JAGALAH PELITAMU TETAP MENYALA
Bacaan Setahun:
Flp. 1:1-11
Yeh. 18
Yes. 47
“Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.” (Matius 25:13 – TB)
Matius 25:1–13 mengisahkan lima gadis bijaksana yang mempersiapkan diri dengan Mmembawa minyak cadangan dalam buli-buli, sementara lima gadis bodoh hanya membawa pelita tanpa minyak tambahan. Yesus menyampaikan perumpamaan ini sebagai peringatan agar murid-murid-Nya selalu siap sedia menantikan kedatangan-Nya kembali, karena tidak seorang pun tahu waktu dan saatnya.
Dalam perumpamaan ini, Yesus menggunakan simbolisme yang mendalam. Kesepuluh gadis melambangkan umat Allah yang menantikan kedatangan Mesias. Lima gadis bijaksana menggambarkan mereka yang siap menyambut-Nya karena memiliki minyak yang cukup untuk membuat pelita mereka tetap menyala, sedangkan lima gadis bodoh melambangkan mereka yang tidak siap dan akhirnya tertinggal.
Ada dua benda penting yang disebutkan Yesus: pelita dan minyak. Pelita melambangkan terang iman yang harus selalu menyala dalam kehidupan setiap warga Kerajaan Allah. Pelita yang menyala menunjukkan komitmen hidup dan iman percaya yang teguh serta kesiapsiagaan dalam menantikan kedatangan Kristus. Tanpa pelita yang menyala, kegelapan akan menguasai hati, dan seseorang kehilangan arah rohani. Minyak melambangkan kehidupan rohani yang berakar dalam hubungan pribadi dengan Tuhan melalui kuasa Roh Kudus. Minyak ini menopang iman agar tetap kuat menghadapi guncangan, pencobaan, dan godaan di akhir zaman. Tanpa minyak, pelita iman akan padam.
Gadis-gadis bijaksana yang membawa minyak tambahan bersiap menghadapi ‘keterlambatan’ mempelai pria, menunjukkan pentingnya memiliki iman yang dalam dan teguh seperti nasihat rasul Paulus : Filipi 4:1 (TB) “Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!” Setiap warga Kerajaan Allah siap dan selalu waspada akan kedatangan Tuhan Yesus Kristus dengan tetap menjaga pelitanya menyala : iman yang teguh dan selalu tersedia minyak dalam hidupnya : hidup dalam keintiman dengan Tuhan serta firman-Nya melalui Kuasa Roh kudus-Nya yang akan menyertai kita sampai kepada akhirnya.
Kedatangan Kristus kedua kali adalah kepastian yang tak terelakkan. Hanya, kapan itu akan terjadi, tak seorang pun tahu. Namun semua orang sadar, dunia ini tidak kekal dan sang pemilik kehidupan akan datang meminta pertanggung-jawaban. Dan hanya orang-orang yang siap dan bersiaga atas hidupnya yang akan masuk dalam pesta bersama Tuan-Nya. Jadilah gadis-gadis yang bijaksana yang selalu menjaga pelitanya menyala dengan persediaan minyak yang cukup. (TL)
Questions:
1. Apa makna tentang pelita dan minyak yang Yesus ajarkan?
2. Bagaimana cara setiap warga Kerajaan Allah tetap bisa menjaga pelitanya menyala? Diskusikan!
Values:
Orang yang selalu bersiaga dapat dipastikan iman percayanya akan tetap teguh untuk menantikan kedatangan Kristus.
Kingdom Quotes:
Pelita tanpa minyak adalah kebodohan; iman tanpa hubungan dengan Sang Firman adalah fatamorgana.