HIDUP ADALAH PILIHAN

HIDUP ADALAH PILIHAN 

Bacaan Setahun: 
Yes. 54-55 , Luk. 24 

“Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.” (Mazmur 86:11)

Setiap hari dalam menjalani proses kehidupan, kita selalu dihadapkan pada pilihan. Dari bangun tidur, kita sudah ‘memilih’; apakah hendak bangun tepat waktu atau tidak. Setelah itu, aktivitas apa yang pertama kita lakukan, berdoa terlebih dahulu atau membuka handphone kita terlebih dahulu, kemudian mandi dulu atau sarapan terlebih dahulu dan masih banyak pilihanpilihan lain semacam itu yang terus berlanjut kepada pilihan-pilihan dalam skala ‘lebih besar’ sampai sepanjang hari, dan bahkan selama kita menjalani kehidupan ini.

Jika kita salah mengambil sebuah keputusan atau salah memilih maka akan menimbulkan penyesalan-penyesalan dalam hidup kita. Jika kita memilih terlambat untuk bangun maka kita akan menyesal terjebak macet menuju tempat kerja dan bahkan terlambat tiba di tempat kerja. Sebuah artikel www.sarapanpagi.org menuliskan bahwa ada beberapa penyesalan-penyesalan dalam hidup yaitu:

Penyesalan 1 Hari, jika kita memasak nasi menjadi bubur hanya 1 hari menyesal, bahkan mungkin hanya 1 kali makan sebab besok sudah bisa makan nasi lagi. Penyesalan 1 Bulan, jika kita salah memotong rambut, hanya 1 Bulan saja kita menyesal, sebab bulan depan rambut kita sudah tumbuh dan bisa memilki mode rambut yang kita inginkan. Penyesalan 1 Tahun, Waktu yang cukup panjang untuk menyesal, karena kita tidak belajar dengan baik dan menyesal sepanjang tahun karena harus mengulang kelas. Penyesalan Seumur Hidup, jika kita salah memilih pasangan hidup maka kita akan menyesal seumur hidup sebab selama hidup kita akan hidup bersamanya sampai maut memisahkan.

Ketika kita masih kecil, kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang ‘mudah’. Kita merasa tidak sulit membuat pilihan. Namun semakin kita dewasa kita diperhadapkan pada pilihan-pilihan yang begitu sulit sehingga kita membutuhkan waktu dan energi lebih untuk membuat keputusan terbaik. Tidak jarang pada akhirnya pilihan-pilihan itulah yang membentuk hidup kita. Kualitas hidup kita pada akhirnya dibentuk oleh kualitas pilihan dan keputusan kita.

Kenyataan hidup kadang kala mengalihkan tujuan Tuhan dalam hidup kita, tidak banyak dari kita yang terjebak dalam sebuah lingkar musim kehidupan, lahir, bertumbuh, sekolah, bekerja, menikah, memiliki anak, menjadi tua dan mati. Kita hidup hanya untuk bertahan dalam musimmusim itu.

Libatkan Tuhan dalam strategi, perencanaan dan mengambil sebuah keputusan atas pilihan-pilhan hidup kita maka Ia akan membawa kita kepada kehidupan yang berbuah dan berkemenangan. Bertanggung jawablah dengan setiap pilihan yang sudah kita putuskan sebab kasih karuniaNya cukup bagi kita untuk bangkit dan melangkah lagi. Tuhan Yesus datang ke dunia tidak sekedar menyelamatkan hidup kita, namun Ia juga rindu agar rancanganNya tergenapi dalam hidup kita. Keselamatan adalah langkah awal untuk melangkah bersama Tuhan sehingga kita tidak mengalami penyesalan kekal. Amin (RSN)

Questions:
1. Apakah saudara pernah salah dalam mengambil sebuah pilihan? Sebutkan!
2. Bagaimana respon saudara atas pilihan-pilihan dalam hidup ini?

Values:
Libatkan Tuhan dalam strategi, perencanaan dan mengambil sebuah keputusan atas pilihanpilhan hidup kita maka Ia akan membawa kita kepada kehidupan yang berbuah dan berkemenangan.

Kingdom’s Quotes:
Kualitas hidup kita dibentuk oleh kualitas pilihan dan keputusan kita, sebab jika kita salah mengambil sebuah keputusan maka akan menimbulkan penyesalan-penyesalan.