Living as Citizens of Heaven | Pdt. Timotius Arifin Tedjasukmana

Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus. Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. (Yudas 1:1-2)

Yang membedakan suatu bangsa dengan bangsa yang lain adalah bahasa dan budayanya, oleh sebab itu sebagai anak-anak Tuhan dan warga Kerajaan sorga bahasa dan budaya yang membedakan kita adalah LGM (Love, Grace & Mercy).

Seorang warga negara memiliki hak dan kewajiban, demikian juga di dalam kerajaan sorga, kita juga memiliki hak dan kewajiban di dalamnya. Tuhan, Sang Raja kita adalah Tuhan yang mendengar seruan umatNya. Melalui kitab Yudas, kita akan belajar bagaimana budaya Kerajaan Allah.

  1. THE KINGDOM OF GOD IS A LOVING KINGDOM

Di dalam Kerajaan Allah, kita bukan saja saudara seiman, tetapi saudara kandung. Perkataan Filadelfia yang berasal dari kata Philos (kasih) dan Adelphos (persaudaraan) berarti kasih persaudaraan yang terdiri dari bermacam-macam suku, bahasa dan budaya di dunia. Jadi Kerajaan Allah adalah satu-satunya Kerajaan yang warganya adalah putra –putri Kerajaan Allah. Kita adalah orang-orang yang terpanggil, dikasihi dan dipelihara karena rahmat, damai sejahtera dan kasih senantiasa Tuhan limpah – limpahkan di dalam hidup kita. Allah adalah kasih dan kita hidup di dalam kasih karena Dia terlebih dulu mengasihi kita.

  1. THE KINGDOM OF GOD IS A HOLY KINGDOM

Kehendak Allah di dalam kehidupan kita sebagai warga Kerajaan Sorga adalah hidup di dalam kekudusan (1 Tesalonika 4:3) sebab Sang Raja kita adalah Kudus. Di dalam pengelihatan Nabi Yesaya, ia melihat Tuhan duduk di atas tahta yang tinggi menjulang dan ujung jubah-Nya memenuhi bait suci. Para Serafim berseru seorang kepada seorang, katanya: “Kudus, kudus, kuduslah TUHAN semesta alam, seluruh bumi penuh kemuliaan-Nya!” (Yesaya 6:1-8).

  1. THE KINGDOM OF GOD IS A HONOR KINGDOM

Di dalam Kerajaan Allah kita juga hidup di dalam kehormatan. Kita menerapkan hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka (1 Tesalonika 4:3) karena Sang Raja kita memberikan hak-hak istimewa kepada wargaNya.

Sebagai warga Kerajaan Sorga kita harus hidup di dalam kasih, kekudusan dan kehormatan. Lawan dari ketiga hal ini adalah kecemaran, kepahitan dan ketamakan. Inilah yang harus kita waspadai sebagai warga Kerajaan Sorga. Kita juga perlu waspada terhadap ajaran sesat yang mengatakan bahwa Tuhan terlalu baik buat kita sehingga Dia sudah mengampuni segala dosa-dosa kita di masa lalu, masa kini dan masa depan. Kitab Yudas 1:16 juga menuliskan dosa-dosa lidah bagaimana “orang-orang yang menggerutu dan mengeluh tentang nasibnya, hidup menuruti hawa nafsunya, tetapi mulut mereka mengeluarkan perkataan-perkataan yang bukan-bukan dan mereka menjilat orang untuk mendapat keuntungan.” Sebagai warga kerajaan sorga kita harus hidup bebas amarah dan bebas pertengkaran. Karena perkataan kita bisa menjadi seperti racun yang mematikan. Beberapa Virus lidah yang perlu kita waspadai adalah:

  • O.    GOssip
  • VIRUS VItnah teRUS
  • TBC Terlalu Banyak Cakap
  • PES PErkataan Sia-sia
  • AIDS Aku Ingin Dusta Selalu
  • HIV Hasrat Ingin Vitnah

Periksa diri kita apakah kita sudah terbebas dari virus – virus tersebut, karena inilah yang membedakan warga Kerajaan Surga dan orang di luar Tuhan.

Di dalam kerajaan sorga juga ada oposisi (KINGDOM OPPOSITION) yaitu:

Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah. (Yudas 1:11)

  1. THE WAY OF CAIN (JALAN KAIN)

Kain yang berasal dari si jahat yang membunuh adiknya karena segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar. (1 Yohanes 3:12). Permasalahan Kain dan Habel yang utama adalah penyembahan alternatif (alternative worship) yaitu penyembahan tanpa kurban. Kain membenci adiknya karena penyembahannya tidak diterima oleh Tuhan. Habel memberikan yang terbaik dari ternak-ternaknya yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan kurban persembahannya itu.

  1. THE ERROR OF BALAAM (KESESATAN BILEAM)

Bileam dipanggil Tuhan untuk memberkati, tetapi ia dibayar untuk mengutuk bangsa Israel. Jika fokus hidup kita tidak lagi kepada Tuhan tetapi kepada mamon, maka seluruh hidup kita akan berubah dan semakin merosot. Tuhan sudah memperingatkannya tetapi dia tidak mengindahkannya sehingga ia memberi nasihat yang menyebabkan orang Israel berdosa kepada Tuhan.

  1. THE REBELLION OF CORE (PEMBERONTAKAN KORAH)

Jika kita perhatikan hari – hari ini begitu banyak kekacauan, pemberontakan dan melawan otoritas. Apa yang dilakukan Korah adalah pemberontakan kepada otoritas pemimpin di atasnya karena roh kedurhakaan (spirit of disobedience) yang diawali dengan berbicara negatif tetntang Musa dan Harus yang kemudian diteruskan kepada orang-orang Lewi sehingga Datan dan Abiram serta dua ratus lima puluh pemimpin – pemimpin yang lain memberontak kepada Musa dan Harun sehingga mengakibatkan mereka mendapat hukuman dari Tuhan.

Kasih Karunia Tuhan tetap ada yaitu anak-anak Korah tidaklah mati (Bilangan 26:11). Ada tangan Tuhan yang tetap menopang mereka.

Praktik Kerajaan (KINGDOM PRACTICES) sebagai warga Kerajaan Allah yang bisa kita pelajari dari kitab Yudas ini adalah:

(20)  Akan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. (21) Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. (22)  Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu,
(23) selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api. Tetapi tunjukkanlah belas kasihan yang disertai ketakutan kepada orang-orang lain juga, dan bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa. (Yudas 1:20-23)

  1. Membangun iman yang suci dalam diri kita.
  2. Berdoa dalam Roh Kudus.
  3. Tetap berada dalam Kasih Allah.
  4. Menantikan rahmat Tuhan kita Yesus Kristus untuk hidup yang kekal.
  5. Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu.
  6. Selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api
  7. Bencilah pakaian mereka yang dicemarkan oleh keinginan-keinginan dosa.

Tanda orang yang sehat secara rohani adalah suka memberi, mengampuni dan penuh kasih. Perintah Tuhan tidak saja sulit, tetapi mustahil dilakukan dengan kekuatan manusia. Ketika dunia mengajarkan mata ganti mata dan gigi ganti gigi, tetapi di dalam Kerajaan Allah justru kita diajarkan untuk mengampuni musuh dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita. Itulah sebabnya kita harus dipenuhi oleh Roh Kudus yang memampukan kita melakukan segala perintah Tuhan sehingga orang melihat sesuatu yang berbeda dari kehidupan kita sebagai warga Kerajaan Sorga. Amin (RCH).