EAGERLY AWAITING CHRIST’S RETURN
Bacaan Setahun:
2 Yoh. 1, Ezra 5-6, Mzm. 93
“Sekarang kita sedang menantikan Hari yang kita harap-harapkan itu; pada Hari itu dunia akan melihat keagungan Yesus Kristus, yaitu Allah Mahabesar dan Raja Penyelamat kita.” (Titus 2:13 – BIMK)
Tema renungan Minggu keempat bulan September 2025 adalah Eagerly Awaiting Christ’s Return yang memiliki arti Semangat Menantikan Kembalinya Kristus. Hidup orang percaya bukan hanya tentang masa kini, tetapi juga tentang pengharapan akan masa depan: kedatangan Yesus Kristus yang kedua kali. Penantian ini bukan pasif, melainkan aktif dan penuh semangat. Kita dipanggil untuk mempersiapkan diri dan dunia di sekitar kita bagi kedatangan-Nya yang mulia. Mari kita belajar tiga hal tentang Eagerly Awaiting Christ’s Return.
Yang pertama, Tinggalkan Kefasikan dan Keinginan Duniawi. Menanti Kristus berarti meninggalkan cara hidup lama yang berdosa dan hidup dalam kekudusan. Titus 2:12 dengan tegas menyatakan bahwa, “Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan segala kefasikan dan keinginan duniawi…” Semakin kita mengasihi Allah, semakin kita membenci dosa. Penantian tanpa pertobatan adalah sia-sia. Jangan biarkan penantian Kristus hanya menjadi kata tanpa tindakan; tinggalkan segera kefasikan dan keinginan duniawi yang mengikat, sebab hanya melalui pertobatan sejati kita dapat hidup dalam kekudusan dan benar-benar siap menyambut kedatangan-Nya.
Yang kedua, Bersemangat Menantikan Kedatangan-Nya. Kita bukan hanya menunggu, tetapi menantikan dengan rindu dan penuh gairah. Ini menjadi motivasi untuk tetap setia dan taat. 2 Timotius 4:8 sudah mengingatkan kita bahwa, ”…upah yang disediakan bagi semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.” Harapan akan kedatangan Kristus memberi kekuatan dalam menghadapi pencobaan dan penderitaan.
Yang ketiga, Beritakan Injil Kerajaan-Nya. Salah satu bentuk kesiapan kita adalah dengan membagikan Injil kepada dunia. Matius 24:14 telah mengingatkan kita, “Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” Semakin kita memberitakan Injil, semakin kita mempercepat hari kedatangan Tuhan. Marilah kita berkomitmen dengan sepenuh hati untuk memberitakan Injil Kerajaan-Nya ke seluruh penjuru dunia, sebab setiap langkah kita dalam membawa kabar keselamatan ini bukan hanya menyiapkan diri kita, tetapi juga mempercepat kedatangan Tuhan dan menyaksikan penggenapan janji-Nya bagi semua bangsa.
Mari kita tanyakan kepada diri kita apakah kita benar-benar merindukan kedatangan Kristus atau terlalu nyaman dengan dunia ini. Mari kita hidup dengan melakukan perkara surgawi, meninggalkan dosa, dan dengan semangat memberitakan Kerajaan-Nya, karena Yesus akan segera datang, dan kita ingin ditemukan setia saat Ia kembali. Stay blessed. (DW)
Questions:
1. Sudahkah kita meninggalkan kefasikan dan keinginan duniawi?
2. Apakah kita sudah memberitakan Injil KerajaanNya?
Values:
Seorang warga Kerajaan Allah adalah pribadi yang mau berkomitmen untuk memberitakan Injil Kerajaan-Nya.
Kingdom Quotes:
Jangan biarkan penantian Kristus berakhir hanya sebagai wacana; bertobatlah sungguhsungguh dan hiduplah dalam kekudusan agar siap menyambut kedatangan-Nya.