HAMBA DOSA MENJADI HAMBA KEBENARAN
Bacaan Setahun:
1 Sam. 10-12 , Titus 1
“Namun, syukur kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah menaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.” (Roma 6:17-18 – TB2)
Apakah anda tahu bahwa hidup anda memiliki pengaruh dan dampak bagi sekeliling anda? Orang sering mengenali kehidupan kita lewat pengaruh dan dampak kehidupan kita. Sebagian dari kita banyak dikenali karena masa lalu yang kita miliki, namun sebagian orang mengenali kehidupan kita dari reputasi kita di masa kini. Pada kenyataannya banyak orang melihat reputasi kita daripada karakter kita. Reputasi menyatakan apa kata orang tentang kita, namun karakter menyatakan siapa kita yang sesungguhnya. Demikian pula setiap orang pernah melakukan dosa, namun tidak semua orang hidup di dalam dosa. Setiap hari kita juga diperhadapkan untuk memilih dan memutuskan dalam menghadapi godaan dosa. Setiap hari kita juga diperhadapkan untuk memilih dan memutuskan apakah kita mau menjadi hamba dosa atau hamba kebenaran.
Yang pertama, hamba dosa. Orang yang hidup dalam dosa adalah hamba dosa. Setiap orang yang melakukan dosa pasti akan menghadapi masalah godaan dosa. Jika kita menolak godaan dosa, maka kita menang atas dosa. Namun jika kita sempat tergoda dengan dosa maka seharusnya kita cepat bertobat. Sebaliknya apabila kita sudah tergoda dengan dosa dan jatuh ke dalam kubangan dosa maka kita seharusnya berseru kepada Tuhan dan segera bertobat. Saat kita berada di dalam lumpur hisap kubangan dosa maka kita harus mengangkat tangan kepada Tuhan untuk memperoleh pertolongan dari Tuhan. Seorang hamba dosa adalah orang yang sadar dirinya berada di dalam lumpur hisap kubangan dosa namun ia banyak bertingkah untuk menutupi dosa-dosanya. Orang yang demikian tidak akan mendapat solusi dari Tuhan, sebaliknya ia akan masuk semakin dalam di lumpur hisap kubangan dosa. Hanya Tuhan yang sanggup memberikan jawaban yang terbaik dalam setiap pergumulan hidup kita, oleh sebab itu jika kita masih tinggal dalam lumpur hisap kubangan dosa maka kita harus sungguh-sungguh mencari Tuhan dan bertobat.
Yang kedua, hamba kebenaran. Orang yang hidup dalam kebenaran adalah hamba kebenaran. Hamba kebenaran adalah mantan pendosa. Ia dulunya memang seorang pendosa yang menjijikkan hidupnya di hadapan Tuhan namun ia bertobat dan berkomitmen untuk melakukan kebenaran dalam hidupnya. Hamba kebenaran adalah orang yang berkomitmen hidup dalam standar Firman Tuhan. Hamba kebenaran tetap akan menghadapi godaan dosa namun ia akan selalu berusaha mempertahankan diri untuk menolak tergoda dan terjatuh ke dalam lumpur hisap kubangan dosa. Orang yang mengucap syukur kepada Tuhan setiap hari dan orang yang belajar mencukupkan diri dengan apa yang ada pada dirinya akan menang menghadapi godaan dosa dan hidup sebagai hamba kebenaran. Stay blessed! (DW)
Questions:
1. Apa beda hamba dosa dan hamba kebenaran?
2. Mengapa ada orang menjadi budak dosa seumur hidupnya?
Values:
Seorang warga Kerajaan ALLAH adalah pribadi yang mau belajar hidup dalam standar Firman Allah.
Kingdom’s Quotes:
Setiap hari kita diperhadapkan dengan pilihan menjadi hamba dosa atau hamba kebenaran, apa pilihan anda?