DI BALIK SALIB ADA KEMENANGAN

DI BALIK SALIB ADA KEMENANGAN

Bacaan Setahun:

Bilangan 35:1 – 36:12
Lukas 9:28–56
Mazmur 40:9–17

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16)

Hari ini setiap orang percaya memperingati Hari Wafat Yesus Kristus, atau juga dikenal sebagai Jumat Agung. Dalam memperingati dan memaknai Jumat Agung ini marilah setiap kita merenungkan dan mengingat pengorbanan Kristus di kayu salib. Bagi dunia, salib adalah simbol kehinaan dan kekalahan. Namun bagi orang percaya salib justru menjadi karya penebusan yang membebaskan manusia dari kuasa dosa dan maut. Salib bukanlah akhir dari misi keselamatan yang Yesus emban, melainkan titik puncak dari misi-Nya dalam menyelamatkan umat manusia dari belenggu dosa dan maut.

Penderitaan Yesus di salib adalah bukti kasih Allah yang luar biasa terhadap dunia yang jatuh dalam dosa. Setelah berbagai usaha manusia gagal menghapuskan dan menyelesaikan masalah dosa maka Allah mengaruniakan Putra tunggal-Nya sebagai korban penghapus dosa di atas kayu salib. Pendamaian bagi umat manusia mengalir dari hati Allah sendiri yang penuh kasih.

Karena kasih-Nya kepada manusia, Yesus yang adalah Allah, la tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai sesuatu yang harus dipertahankan. la rela mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, la telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib (Filipi 2:5-11).

Di balik penderitaan yang Yesus jalani di salib, terdapat kemenangan atas kuasa dosa, maut dan segala bentuk kejahatan yang merusak ciptaan Allah. Salib meskipun tampak sebagai tempat kegagalan dan kehancuran, sesungguhnya adalah tempat di mana Yesus menaklukkan segala kuasa jahat dan pernyataan kemenangan-Nya atas segala kuasa kegelapan dan dosa.

Oleh sebab itu penderitaan Yesus di kayu salib meskipun penderitaan yang tak terbayangkan oleh banyak orang adalah bagian dari jalan-Nya menuju kemuliaan yang lebih besar. Melalui penderitaan-Nya, Yesus membuka jalan bagi semua umat manusia yang menerima panggilan-Nya dan percaya kepada-Nya untuk mengalami keselamatan dan menerima hidup yang kekal.

Penderitaan Yesus juga menjadi teladan bagi setiap orang percaya bahwa penderitaan dalam mengikut Dia di dunia tidaklah sia-sia, melainkan bagian dari kehidupan dalam Kerajaan Allah yang membawa kepada kemuliaan. Yesus mengajarkan: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24). Salib adalah harga yang harus dibayar untuk mengikut Yesus, tetapi juga tanda dari hidup yang sudah diperbaharui. (RSN)

Questions:

1. Apa makna Jumat Agung bagi hidup Anda?
2. Bagaimana respons anda ketika menghadapinya?

Values:

Walaupun tampak sebagai tempat kegagalan, salib sesungguhnya adalah tempat Yesus menaklukkan kuasa jahat dan menyatakan kemenangan-Nya atas dosa dan kegelapan.

Kingdom Quotes:

Penderitaan Yesus di salib adalah bukti kasih Allah yang luar biasa terhadap dunia yang jatuh dalam dosa.