan dan perlindungan-Nya.

Apakah yang sebenarnya Yesus harapkan dari murid-muridNya? Yesus membawa mereka untuk berjaga-jaga dengan Dia di dalam doa. Namun, Petrus dan murid-murid yang lain lalai untuk berjaga-jaga dan berdoa sehingga mereka gagal saat pencobaan datang. Saat Yesus ditangkap, semua murid justru meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Melalui peristiwa ini Tuhan Yesus juga ingin mengajarkan kepada kita bagaimana menghadapi penderitaan, masalah dan persoalan. Yesus ingin kita sadar bahwa kita harus senantiasa berjaga-jaga di dalam doa. Jika kita tidak berjaga-jaga dalam doa kita akan berusaha, berjuang, bergerak dan melakukan semuanya dengan bergantung pada kekuatan diri sendiri. Pada akhirnya kita akan menjadi lelah dan tertidur. Hampirilah Tuhan di dalam doa dan percayalah bahwa Allah peduli dengan apa yang kita alami. Serahkan hidup kita kepada kehendak-Nya karena hanya Dialah sumber kekuatan kita. (RSN)

Questions:

1. Apa yang ingin Yesus ajarkan kepada kita ketika menghadapi persoalan hidup?
2. Bagaimana jika kita hidup tanpa berdoa dan berjaga-jaga?

Values:

Jika kita menyadari betapa berbahayanya hidup kita tanpa topangan Tuhan, maka kita akan senantiasa berjaga-jaga dan berdoa sebab tanpa Tuhan diri kita sangat lemah dan mudah lelah.

Kingdom Quotes:

Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! (Yeremia 17:7)