KEKUATANMU TIDAK SEBERAPA
Bacaan Setahun:
Kej. 45:1 – 47:12
Mat. 16:1–20
Mzm. 14:1–7
“…Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku… Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.” (Wahyu 3:8b, 10)
Dari Pesan Tuhan yang diterima Rasul Yohanes kepada kepada ketujuh jemaat, jemaat di Filadelfia adalah Jemaat yang tidak mendapat teguran dari Tuhan Yesus. Pesan kepada jemaat ini penuh kasih, penguatan, dan janji luar biasa bagi mereka yang setia, meski kecil dan lemah. Dalam bahasa Yunani, nama Filadelfia berarti kasih persaudaraan, hal ini sangat sesuai dengan karakter jemaat di sana.
Kota Filadelfia terletak di wilayah Asia Kecil (sekarang: Alaşehir, Turki barat) dan merupakan daerah yang rawan gempa bumi. Meskipun kota ini tidak terlalu besar, tetapi penduduknya dikenal gigih dan tekun. Hal ini juga berpengaruh pada kehidupan jemaat di Filadelfia. Sekalipun jemaat ini bukan jemaat yang besar atau berpengaruh, tapi Yesus memuji kesetiaan, ketaatan dan keteguhan mereka. Jemaat Filadelfia adalah jemaat yang teguh mempertahankan nama Kristus dan tetap berdiri sekalipun mereka dalam tekanan dan keterbatasan. Atas kesetiaan dan keteguhan mereka, Yesus menjajikan tiga hal besar yaitu perlindungan pada masa pencobaan (Wahyu 3:10), bukti kasih Allah dihadapan para musuh (Wahyu 3:9) dan janji kemenangan kekal (wahyu 3:12).
Pesan Filadelfia masih relevan bagi kehidupan kita sebagai warga Kerajaan Allah saat ini. Di tengah-tengah kehidupan dunia yang menawarkan segala sesuatu serba instan, jangan kita takut menjadi kecil asalkan setia pada Firman-Nya. Tuhan tidak menilai dari besar kecilnya kekuatan, melainkan dari kesetiaan hati. Jangan iri pada gereja yang besar, tapi kehilangan kasih dan ketaatan, karena Tuhan tidak mencari yang hebat, tapi yang setia.
Kadang kita merasa tidak punya cukup banyak kemampuan, waktu, atau pengaruh, tetapi jika kita setia dalam hal kecil maka Tuhan akan melihat, menghargai, dan akan membuka pintu berkat yang tak bisa ditutup siapa pun. Tantangan iman saat ini bukanlah menyangkal Yesus dangan terang-terangan, melainkan dengan kompromi hidup terhadap nilai-nilai dunia.
Kehidupan jemaat Filadelfia juga mengingatkan kita untuk tetap berani tampil beda, meski dunia tidak setuju dan tetap berpegang pada Firman, walaupun tidak populer. Tuhan mau bahwa hidup kita juga menjadi penopang iman bagi orang lain sebab barang siapa menang akan dijadikan sokoguru di bait Allah. Artinya, ketika kita setia maka kita akan menjadi bagian yang kokoh dan kekal dalam hadirat Allah.
Jangan berkecil hati karena kita merasa kecil dan lemah. Asal kita setia, bersama Yesus kita akan menjadi kuat, dapat diandalkan, dan dimampukan untuk menjadi saksi hidup tentang kasih-Nya. Sebab justru di dalam kelemahanlah kuasa Tuhan menjadi sempurna. (RSN)
Questions:
1. Apa pesan Yesus bagi jemaat di Filadelfia?
2. Pelajaran apa yang bisa kita petik dari kehidupan jemaat di Filadelfia?
Values:
Tuhan tidak menilai dari besar kecilnya kekuatan, melainkan dari kesetiaan hati karena Tuhan tidak mencari yang hebat, tapi yang setia.
Kingdom Quotes:
Kesetiaan lebih berharga daripada kekuatan dan ketaatan lebih penting daripada kebesaran.