DIBAYAR LUNAS!
Bacaan Setahun:
Ulangan 6:1 – 8:20
Lukas 11:33–54
Mazmur 42:1–6
“Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar : karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20)
Bulan ini, kita memasuki bulan Paskah, di mana tiga hari sebelum merayakan Paskah kita memperingati hari kematian Tuhan Yesus di atas kayu salib. Setiap tahun kita memperingatinya, supaya kita ingat betapa kurban Kristus di kayu salib, bertujuan untuk menukar kematian kekal dengan kehidupan kekal bagi kita. Ia membayar lunas dengan darah Nya sendiri, sebagai kurban pengganti.
Apa yang kita patut lakukan sebagai orang percaya setelah menerima penebusan tersebut? Apakah kita menghargai kehidupan yang telah IA beri dengan memuliakan nama Tuhan, atau sebaliknya? Kita menganggap bahwa masih ada hari esok, atau masih ada tahun depan untuk bertobat. Kita menganggap bahwa hidup ini milik kita, waktu ini milik kita, seolah selalu masih ada kesempatan untuk bertobat dan menghargai kurban Kristus atas hidup kita. Padahal sedetik ke depan pun tidak ada manusia yang tahu akan apa yang terjadi dengan hidupnya. Ingat! Iblis selalu memiliki alibi untuk menipu kita, dan membuat kita terlena, sehingga kita akan ditarik kembali jatuh ke dalam dosa dan mendakwa kita. Padahal dosa-dosa kita sudah lunas dibayar oleh pengorbanan Yesus.
Ibarat orang yang seluruh utangnya telah dibayar lunas, maka kita akan bersukacita dan menghargai perlakuan tersebut. Kita tidak akan berlaku sembarangan dengan orang yang telah membayar lunas utang-utang kita, kita akan menghargai dan menghormati orang tersebut, bahkan mungkin rela melakukan apa pun untuk membalas kebaikan orang tersebut. Demikian selayaknya kita berlaku sama kepada Tuhan Yesus yang telah membeli jiwa kita dengan nyawa Nya sendiri. Kita selayaknya memuliakan Tuhan dengan tubuh kita, dan memberi hidup kita bagi Kristus.
Bagaimana caranya kita memuliakan Tuhan dengan tubuh kita? Jaga tubuh kita dari hal hal yang cemar, yang dapat merusak tubuh kita. Tubuh kita adalah bait-Nya, tempat IA tinggal. Jangan merusaknya dengan perbuatan yang tidak senonoh, alkohol, narkoba, zat nikotin, bahkan makan makanan yang merusak sel-sel baik yang ada di dalam tubuh kita. Hargai dan sayangi tubuh kita. Biarlah tubuh kita dipakai untuk memuliakan Tuhan.
Jika ada yang bertanya, “Bagaimana bila saya sudah terlanjur merusak tubuh saya?” Bertobatlah! Tinggalkan semua yang merusak, dan kembali kepada jalan yang benar. Tuhan Yesus penuh kasih dan sayang, menantikan pertobatan Anda. Tiap kali engkau merasa tertuduh dan tidak layak, ingatlah bahwa IA sudah menebus hidupmu dan dibayar lunas di atas kayu salib. Jangan beri kesempatan pada iblis untuk mendakwa dan menarikmu jatuh lebih dalam. (LA)
Questions:
1. Sebutkan alasan mengapa Tuhan Yesus menebus kita dan membayar lunas dosa kita dengan nyawa Nya sendiri?
2. Apa yang sepatutnya kita lakukan sebagai orang percaya yang telah menerima penebusan tersebut?
Values:
Kasih selalu menjadi dasar dan alasan terbesar Yesus disalibkan dan membayar lunas dosa umat manusia.
Kingdom Quotes:
Sudah dibayar lunas sama dengan merdeka, tidak lagi diperhamba oleh apa pun!