DI TANGAN SANG MAESTRO
Bacaan Setahun:
Flp. 2:12-30
Yeh. 21-22
Yes. 50
“Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.” (Zakharia 4:6)
William Wolcott adalah seorang seniman terkenal asal Inggris yang suatu hari berkunjung ke New York untuk menemui sahabatnya. Saat itu ia sangat terkesan dengan keindahan kota tersebut hingga tergerak untuk segera membuat sketsa. Ketika tiba di kantor temannya, ia melihat selembar kertas di atas meja dan berkata, “Bolehkah aku memintanya?” Sahabatnya menjawab, “Itu bukan kertas sketsa, hanya kertas pembungkus biasa.”Namun karena tidak ingin kehilangan ilham, Wolcott mengambil kertas pembungkus itu dan berkata, “Tidak ada yang biasa-biasa saja jika kita tahu bagaimana menggunakannya.” Pada kertas sederhana itu, ia membuat dua sketsa yang kemudian terjual seharga 1.500 dolar—jumlah yang sangat besar pada tahun 1924. Di tangan seorang maestro, selembar kertas bekas pun dapat berubah menjadi karya seni yang sangat bernilai.
Tidak peduli dari apa kertas itu dibuat, nilainya bergantung pada siapa yang menggunakannya. Demikian pula dengan hidup kita di tangan Allah. “Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia,” (Yesaya 43:4a). Dunia mungkin menilai kita seperti kertas pembungkus yang tidak berarti, namun di tangan Tuhan, yang biasa dapat menjadi luar biasa, dan yang diabaikan dapat menjadi berharga. Kita semua berharga di mata Allah. Firman Tuhan berkata, “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu; dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem, di seluruh Yudea dan Samaria, dan sampai ke ujung bumi” (Kisah Para Rasul 1:8).
Kuasa dari Roh Kudus membuat hidup kita bermakna dan berdampak. Kuncinya terletak pada seberapa besar kita mengizinkan tangan Sang Maestro bekerja dalam hidup kita. Seberapa besar peran Tuhan di dalam hidup kita akan menentukan berhasil tidaknya perjalanan hidup ini. Diperlukan kerendahan hati untuk menyadari bahwa tanpa Tuhan, kita tidak dapat melakukan apa pun. Alkitab menegaskan, “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh-Ku,” firman Tuhan semesta alam (Zakharia 4:6).
Apakah kita hanya seperti kertas pembungkus biasa? Itu tidak menjadi masalah selama kita berada di tangan Sang Maestro empunya kehidupan ini. Sebab di tangan Yang Mahakuasa, hidup yang biasa akan diubahkan menjadi luar biasa. (AU)
Questions:
1. Apakah Anda sudah menyerahkan seluruh hidup Anda ke dalam tangan Tuhan, Sang Maestro kehidupan?
2. Apakah Anda membiarkan kuasa Roh Kudus membentuk Anda menjadi pribadi yang memuliakan-Nya?
Values:
Hidup yang sederhana menjadi luar biasa ketika diserahkan sepenuhnya ke dalam tangan Tuhan.
Kingdom Quotes:
Di tangan Sang Maestro, hidup yang tampak biasa pun dapat menjadi karya agung yang memuliakan nama-Nya.