DATANGLAH KERAJAAN-MU
Bacaan Setahun:
2 Kor. 13
1 Taw. 3-4
Zef. 1
“datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.“ (Matius 6:10)
Berdoa itu nafas hidup rohani setiap orang percaya. Jika kita tidak pernah bernafas, maka kita pasti akan mati. Kita pasti mencari cara supaya kita tetap dapat bernafas. Begitu juga seharusnya dengan kehidupan doa kita, kita akan mencari segala cara untuk kita bisa berdoa. Untuk belajar mengenai kehidupan doa, maka kita akan belajar dari kehidupan doa Tuhan Yesus. Yesus sedang berdoa disalah satu tempat, itu artinya dengan sengaja Yesus mencari tempat dan waktu untuk berdoa.
Yesus berkata dalam Matius 6:6 (TB), “Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.” Membangun kehidupan doa itu butuh niat dan kesungguhan. Tidak ada kehidupan doa yang terbentuk secara kebetulan. Kita harus memilih dan memutuskan untuk mulai melakukannya. Seperti yang tertulis dalam 1 Timotius 4:8, “latihan rohani berguna untuk segala sesuatu dan membawa manfaat kekal.” Dalam Lukas 11:2 Yesus mengajarkan, “Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.” “Datanglah Kerajaan-Mu” punya beberapa makna yang dalam.
Pertama, datanglah dekat saya (come near me). Kalimat ini menunjukkan bahwa kita mengundang Kerajaan Allah untuk hadir lebih dekat dengan kita. Ini berbicara soal keintiman dengan Tuhan. Kita datang kepada Tuhan bukan karena ingin sesuatu, tapi karena kita rindu akan Pribadi-Nya. Kedua, datanglah untuk saya. (come for me). Ini juga berarti kita mengundang Kerajaan Allah untuk bekerja demi kebaikan kita – artinya, kita boleh menyampaikan permohonan kita kepada Tuhan. Jangan malu atau basa-basi. Jangan takut minta. Tuhan ingin kita datang dengan jujur. (Lukas 11:9-10) Tidak ada permintaan yang terlalu besar ataupun terlalu kecil bagi Tuhan. Dalam hubungan yang dekat, kita bebas berbicara apa adanya kepadaNya. Ketiga, datanglah bersama saya (come with me). Kita juga memohon agar Tuhan menyertai kita ke manapun kita pergi. Ini bukan berbicara mengenai penyertaan fisik atau emosional, tetapi kita minta penyertaan Tuhan kemanapun kita pergi. Tidak akan ada kekeringan kemanapun kita pergi jika penyertaan Tuhan ada atas kita, yang ada hanya kehidupan. (Keluaran 33:13-15).
Hidup kita bukan ditentukan oleh lingkungan kita, tapi oleh siapa yang menyertai kita. Kalau Tuhan bersama kita, hidup kita akan dipenuhi oleh kehidupan, bukan kekeringan. Temukan Tuhan di tempat tersembunyi dalam hidupmu. Bangun kehidupan doa. Dan biarkan KerajaanNya datang dekat, untukmu, dan bersama denganmu. Amin. (AU)
Questions:
1. Apakah doa sudah menjadi bagian penting dalam keseharian saya?
2.Dalam hal apa saya perlu lebih sungguh membangun kehidupan doa yang intim dengan Tuhan?
Values:
Doa bukan sekadar kewajiban, tetapi sarana untuk membangun hubungan yang akrab dan pribadi dengan Allah.
Kingdom Quotes:
Datanglah Kerajaan-Mu berarti: Tuhan, datanglah dekatku, tolong aku, dan sertai aku.