BERTUMBUH DALAM KEBAJIKAN

BERTUMBUH DALAM KEBAJIKAN 

Bacaan Setahun:

2 Kor. 2:5-3:18
2 Raj. 15-16
Mikha 5:2-15

“….Latihlah dirimu beribadah, latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal.” (1 Timotius 4:7-8)

Arti dari kata “ibadah” yang dimaksud berasal dari akar kata: “eusebia” (Yunani) – yang memiliki arti : Godliness (Kebajikan atau kesalehan). Dalam konteks Alkitab, “eusebia” digunakan untuk menggambarkan kesalehan seseorang terhadap Tuhan Allah, sebagai bentuk rasa hormat kita kepada Tuhan. Ada Tiga makna yang terkandung dari kata Kebajikan atau kesalehan (eusebia), yang akan mengajarkan kita untuk dapat bertumbuh di dalamnya.

Pertama, mengandung arti tentang kebajikan atau kesalehan batiniah: mencakup kemurnian kebajikan atau kesalehan yang berasal dari dalam diri kita sendiri (batiniah) yaitu berbicara tentang bagaimana sikap hati yang benar dan lurus di hadapan Tuhan sebagai bentuk hormat kita kepada Tuhan. Kebajikan yang didasari dengan kemurnian dihadapan Tuhan akan membawa hidup kita semakin diubahkan menjadi serupa dengan Tuhan yang ada di dalam diri kita sendiri.

Kedua, mengandung arti tentang kedewasaan rohani: menekankan kepada pertumbuhan secara kerohanian dan kedewasaan di dalam keimanan kita, yang tercermin dari cara kita berpikir dan berperilaku atau bersikap di sepanjang kehidupan yang kita jalani seharihari. Proses pendewasaan untuk bertumbuh di dalam kebajikan atau kesalehan ini akan terus berlangsung seumur hidup kita semua, sehingga setiap langkah hidup kita harus sungguhsungguh dituntun oleh Tuhan melalui Roh Kudus. Percayalah bahwa proses pendewasaan rohani ini akan membuat roh kita semakin kuat untuk menghadapi tantangan kehidupan, karena orang yang dewasa secara rohani tidak mudah menyerah dalam menghadapi kesulitan, tetapi mereka tetap teguh dalam iman dan memiliki kemampuan untuk belajar dari pengalaman.

Ketiga, mengandung arti tentang sikap ibadah: komitmen untuk memiliki kehidupan ibadah yang benar, yaitu tentang bagaimana kita memberikan penyembahan dan penghormatan yang layak kepada Tuhan, sesuai dengan kehendak-Nya. Belajarlah dari sikap hati Yosua yang memiliki komitmen yang tulus untuk setia beribadah kepada Tuhan dan apa yang dihidupinya membawa pengaruh (Influence) bagi orang-orang yang dipimpinnya. Yosua menekankan pentingnya takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan mendorong orang untuk beribadah kepada-Nya dengan kemrunian hati dan kesetiaan. (Yosua 24:14)

Bertumbuhlah dalam kebajikan dan kesalehan sejati, dengan Kristus sebagai fondasi hidup. Sebagai wakil Kerajaan Allah, persembahkan seluruh hidupmu sesuai kehendak-Nya. Hiduplah dengan hormat dan takut akan Tuhan, serta terus bertumbuh dalam iman dan ketaatan setiap hari demi kemuliaan-Nya. (TL)

Questions:

1. Bertumbuh di dalam kebajikan seperti apakah yang Tuhan inginkan untuk kita lakukan?
2. Sudahkan kita mengalami pertumbuhan yang signifikan di dalam kebajikan atau kesalehan?

Values:

Bertumbuh dalam kebajikan adalah proses seumur hidup yang harus terus dikerjakan oleh setiap warga Kerajaan Allah, dengan dilandasi kebenaran yang sejati, yaitu Kristus.

Kingdom Quotes:

Bertumbuh dalam kebajikan atau kesalehan adalah pertumbuhan yang menuju kepada keserupaan Kristus yang sempurna.