EMPAT MAKHLUK ILAHI
Bacaan Setahun:
Mrk. 14:1-31
1 Raj. 8
Hos. 9:17-10:15
“Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang” (Yehezkiel 1:10).
Yehezkiel menerima wahyu ilahi ketika ia berada dalam pembuangan di Babel. Ia merupakan nabi pertama yang diangkut ke Babel, disusul oleh tokoh-tokoh lain seperti Daniel, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Pembukaan kitab Yehezkiel diawali dengan sebuah penglihatan yang menakjubkan dan penuh misteri ilahi. Mungkin Yehezkiel adalah nabi yang paling jelas melihat kemuliaan Allah dibandingkan dengan nabi-nabi lainnya.
Dalam penglihatannya, Yehezkiel melihat empat makhluk yang masing-masing memiliki wajah manusia, singa, lembu, dan rajawali. Penglihatan serupa juga diterima oleh Yohanes, seperti yang tercatat dalam Wahyu 4:7. Kita tidak dapat menafsirkan secara rinci makna penglihatan ini karena hal tersebut mengandung misteri mengenai pribadi Allah. Namun secara umum, apa yang dilihat Yehezkiel menggambarkan kuasa dan keagungan Allah. Setiap makhluk melambangkan karakter Allah: Singa melambangkan kedaulatan dan supremasi. Manusia menggambarkan kecerdasan dan pengertian. Lembu melambangkan pelayanan dan pengorbanan. Rajawali menggambarkan kuasa dan keilahian yang menjangkau seluruh ciptaan Allah.
Simbol-simbol ini juga tercermin dalam pribadi Yesus sebagaimana digambarkan dalam keempat Injil. Dalam Injil Matius, Yesus tampil sebagai Raja — seperti singa, raja hutan, berdaulat atas segala ciptaan. Dalam Injil Markus, Ia digambarkan sebagai Pelayan — seperti lembu yang setia bekerja dan berkorban. Dalam Injil Lukas, Yesus ditampilkan sebagai Manusia — penuh pengertian dan empati terhadap kehidupan manusia. Dalam Injil Yohanes, Ia dikenal sebagai Allah — seperti rajawali yang melambangkan kuasa ilahi.
Meski Yehezkiel belum memahami sepenuhnya penglihatannya, Rasul Paulus menyingkapkan rahasia tersebut: “Sebab Allah yang telah berfirman: ‘Dari dalam gelap akan terbit terang!’, Ia juga yang membuat terang-Nya bercahaya di dalam hati kita, supaya kita beroleh terang dari pengetahuan tentang kemuliaan Allah yang nampak pada wajah Kristus” (2 Korintus 4:6).
Allah telah menyatakan diri-Nya melalui Yesus Kristus. Hanya melalui Yesus manusia dapat melihat dan mengenal Allah. Yesus adalah yang terutama, teragung, dan termulia. Oleh karena itu, marilah kita memuliakan Dia dan memberitakan nama-Nya kepada segala bangsa. Allah akan memberikan pengertian yang mendalam kepada kita untuk memahami kemuliaanNya. Kenalilah Yesus secara pribadi, agar kita dapat melihat kemuliaan Allah. (DH)
Questions:
1. Sudahkah Anda mengenal Yesus sebagai perwujudan nyata kemuliaan Allah?
2. Dari keempat karakter Kristus (raja, pelayan, manusia, Allah), yang manakah paling nyata dalam hidup Anda?
Values:
Setiap usaha menurunkan derajat Kristus adalah penghinaan bagi kemuliaan Allah.
Kingdom Quotes:
Yesus adalah Singa yang berdaulat, Hamba yang melayani, Manusia yang mengerti, dan Rajawali yang ilahi.