LULUS UJIAN KOMPETENSI

LULUS UJIAN KOMPETENSI 

Bacaan Setahun:

Gal. 3:19-4:20
Rat. 1-2
Mzm. 145

“Sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.” (1 Korintus 3:13-14)

Di dalam dunia pendidikan kita sering mendengar istilah ujian kompetensi. Ujian adalah proses penilaian atau pengukuran yang bertujuan mengevaluasi dan menentukan apakah seseorang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk suatu profesi atau jenjang jabatan tertentu. Tujuannya untuk mengukur kemampuan, penentu kelayakan, dan standardisasi kualitas. Biasanya seseorang yang dinyatakan lulus ujian kompetensi akan memperoleh sertifikasi kompetensi.

Mari renungkan sejenak, bila di dunia pendidikan saja ada ujian kompetensi untuk menguji kelayakan seseorang menjadi tenaga pendidik, terlebih lagi bagi tiap warga Kerajaan yang hendak menjadi calon mempelai Kristus. Kita harus memiliki mindset Kerajaan Allah, agar dapat memahami bahwa sistem di dalam Kerajaan itu tidak mudah, budaya di dalam Kerajaan itu tidak sembarangan, bahkan lingkungan Kerajaan itu memiliki banyak peraturan yang wajib ditaati oleh setiap orang yang tinggal di dalamnya. Kristus adalah raja, dia adalah mempelai pria Sorga yang akan datang kali kedua di atas awan untuk menjemput mempelai wanita-Nya, yaitu setiap warga Kerajaan Allah yang telah dinyatakan lulus “ujian kompetensi”.

Bagaimana Tuhan menguji setiap kelayakan umat-Nya? Perhatikan bagaimana kita hidup. Bagaimana kondisi kerohanian kita hari ini? Apakah masih panas, atau suam-suam kuku? Apakah kita adalah orang-orang yang dapat dipercaya menjalankan ‘talenta’ atau ‘uang mina’? Bagaimana dengan ‘pakaian’ kita? Apakah kita dapat mempertahankan kelakuan kita bersih dan berkenan di hati Sang Raja? Mari dengan jujur kita introspeksi dan menjawab di hadapan Tuhan dalam perenungan kita hari ini.

Bila hari Tuhan itu datang pada kita hari ini, apakah Anda didapati lulus ujian kompetensi menjadi mempelai-Nya? Semua proses ujian yang kita lalui, bila dinyatakan lulus akan memperoleh upah yang manis. Bukankah itu yang menjadi tujuan akhir kita? Finishing Great! Jangan menyia-nyiakan waktu kita, hidup kita, untuk mengejar dunia dan keinginannya yang pada akhirnya akan kita tinggalkan. Kejarlah kekekalan, upgrade diri kita lebih baik lagi dari hari-hari yang kemarin. Iman, kasih, pengharapan, dan kehidupan yang tahan uji. Miliki keteguhan hati bahwa kita akan memperoleh mahkota kehidupan yang disediakan-Nya sebagai mempelai wanita Kristus. Selamat menunaikan ujian kompetensi! (LA)

Questions:

1. Bagaimana seseorang dinyatakan lulus ujian kompetensi sebagai calon mempelai Kristus?
2. Apa yang harus kita lakukan sebagai warga Kerajaan untuk dapat beradaptasi di lingkungan Kerajaan?

Values:

Ujian kompetensi menjadi seorang warga Kerajaan Sorga adalah, ia wajib tunduk dan mematuhi setiap titah sang Raja. Anda lulus atau tidak tergantung bagaimana Anda melakukan titah Sang Raja.

Kingdom Quotes:

Seperti ahli profesi harus lulus ujian untuk mendapat sertifikat, demikian juga untuk menjadi mempelai Kristus, Anda harus lulus dan tahan uji dari setiap keinginan dunia.