HIDUP BERDAMAI
Bacaan Setahun:
1 Kor. 7:1-24
1 Raj. 20
Amos 4:4-13
“Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.” (Ibrani 12:14)
Mr. Meta AI mendefinisikan kata ‘damai’ secara umum dengan arti: keadaan tenang, bebas dari konflik atau kekerasan, serta harmonis. Sementara salah satu sikap untuk menghindari konflik adalah mampu mengelola emosi dengan baik; lebih lanjut dijelaskan mengelola emosi dengan baik perlu kemampuan mengontrol respons, menahan diri untuk tidak bereaksi berlebihan; dengan kata lain memiliki kemampuan mengendalikan diri. Salah satu cara berlatih mengendalikan diri adalah berkendaraan di lalu lintas yang padat. Kita akan mendapatkan banyak tantangan pengendalian diri, yang terlihat dari respons kita ketika ada kendaraan yang mendadak memotong jalur dari kanan atau kiri, berhenti tiba-tiba, berbelok tanpa menyalakan lampu tanda belok, atau berbelok tidak sesuai dengan lampu tandanya, belum lagi ada oknum pengendara yang meludah sembarangan.
Kata ‘damai’ dalam ayat tersebut di atas menggunakan kata yang sama dengan Firman Tuhan dalam Roma 12:18 yang memerintahkan kita untuk hidup dalam perdamaian dengan semua orang, yakni kata ‘eirēne,’ ‘eirēneuo,’ yang berarti hidup berdamai, bebas dari perbantahan dan konflik. Jadi dalam perjuangan mengejar kekudusan sesuai tema bulan ini, orang percaya harus terlebih dahulu melewati ujian berupaya sebisa mungkin hidup dalam perdamaian dengan semua orang. Puji Tuhan, upaya mencapainya sebenarnya sudah terlaksana pada musim sebelumnya, yaitu ketika terjadi pemulihan hubungan, kesediaan mengampuni pelanggaran orang lain, tetap berjalan dalam rekonsiliasi, mempraktikkan kerendahan hati dan hidup tidak mementingkan diri sendiri, serta bersedia menghargai dan meninggikan yang dianggap rendah. Apabila semuanya sudah terlaksana dengan baik, maka hidup dalam perdamaian idealnya bisa tercapai, walaupun hasil akhir tidak sepenuhnya dalam kemampuan kita.
Penerapan hidup dalam perdamaian sehari-hari juga dapat dilakukan dengan cara menghindari konflik yang mestinya tidak perlu terjadi jika kita tidak mudah tersinggung; tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, serta menggunakan kata-kata yang membangun sehingga hubungan yang kurang baik dapat dipulihkan. Kebenaran lain yang harus kita renungkan adalah ayat tersebut mengakui bahwa perdamaian tidak selalu bisa terjadi, namun orang percaya harus tetap mengerjakan bagiannya dengan berfokus pada apa yang bisa dikendalikan, yakni sikap dan respons sebagai warga Kerajaan. Hidup berdamai tidak sekedar tidak adanya pertengkaran, namun juga mengupayakan keharmonisan, meskipun orang lain mungkin saja tidak membalas dengan cara yang sama. (YL)
Questions:
1. Apakah hubungan antara hidup berdamai dengan semua orang dan kekudusan?
2. Prinsip hidup kekristenan apa saja yang dicerminkan dalam penerapan hidup berdamai dengan semua orang?
Values:
Perdamaian merupakan panggilan moral dan spiritual warga Kerajaan.
Kingdom Quotes:
Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik, carilah perdamaian dan berusahalah mendapatkannya! (Mazmur 34:14)